Halut

Pemda Halut Diminta Pikirkan Nasib Petani Lokal

×

Pemda Halut Diminta Pikirkan Nasib Petani Lokal

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI : Tomat hasil panen petani Gorua Selatan beberapa waktu lalu (Foto : Istimewa/FB)

HARIANHALMAHERA.COM–Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PM) Kabupaten Halmahera Utara (Halut) meminta Pemkab Halut lebih serius memperhatikan nasib para petani local budidaya holtikultura atau tanaman rempah-rempah dapur. Sebab, selain dari terdampak pandemic Covid-19 juga factor barang impor yang mengakibatkan harga jual hasil perkebunan mereka menurun drastis.

Wakil ketua pertanian PD Pemuda Muhammadiya Halut, Mahmud Husen pun menyarankan pada Bupati Halut Frans Manery agar segera mengambil langkah cepat untuk mengatasi masalah yang dihadapi petani local tersebut, setidaknya menertibkan regulasi berupa Peraturan Bupati (Perbup) tentang pembatasan impor stok hortikultura terutama tanaman bawang, cabai dan tomat di Halut.

“Sebenarnya anjloknya harga rempah dapur seperti bawang, rica dan tomat di Halut tidak terlepas dari factor impor, mak dari itu Bupati Halut harus ikut pikirkan masalah yang dihadapi petani local, sebab mereka sudah cukup lama menderita dalam harga jual hasil panen,”kataya, selasa (8/3).

Menurutnya, satu-satunya solusi yang memulihkan ekonomi petani local adalah batasi stok impor dan buka pasar atau ekspor kembali hasil bumi ke luar daerah, mengingat Halut termasuk jalur tol laut sehingga memudahkan ekspor produk local.

“Mestinya kesempatan adanya tol laut ini Bupati harus berpikir meningkatkan ekonomi daerah terutama nasib petani local,”ujarnya.(cw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *