Angkat Kearifan Lokal, IWIP Dukung Festival Mtu Mya

0
245
MERIAH: Festival Mtu Mya Kabupaten Halteng untuk mengangkat kearifan lokal dan memperkenalkan destinasi wisata baru.(foto: IWIP for Harian Halmahera)

HARIANHALMAHERA.COM— Indonesia Wedabay Industrial Part (IWIP) merealisasikan komitmen untuk mendukung kegiatan festival Mtu Mya. Dinilai kegiatan itu sangat positif dalam mengangkat kearifan lokal ke Kencah Nasional.

Supervisor Community Development melalui Koordinator Media dan Komunikasi Publik Departemen Komunikasi Eksternal IWIP Agnes Megawati, mengungkapkan  PT IWIP berharap kegiatan festival ini bisa menjadi bagian dari agenda kalender pariwisata nasional, sehingga, Kabupaten Halteng dapat dikenal wisatawan domestik, maupun mancanegara.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Panitia festival Mtu Mya. Semoga festival ini bisa mengangkat budaya dan kearifan lokal, di Weda Timur dan Umumnya kabupaten Halteng,” ujar Agnes.

Sementara itu, Ketua Panitia Festival Mtu Mya, Ismail Muharam mengatakan, kegatan festival ini terlaksana dan  sukses digelar atas dukungan masyarakat, pemerintah, serta sponsorship PT IWIP.

“Terima kasih kepada para sponsor, teristimewa untuk PT IWIP karena atas dukungan dan partisipasinya agenda festival ini menjadi sukses. Ini sebagai langkah awal. Semoga kedepanya PT IWIP masih memberikan dukungan,” ucap Mail.

Festival Mtu Mya di Kabupaten Halteng sukses di gelar. Kegiatan festival yang dipusatkan pantai Barahima juga dipadati ribuan warga di Kecamatan Weda Timur. Kedatangan warga itu untuk menyasikan berbagai atraksi wisata, budaya, dan ritual pulau Mtu Mya dan perahu Kora-Kora, serta peresmian pantai Barahima dan pulau Mtu Mya, menjadi destinasi wisata.

Bupati Halteng Edi Langkara, dalam sambutanya memberikan apresiasi atas kreasi dan kreativitas masyarakat Desa Mesa, Kotalo, dan Desa Dotte, Kecamatan Weda Timur, yang membuat acara festival tersebut.

“Kepada panitia khususnya masyarakat Kotalo dan Mesa, saya ucapkan terima kasih yang tak terhingga atas upaya maksimal sehingga bisa membawa dampak positif bagi sektor pariwisata, ekonomi, dan kesejahteraan,” kata Edi.

Lanjut Edi, pemerintah daerah tidak akan tinggal diam dalam mengembangkan pulau Mtu Mya sebagai destinasi wisata di Kabupaten Halteng. Pemerintah akan membantu dengan infrastruktur di lokasi wisata, penambahan wahana permainan, dan juga bantuan lainnya untuk menunjang destinasi wisata ini.

Menurutnya, sektor pariwisata yang baik akan menunjang perputaran ekonomi yang baik pula. Sektor pariwisata sangatlah penting yang nantinya dapat berdampak pula pada sektor ekonomi. Oleh karena itu, Festival Pulau Mtu Mya di Pantai Barahima akan dijadikan agenda tahunan yang nantinya dianggarkan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Mari kita menjaga lingkungan wisata Mtu Mya seperti hutan mangrove dan tumbuhan lainnya, serta pula di habitat karang dan ikan di kawasan pulau ini yang memiliki potensi baik untuk wisata bawah air,” ajak Edi.

Sedana, Wakil Bupati Abdul Rahim Odeyani mengingatkan, pulau Mtu Mya sebagai tempat yang disinggahi berbagai jenis burung untuk bersarang dan bertelur. Kini, semuanya telah hilang akibat dari bencana dan ulah tangan-tangan manusia.

“Bencana abrasi dan juga ada kegiatan pengambilan pasir putih untuk kebutuhan pembangunan,” jelas Odeyani.

“Saya sudah sampaikan kepada camat, kepala desa, dan masyarakat, agar tidak ada lagi mengambil pasir putih,” sambungnya.(tr-01/fir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here