Dispora Morotai Kirim Calon Paskibraka ‘Siluman’ ke Provinsi

0
95
Ilustrasi peserta pelatihan dan seleksi Paskibraka. (foto: grid.id)

HARIANHALMAHERA.COM– Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Pulau Morotai dituding main caplok kewenangan soal seleksi pasukan pengibar bendera pusaka merah putih (Paskibraka). Betapa tidak, Dispora secara diam-diam menetapkan beberapa orang sebagai perwakilan calon Paskibraka Kabupaten Morotai ke Provinsi Malut.

Langkah Dispora Morotai tersebut dianggap oleh Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Pulau Morotai sebagai bentuk kerja amburandul, sebab tanpa tahapan seleksi oleh tim seleksi Paskibraka tiba-tiba sudah ada perwakilan Paskibraka Morotai ke Provinsi Malut.

“Dalam hal seleksi Paskibraka tentu ada tahapannya dan itu cukup ketat, tapi entah bagaimana bisa Dispora Morotai secaral mengirim peserta Paskibraka Morotai ke Provinsi Malut. Tentunya ini keputusan sepihak, tertutup dan inprosedural,”kata Ketua PPI Pulau Morotai, Lisa  Listawati Lanoni, rabu (11/5).

Tahapan seleksi Paskibraka sendiri menurutnya, saat ini baru selesai di tingkat Kecamatan dan belum sampai pada tahapan seleksi tingkat Kabupaten sehingga calon paskibraka yang di kirim ke Provinsi oleh Dispora Morotai itu dasarnya apa dan bagaimana mereka bisa mewakili Morotai.

“Calon paskibraka yang di kirim ke provinsi itu adalah siswa dan siswi SMA yang telah mengikuti tahapan seleksi yang ketat dan bersaing secara sehat serta profesional di mulai dari seleksi di tiap-tiap sekolah, kecamatan sampai di tingkat Kabupaten. Artinya seleksi calon Paskribraka itu sangat ketat dan harus sesuai mekanisme yang telah di tetapkan, terstruktur dan sistematis bukan main caplok langsung jadi Paskribraka apalagi mewakili Morotai di tingkat Provinsi Malut,”kesalnya.

Sikap Dispora Morotai ini lanjutnya, tak hanya membuat kecewa timsel Paskiraka dan PPI Kabupaten Pulau Morotai, karena seolah tidak hargai kerja keras tugas dan fungsi mereka.

“Karena itu PPI Pulau Morotai menilai Dispora telah mencederai aturan seleksi calon Paskibraka bahkan mengabaikan keterwakilan dari kecamatan lain dan hal ini jelas bahwa Kadis dan Kabid Dispora Morotai tidak memiliki kemampuan dalam mengurus persoalan seleksi Paskibraka,”tandasnya.

Ketua PPI Pulau Morotai pun mendesak Bupati Pulau Morotai segera ambil langkah tegas untuk mengevaluasi kinerja Dispora, setidaknya copot Kadispora dan Kabid Pemuda karena di nilai tidak mampu dalam menjalankan tugas yang telah diamanatkan.

“Kami yakin Bupati itu orangnya sangat disiplin jadi pasti akan mencopot bawahannya yang tidak disiplin, namun jika mereka ini tetap di pertahankan maka PPI Morotai juga turut serta membangun mosi tidak percaya pada Bupati pulau Morotai kerena telah mengangkat dan mempertahankan orang-orang yang tidak mampu menjalankan amanah dengan baik,”tegasnya.(cw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here