Komisi II DPRD Nilai DLH Belum Mampu Atasi Sampah

0
97
Tumpukan Sampah yang menggunung di ruas Jalan Monyet, Desa Gosoma beberapa waktu lalu

HARIANHALMAHERA.COM–Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Halut sesalkan kinerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH) karena masih lemah menangani persoalan sampah. Padahal DPRD sudah memanggil Kepala DLH Samud Taha, karena banyak keluhan dari masyarakat soal penumpukan sampah.

DPRD bahkan sudah memberikan teguran terhadap Kepala DLH, namun tidak ditanggapi dengan serius. Salah satu titik penampungan sampah sementara yang  disorot DPRD, yakni sampah di Desa Gamsungi, Kecamatan Tobelo, tepatnya di belakang Polsek. Sampah sudah menumpuk sampai seminggu dan tidak diangkut, sehingga sampah membusuk dan mengeluarkan bau yang tidak sedap.

“Dua Minggu lalu kami sudah memanggil Kepala DLH untuk lebih serius lagi menangani sampah yang ada di Halut, namun yang kita lihat saat ini sampah masih saja bertebaran di jalan-jalan bahkan sampai membusuk,” ungkap Ketua Komisi II DPRD Halut Hi. Samsul Bahri Umar

Jika sampah ini tidak di atasi dengan baik, lanjut Samsul, tidak menutup kemungkinan sepanjang jalan yang ada di pusat kota akan terlihat sangat kotor. “DLH jangan hanya memperhatikan sampah yang ada di penampungan, seharusnya DLH harus lebih jelih lagi, walaupun sampah itu sudah diangkut tetapi masih ada juga sampah-sampah yang lain,” tuturnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, DLH sudah mengaku sangat kewalahan karena belum ada penerbitan perda terkait persampahan. DLH saat ini hanya sebatas melakukan sosialisasi kepada masyarakat,  tetapi masih saja masyarakat membuang sampah tidak pada tempatnya. “Ini tentunya menyulitkan petugas pengangkut sampah,” kata Kepala DLH Halut Samud Taha, beberapa waktu lalu.

Lanjut Samud, sering masyarakat membuang sampah di tengah jalan dan sempat diberikan teguran agar sampah jangan lagi dibuang sembarangan karena pemerintah sudah menyiapkan tepat sampah. Kalau masyarakat keberatan membunag sampah di tempat sampah, bisa diletakkan di depan rumah agar petugas kebersihan bisa mengangkutnya.

“Setiap hari petugas kebersihan mengangkut sampah di seputaran kota Tobelo berkisar 36 ton sampah. Ini bukan jumlah yang sedikit, sehingga kami berharap masyarakat harus memiliki kesadaran terkait dengan sampah,” ungkapnya.(cw/fir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here