Panen Lagi, Poktan Binaan NHM Desa Waringin Lamo: Terimakasih H Robert

0
270
Poktan Sidorukun Desa Waringin Lamo Kecamatan Kao yang merupakan program PPM PT NHM sedang petik hasil panennya bersama tim SP PT NHM
HARIANHALMAHERA.COM– Program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat (PPM) PT Nusa Halmahera Mineral (NHM) tahun 2021 terus menunjukkan hasil nyata. Kelompok usaha warga lingkar tambang yang dibina tim Social Performance (SP) PT NHM) melalui program tersebut baik itu di bidang budidaya rempah-rempah pertanian, peternakan, perikanan maupun usaha perdagangan telah berhasil menambah pendapatan ekonomi sekaligus menuju kemandirian dan kesejahteraan hidup.
Seperti ditunjukkan kelompok tani (Poktan) Sidorukun, dimana kelompok pertanian budidya cabe binaan PT NHM Desa Waringin Lamo Kecamatan Kao ini dikabarkan pada Jumat (26/11), telah memetik hasil panennya.
“Iya tim SP PT NHM telah turun melihat langsung budidaya cabe milik Poktan Sidorukun di Desa Waringin Lamo Kecamatan Kao. Mereka akan segera petik hasil panennya yang diperkirakan puluhan kilo,”kata Chirs, salah satu tim SP PT NHM saat dihubungi, Sabtu (27/11).
Menurutnya, panen cabe oleh Poktan tersebut sudah yang kesekian kalinya dan hasilnya pun selain dijual ke PT NHM untuk kebutuhan dapur di site Gosowong yang merupakan pasar rempah-rempah pertanian lokal sebagimana komitmen H Robert Nitiyudo Wachjo sebagai Presiden Direktur (Presedir) sekaligus pemilik perusahan PT NHM untuk kesejahteraan rakyat lingkar tambang.
“Memang rata-rata hasil panen pertanian dilingkar tambang disuplai ke site PT NHM Gosowong untuk kebutuhan hidup sehari-hari para karyawan, dan sebagian pula dijual petani ke pasar umum dan kebutuhan dapur mereka juga, prinsipnya NHM ikut membantu meringankan beban hidup masyarakat lingkar tambang dengan berbagai terobosan yang sudah dicanangkan,”ujarnya.
Sementara, Usman Saleh, ketua Poktan Sidorukun Desa Waringin Lamo menyampaikan terimakasih pada pihak NHM yang terus mengawal dan membina usaha mereka hingga panen. Bahkan ikut membeli hasilnya sehingga dirasa sangat membantu mereka.
“Kami lebih bersemangat bertani, karena tidak lagi bingung mencari pasar untuk jual hasil panen, meskipun tidak semua dibeli tetapi sudah sangat cukup untuk menambah pendapatan kami,”tuturnya didampingi petani Sidorukun lainnya.(dit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here