Ternate

Pedagang Tuding Pemkot Tebang Pilih

×

Pedagang Tuding Pemkot Tebang Pilih

Sebarkan artikel ini
Aksi demo yang dilakukan para pedagang pasar Barito memprotes sikap Pemkot yang terkesan diskriminatif dalam melakukan penertiban

HARIANHALMAHERA.COM–Aksi protes kepada Pemkot Ternate masih terus dilakukan para pedagang sayuran di Pasar Barito, Kelurahan Gamalama yang menjadi korban penertiban.

Berbeda dengan dua hari sebelumnya, aksi kemarin skalanya lebih meningkat. Puluhan pedagang memblokade ruas jalan di deoan asar Percontogan sambil membuang dagangan mereka di jalan.

Aksi yang didominasi emak-emak ini sebagai bentuk protes atas kebijakan Pemkot yang terkesan pilih kasih dalam melakukan penertiban pedagang. karena sebagian dipindahkan ke Pasar Barito, sementara yang lainnya tetap berjualan di depan Pasar Hygienis.

“Lebih baik tidak usah bikin pasar, lah tong bajual di pinggir jalan. Kalo biking pasar rugi. Sekarang pedagang lain bisa bajual di luar. Kalo kase kaluar, kaluar samua, kase biar pasar kosong. Biking orang pe tempat tidor saja,” kesal Maria salah satu pedagang pasar Barito .

Disperindag kata dia harus adil dalam memberlakukan penempatan tempat jualan. Seharusnya semua pedagang diarahkan masuk dan berjualan di dalam gedung.

Dia menuding, pedagang yang diberikan keleluasan untuk berjualan di luar gedung pasar karena ada praksik suap kepada petugas. “Petugas yang biarkan pedagang di luar karena mereka sudah diberikan uang pulsa. Padahal hari-hari kami sudah mengeluh, tetapi petugas tidak hiraukan. Kami punya jualan tidak laku, modal habis, malah yang terjadi ada kompromi di di dalam petugas,”sebutnya.

Yati, pedagang lainya menambahkan, belakangan ini jualannya tidak laku, lantaran pembeli tidak lagi masuk ke dalam pasar, karena sebagian pedagang jualan di luar.

Hal ini sudah dikeluhkan ke pihak Disperindag, namun tidak digubris.

“Jualan tidak laku, sementara petugas memberikan karcis. Ada 3 sampai 6 karcis dengan kisaran per karcis 10 ribu sampai 15 ribu. Kita mau ambil uang di mana untuk bayar. Belum lagi kami diwajibakn bayar harga sampah dan sampah sayur manado,”bebernya.

Para pedagang ini meminta Wali Kota M. Tauhid Soleman agar segera  memfungsikan gedung yang berada di tengah-tengah pasar Barito dan Pasar Higenis yang sampai sekarang tidak ada aktivitas di dalamnya. “Kami juga minta wali kota agar turun tangan menangani masalah ini,”pintanya. (tr4/pur)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *