Kafein dalam Kopi Bikin Mulas, Benarkah?

0
52
ILUSTRASI kopi. (foto: via fimela.com)

HARIANHALMAHERA.COM– Kopi sedang menjadi minuman tren di Indonesia. Faktanya, tidak hanya bisnis kedai kopi yang menjamur, kini sedang dipersiapkan fakultas tersendiri tentang kopi.

Sebagai minuman yang populer, kopi pun tidak terlepas dari beraneka mitos yang mengelilinginya. Mitos-mitos ini kerap ditelan mentah-mentah begitu saja, tanpa menilik lebih jauh kebenarannya. Berikut adalah mitos tentang minuman kopi yang masih dipercayai hingga saat ini, beserta penjelasannya, dikutip dariĀ tempo.co.

Sebuah studi yang dipresentasikan di Digestive Disease Week pada 18-21 Mei 2019 menyatakan, mulas setelah minum kopi bukan karena kafein, melainkan adanya perubahan bakteri yang berdampak pada pergerakan usus. Kopi memiliki efek merangsang motilitas (kemampuan organisme bergerak sendiri) pada usus. Ini yang menyebabkan beberapa orang mudah mulas setelah minum kopi.

Jika meminum kopi dalam batas wajar dan di waktu yang tepat, kopi juga tidak akan membuat orang kecanduan. Kafein mempengaruhi produksi kortisol tubuh. Saat bangun tidur di pagi hari, hormon kortisol sedang memuncak. Meminum kopi ketika hormon kortisol memuncak akan menyebabkan tubuh menjadi ketergantungan kafein dalam kopi agar lebih berenergi.

Konsumsi kopi lebih dari empat cangkir per hari akan membahayakan kesehatan siapa pun, tidak hanya ibu hamil. Meminum kopi sebanyak dua hingga tiga cangkir per hari tidak akan membahayakan kandungan ibu hamil sama sekali. Kecuali, ibu hamil tersebut memiliki beberapa penyakit bawaan yang memasukkan kopi dalam daftar minuman yang harus dihindari.

Kopi juga kerap dijadikan biang keladi insomnia, tanpa tahu apa yang sebenarnya membuat hal tersebut terjadi. Faktanya, kafein merupakan penghambat adenosine, senyawa yang membuat Anda mengantuk. Sehingga mengonsumsi kafein membuat Anda terhindar dari rasa kantuk. Dikutip dari Medical News Today, Anda sebaiknya menghindari kafein setelah jam 5 sore jika ingin mendapatkan tidur malam yang baik.

Mitos kopi bisa merangsang penyakit kanker payudara membuat banyak perempuan ragu meminum kopi. Padahal, kandungan asam hidroksisinamat dan asam klorogenin dalam kopi mampu menurunkan risiko kanker payudara.(tpc/fir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here