Evakusi Bom PD II, Masih Tunggu Tim Brimob Polda Malut

0
207
JUMBO: Bom ukuran besar dengan panjang sekira 1 meter dan berat diperkirakan 600 kg ditemukan warga Desa Towara, Kecamatan Galela, Jumat (26/3). (foto: istimewa)

HARIANHALMAHERA.COM–Sejak ditemukan pada Jumat (26/3) petang, bom yang diduga sisa peninggalan Perang Dunia (PD) II, sampai saat ini belum dievakuasi dari lokasi temuan di lapangan bola Desa Towara, Kecamatan Galela.

Kapolres Halut AKBP Priyo Utomo Teguh Santoso kepada wartawan membenarkan bom tersebut masih berada di lokasi penemuan dan belum dievakuasi. Menurutnya, sejak awal Polres Halut telah mengambil langkah cepat terkait dengan penemuan bom mortir tersebut dan sudah menyurat ke tim Jibom (penjinakan bom) Brimob Polda Malut. Surat tersebut belum di balas dan polres Halut masih menunggu,” kata Priyo.

Kapolres pun meminta masyarakat tetap bersabar karena bom tersebut akan dievakuasi. Tinggal menunggu personil tim Jibom Brimob Polda Malut. “Akan dievakuasi. Karena sementara gudang tempat bom tersebut belum ada di Polda Malut,” terangnya.

BACA JUGA : Bom Seberat 600 Kg Sisa Perang Dunia II Ditemukan di Lapangan Bola Desa Towara Galela

Di sisi lain, untuk proses evakuasi bom tersebut memang terbilang tidak gampang. Dengan kendala belum adanya gudang khusus penyimpanan bom, maka besar kemungkinan bom saat dievakuasi akan langsung dibawa ke lokasi untuk dijinakkan.

Sebagaimana kata Dansat Brimob Polda Maluku Utara Kombes Pol. Muhammad Erwin beberapa hari lalu, menyebut pihaknya belum bisa memastikan apakah bom itu masih aktif atau tidak. “Kita tidak punya gudang untuk menyimpan bom sebesar itu, kita akan disposal, bisa diledakkan bisa dipotong-potong di hutan Halmahera yang tidak ada orang,” jelas Muhammad.

Kemungkinan saat ini, Brimob Polda Malut masih mencari lokasi tepat di hutan Halmahera untuk proses penjinakan. Hanya saja, terkait proses evakuasi, lokasi, dan bagaimana mekanisme penjinakan bom, belum dapat terkonfirmasi kembali ke tim penjinak bom Brimob Polda Malut.(cw/fir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here