Mermaid of Morotai Itu Bernama “Ibu Sherly”

0
1042
Dino Gobel, Staf Khusus Gubernur Sulut bidang pariwisat, Ketua Satgas Pariwisata Sulut.

Catatan Perjalanan
Dino Gobel
Staf Khusus Gubernur Sulut bidang pariwisata, Ketua Satgas Pariwisata Sulut

SALAM Pesona Indonesia!

“Indonesia Timur adalah masa kini dan akan datang dari negeri tercinta ini. Banyak perempuan dan pria tangguh lahir dari wilayah ini. Mereka ditempa oleh alam yang indah dan keras membentuk karakter menawah tapi tangguh yang selalu ngotot memajukan Indonesia khususnya wilayah dimana dia lahir dan dibesarkan!”

Saya ingat persis, kalimat ini pernah dilontarkan Guru Jurnalistik saya, Bapak Dahlan Iskan, semasa saya masih bekerja bersama Pak Dahlan, sebagai jurnalis di lingkungan Jawa Pos Grup, ketika Jawa Pos masih dalam kepemilikan Beliau.

Apa yg dilontarkan Pak Dahlan pada hampir 30 tahun lalu seperti sebuah “nubuatan”. Sebab di masa saat ini pun, Indonesia Timur masih melahirkan banyak tokoh nasional bahkan pemimpin daerah yang menasional.

Yang paling menarik dari “nubuatan” Dahlan Iskan ini, dari sisi kepemimpinan kepala daerah di provinsi maupun kab/kota.

Terbukti, sejumlah Gubernur, Bupati dan Walikota lahir memimpin wilayahnya dengan aneka program yang membuat tak hanya kawasannya “naik daun” tapi ikut mempengaruhi Indonesia Timur berkembang pesat.

Semisal yang terjadi di Provinsi Sulut. Hadirnya Pak Gubernur Sulut Olly Dondokambey yang sukses mengokohkan Sulut sebagai Gerbang Pasifik. Atau bahkan di Kabupaten Banggai, hadirnya sosok Herwin Yatim, sukses menjadikan daerah ini banjir prestasi dan kemajuan.

Nah, di balik sosok pemimpin-pemimpin daerah hebat ini, terdapat pula sejumlah perempuan tangguh. Uniknya, mereka ini adalah para First Lady atau Istri Kepala Daerah. Mereka hadir sebagai perempuan pekerja yang ulet membantu suami dalam karier politiknya. Tak ada lagi imej Ibu pejabat bersanggul dan berkebaya yang akrab dengan rakyat hanya seremonial semata!

Salah satu yang saya maksudkan adalah yang saya jumpai saat berkunjung ke Kab Kepulauan Morotai di Provinsi Maluku Utara pada Sabtu (29/2)-Senin (2/3) lalu.

Siapa dia?

Namanya adalah Ibu Sherly Tjoanda. Beliau merupakan Isteri dari Bapak Benny Laos selaku Bupati Kab Kepulauan Morotai. Sosok ini langsung mencuri perhatian saya dan rombongan para Agent wisata Sulut yang tergabung dalam tim ASITA Sulut yang dipimpin langsung Ketua ASITA Ibu Merrry Karouwan.

Disebut demikian, karena sejak kami tiba sampai kembali ke Manado, Ibu Sherly bertindak langsung sebagai guide/pemandu fam trip Morotai saat itu. “Maaf, Pak Bupati lagi tugas di Jakarta. Jadi, mohon maaf, saya akan mendampingi Ibu dan Bapak selama berada di Morotai,” kata Ibu tiga anak ini sambil senyum ramah.

Berpenampilan sederhana, kaos dipadu celana kain panjang semi jins, Ibu Sherly sungguh menjadi guide yang memahami semua seluk beluk potensi wilayah Morotai.

Bahkan, dia tak hanya memahami sejarah dan story’ obyek wisata dan investasi. Tapi, Ibu Bupati berparas cantik ini juga adalah seorang penyelam.

Mengapa suka dengan dunia selam?

Yang menarik, saat ditanya seperti itu, dengan penuh percaya diri, dia mengatakan, keputusannya menekuni dunia selam karena kecintaannya pada sang suami, yang menjadi pemimpin di wilayah yang memiliki potensi wisata alam bawah laut indah.

“Morotai adalah sorga wisata laut. Alam bawah lautnya cantik. Nah dengan kondisi Morotai yang masih belum dikenal, tentu harus kita lebih dulu berinisiatif mempromosikan wilayah kita ini,” kilah Ibu Sherly yang menimba sarjana S1 di sebuah perguruan tinggi di pulau Jawa ini.

Artinya, kalau kita tak benahi dulu infrastrukti dan kita sendiri gak memperkenalkan diri Morotai ke luar, siapa yang mau kemari? Imbuhnya berapi-api dalam bercakap.

Jadilah sosok Sherly aktif menghidupkan dunia pariwisata termasuk ikut mengenalkan potensi wisata laut. Dia terlihat belajar bahkan kemudian menjadi penyelam prof atau experience diver.

Tak main-main bidang yang ditekuni ini. Sebab selain memiliki alam bawah laut yang cantik, kondisi dasar laut wilayah yang memiliki aneka warisan sejarah perang dunia II ini, menantang. Sebab hanya dengan menyelam di kedalaman 4 meter saja anda akan menemukan shark atau ikan hiu.

Tapi Ibu Sherly benar-benar fokus menekuninya. “Suami saya sudah berjuang keras memajukan daerah dan rakyat Morotai. Saya sebagai isteri harus ikut menopang,” kata Sherly yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Kab Kepulauan Morotai ini.

Usaha yang dijalani dengan hati karena cinta terhadap sang suami dan daerahnya, menjadikan Ibu Sherly menjadi influencer jitu di dunia pariwisata Morotai. Buktinya di bawah laut, dia tak hanya jadi dive guide yang prof tapi juga menjadi ikon pelaku free diver atau menyelam tanpa menggunakan regulator. Alat bantu pernapasan bagi penyelam.

“Ah, saya masih pemula. Baru bisa menahan napas satu menit lebih lah,” ujar nya merendah sambil tertawa lepas.

Usaha Ibu Sherly menopang tugas suami, membuahkan hasil. Kementrian Pariwisata RI di tahun 2017 lalu langsung menetapkan Morotai sebagai salah satu dari 10 The New Bali. Pun Festival Morotai dijadikan 100 Calendar of Event Indonesia.

Tak itu saja. Sebab dari perjuangan sang suami sendiri, Pak Benny Laos yang merupakan Bupati yang dicintai rakyatnya membuahkan hasil.

Berbagai perhatian dan insentif pemerintah pusat diberikan ke Morotai, salah satunya dijadikannya Morotai sebagai salah satu kawasan ekonomi khusus oleh kelompok Jababeka. Aneka investasi mulai mengalir di daerah berlimpah ruah ikan tuna segar ini.

Berjulukan “Putri Duyung dari Morotai” atau “Mermaid of Pasifik” menjadikan Ibu Sherly sebagai sosok istimewa di balik layar keberhasilan kemajuan sektor pariwisata yang kini terus digenjot Pak Benny Laos sang Bupati Morotai.

“Ayo ke Morotai. Mari berwisata dan berinvestasi ke daerah kami,” pesan Pak Bupati Benny Laos kepada saya melalui komunikasi kami via WhatsApp.

Akhirnya.

Perjuangan Ibu Sherly dan sang suami tercinta, memajukan pariwisata Morotai, adalah sebuah motivasi juga bagi torang semua, para traveler maupun siapa saja yang rindu mengeksplore alam wisata Indonesia Timur nan eksotik, untuk bisa berwisata-pasiar ke Morotai.

Insya Allah. Di sana, kalian akan menemukan alam laut yang cantik, aneka kuliner nan lezat hingga jejak peninggalan Perang Dunia II yang menarik.

Dan anda pun akan bisa bersua dengan suami isteri hebat nan rendah hati ini di Morotai: Sang First Lady Ibu Sherly dan Pak Bupati Benny Laos.

Ayo ke Morotai !!!(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here