FootballOlahraga

Arsenal vs Everton: Agar Tak Menyalahkan Pilihan

×

Arsenal vs Everton: Agar Tak Menyalahkan Pilihan

Sebarkan artikel ini
DEMI ARTETA: Aksi bomber Arsenal Pierre-Emerick Aubameyang ketika menghadapi Chelsea (29/12)DEMI ARTETA: Aksi bomber Arsenal Pierre-Emerick Aubameyang ketika menghadapi Chelsea (29/12) GETTY IMAGES

HARIANHALMAHERA.COM – Carlo Ancelotti dan Mikel Arteta nyaris bertukar peran. Ancelotti, yang dipecat Napoli, kencang dikaitkan bakal merapat ke Arsenal. Sebaliknya, sebagai mantan penggawa Everton, Arteta juga sudah digadang-gadang menangani The Toffees, julukan Everton.
Nyatanya, Ancelotti yang berdiri di Finch Farm, kamp latihan Everton. Sementara itu, Arteta pulang ke The Gunners –julukan Arsenal. Setelah dua bulan, malam ini bisa disimak siapa di antara keduanya yang salah pilih. Keduanya akan adu strategi pada laga di Emirates, London, malam ini (siaran langsung Mola Polytron Streaming pukul 01.30 WIT).
Dilansir laman Liverpool Echo, Ancelotti merasa tak keliru menangani Seamus Coleman dkk. ’’Aku senang bisa berada di sini (Everton). Aku telah menentukan keputusan yang tepat. Aku baik-baik saja di sini,’’ ucap tactician yang merengkuh gelar Premier League bersama Chelsea pada musim 2009–2010 itu.
Faktanya, dalam lima laga terakhir di Premier League, Ancelotti telah menemukan skema yang dia inginkan. Dengan skema 4-4-2, Everton mampu unbeaten dengan memenangi tiga laga Premier League secara beruntun. ’’Walaupun, secara permainan belum seperti yang aku inginkan,’’ imbuh pelatih 60 tahun itu.
Lagi pula, dia digaji tinggi di Everton. Di Premier League, Ancelotti jadi pelatih termahal ketiga di bawah Pep Guardiola dan Jose Mourinho. Tiap musim dia digaji GBP 11,5 juta (Rp 205,6 miliar).
Ancelotti memang sempat kehilangan momentum pada awal 2020. Yakni, ketika dia sempat merasakan dua kekalahan beruntun. Yakni, keok 1-2 oleh Manchester City (2/1) dan disingkirkan seterunya di Derby Merseyside, Liverpool, dengan skor 0-1 di putaran ketiga Piala FA.
Sebaliknya, Arteta di Arsenal jarang merasakan kekalahan. Dari 11 laga pertama di semua ajang, baru sekali Pierre-Emerick Aubameyang dkk merasakan kekalahan. (jpc/pur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *