Halut

Peringatan Maulid di Halut Dihadiri Ustad Das’ad Latif

×

Peringatan Maulid di Halut Dihadiri Ustad Das’ad Latif

Sebarkan artikel ini
Ustad Das'ad Latif

HARIANHALMAHERA.COM–Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 Hijriyah/2020 Masehi, bakal berlansung meriah. Sebab acara yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat ini, bakal diisi oleh penceramah kondang, Ustad Das’ad Latif.

Penceramah asal Kota Makassar, Sulawesi Selatan ini didatangkan pihak PT. NHM selaku sponsor utama dalam kegiatan tersebut.

Sekretaris Panitia, Arsad Dolosi, Senin (16/11) mengatakan kegiatan ini digagas oleh gabungan Ikatan Mubaligh Halmahera Utara, Organisasi Wanita Islam (OWI) Halut, serta BKM Masjid Nur Sa’adah kompleks Kelapa Gading, Wari.

“Kegiatan ini disponsori oleh PT. NHM dan diselenggarakan pada tanggal 25 November nanti, dimulai pukul 20.00 WIT sampai selesai, bertempat di Lapangan Upacara Do’omu Matau, samping kantor Bupati Halut. Setibanya di Halut, beliau (ustad Das’ad,red) akan mengisi tabligh akbar di Masjid Quba Malifut dan memberikan ceramah di Kec. Malifut, kemudian ke Tobelo” katanya.

Dia mengaku sangat berterima kasih kepada pihak PT. NHM, karena sudah dengan ikhlas membantu mendatangkan penceramah dari Makassar ke Tobelo. Ini merupakan sejarah pertama di Halut, karena bisa mendatangkan ustad kelas Nasional,”katanya.

“Sebagai panitia, kami hanya bisa beramal dengan tenaga, pikiran dan waktu. Dengan adanya sumbangsi dari PT. NHM ini, tentu kami merasa sangat terbantu,” tuturnya.

Untuk kesiapannya, lanjut dia, hampir rampung. Semua panitia sudah bekerja penuh sesuai dengan bidang dan tugas masing masing. “Untuk matangkan kegiatan ini, kami terus berkoordinasi dengan penceramahnya, agar bisa hadir pada waktu yang sudah ditentukan,” tutupnya.

Sementara, Ketua Panitia Maulid Nabi, Hadar Ahmad mengatakan, kegiatan ini terbuka untuk umum. Seluruh warga muslim di Tobelo bisa hadir dalam acara ini.

“Selain unsur muspida, kami juga akan mengundang seluruh tokoh agama dan tokoh masyarakat se-Kabupaten Halmahera Utara,” katanya.

Menurut dia, ini merupakan bentuk rasa kasih sayang dan bentuk cinta kita kepada Nabi Muhammaad SAW sebagai pemersatu umat Islam. “Maka terasa sangat penting untuk memperingatinya bersama,” tutup Hadar. (tr-5/kho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *