Sepanjang 2021, Tercatat 500 Lebih Orang Sakit Dibantu NHM

0
214
ILUSTRASI: Sulaiman di atas kursi roda didampingi kedua orangtua dan tim medis PT NHM saat akan diberangkatkan ke Jakarta untuk pengobatan lanjut.(foto: NHM for Harian Halmahera)

HARIANHALMAHERA.COM–Kinerja PT Nusa Halmahera Mineral (NHM) di tangan  H Robert Nitiyudo Wachjo selaku Presiden Direktur sekaligus pemilik perusahan tersebut (NHM) terus menunjukan perubahan drastic. Kehadiran perusahan dalam dua tahun terakhir atau sejak 2020 sampai 2021 telah dirasakan dampak manfaatnya oleh masyarakat lingkar tambang secara khusus maupun Kabupaten Halmahera Utara hingga Provinsi Maluku Utara secara umum.

Bepata tidak, dengan sajian program-program yang menyentuh langsung di masyarakat, seperti pertanian, perikanan, perdagangan atau bahkan sejumlah program pengembangan dan pemberdayaan usaha masyarakat (PPM) lainnya, terbukti membangkitkan semangat mereka dan mampu mandiri menuju kesejahteraan hidup.

Selain progam PPM di bidang pertanian, perikanan dan perdagangan, terdapat program di bidang kesehatan yang juga di sanjung public se anteru Malut hingga mendapat apresiasi dari elemen tokoh masyarakat maupun pejabat pemerintah. Sebab, terobosan kesehatan ini telah membantu meringankan beban warga tidak mampu secara finansial dan membutuhkan layanan pengobatan lanjutan/rujukan.

Berdasarkan informasi yang disampaikan Departemen Social Permormance (SP) PT NHM beberapa waktu lalu bahwa program pengobatan orang sakit yang telah berjalan sejak bulan Februari 2021 itu hingga Agustus 2021 telah tercatat jumlah pasien yang telah mendapat bantuan pengobatan oleh PT NHM sebanyak 518 orang.

“sebenarnya warga kurang mampu yang mendapatkan bantuan pengobatan dari PT NHM tidak hanya dari lingkar tambang tetapi ada juga yang tersebar pada beberapa Kabupaten/kota di Provinsi Maluku Utara, yang mana jumlah mencapai 500 lebih,”kata Manajer SP PT NHM, Hansed Piter Lassa, beberapa waktu lalu.

Dari jumlah pasien yang diberi bantan lanjutnya, terdapat 443 pasien yang berasal dari wilayah lingkar tambang PT NHM dan mereka dirawat pada rumah sakit yang bekerja sama dengan NHM seperti RSUD Tobelo, RS Chasan Boesoerie di Ternate, RS Siloam Manado dan beberapa rumah sakit rujukan nasional di Jakarta.

“Proses penanganan orang sakit dari program PPM PT NHM di bidang kesehatan ini memang menelan anggaran hampir dua miliar lebih, namun bukan soal itu yang dilihat tetapi program adalah tanggung jawab setiap perusahan dan tentunya bagian dari terobosan pa Haji Robert untuk membantu masyarakat kurang mampu,”ujarnya.(dit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here