Warga Kota Butuh Go-Jek dan Grab

0
258
Aksi demo ojek pangkalan (opal) dan sopir angkot atas kehadiran Go-Jek dan Grab di Kota Ternate beberapa waktu lalu

HARIANHALMAHERA.COM–Meski menuai penolakan dari ojek pangkalan (opal), namun keberadaan ojek online (ojol) di Ternate ternyata mendapat dukungan penuh dari warga Kota.

Sebagian besar warga berharap Go-Jek gojek dan Grab terus beraktifitas di Ternate. Transportasi berbasis aplikasi ini dinilai memudahkan mereka ketika hendak bepergian maupun memesan makanan secara online.

Mirnawati, warga Tanah Tinggi yang menjadi pelanggan Go-Jek mengaku mendukung penuh kehadiran Go-Jek dan Grab di Ternate. Dengan kehadiran mereka ini sangat membantu dirinya dan keluarga ketika hendak membutuhkan makanan siap saji.

“Kadang larut malam dan kami ingin makan tinggal kita pesan melalui aplikasi dan langsung diantar sampai ke rumah dan hampir tiap hari kami gunakan jasa gojek ini,” ungkapnya Selasa (17/12).

Selain itu, dibanding dengan Opal, tarif Go-Jek juga lebih murah dan langsung nilaianya langsung muncul di aplikasi, sehingga penumpang tidak mudah dibohongi.

Tidak hanya itu, para pengguna Go-jek juga lebih aman dna nyaman, mengingat identitas driver maupun identitas morotnya pun sudah tercantum di aplikasi. “Jadi saya tetap mendukung Go-Jek, dan Grab di Kota Ternate. Ini perkembangan daerah yang terus maju jadi harus bisa diterima, kalau ojek dan sopir pangkalan juga mestinya harus bisa diatur agar mereka tidak merasa tersaingi,” tandasnya.

Senada disampaikan Wulan, mahasiswa di sebuah kampus Negeri di Ternate. Dia menyebut, dengan Go-jek dia tak takut lagi saat keluar larut malam untuk membuat tugas kuliah. “Jadi saya merasa lebih terjamin dan saya mendukung gojek untuk tetap beraktifitas,” tandasnya.

Dia menilai penolakan kehadiran ojol ini adalah dinamika yang biasa. Perlahan-lahan fenomena ini pun akan hilang dengan sendirinya, jika semua pihak bisa menerika perkembangan teknologi.

“Dulu waktu masih sekolah juga ketika ada ojek waktu itu ditolak oleh sopir angkot, tapi lama kelamaan tetap saja beraktifitas. Jadi kalau mereka menolak itu hak mereka tapi kami tetap dukung Go-jek dan Grab beraktifitas sebab tarifnya jauh lebih murah,” tandasnya.(lfa/pur).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here