Nilai Tukar Perikanan Di Malut Menurun

0
35
Ilustrasi nelayan kecil. (foto: kkp.go.id)

HARIANHALMAHERA.COM–Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Malut mencatat Nilai Tukar Pertani (NTP) Subsektor Perikanan (NTNP) April 2022, mengalami penurunan sebesar 0,14 persen

Penurunan ini disebabkan karena indeks harga yang diterima nelayan mengalami kenaikan sebesar 1,29 persen, lebih kecil dari kenaikan indeks harga yang dibayar nelayan (Ib) sebesar 1,44 persen.

Kepala BPS Malut Aidil Adha mengatakan, Kenaikan nilai indek harha yang diterima nelayan disebabkan kenaikan harga secara rata-rata pada kelompok penangkapan perairan umum sebesar 0,84 persen (terutama gabus) dan penangkapan laut sebesar 1,29 persen (terutama selar dan cakalang).

“Kenaikan indeks harga yang dibayar petani pada subsektor penangkapan ikan disebabkan kenaikan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) sebesar 0,98 persen dan kenaikan indeks Biaya Produksi dan Penambahan Barang Modal (BPPBM) sebesar 1,87 persen,” bebernya.

Selain itu, pada Kelompok Budidaya Ikan, Nilai Tukar Pembudidaya Ikan/NTPi) pada April 2022, mengalami kenaikan sebesar 0,82 persen.

Hal ini,lanjut Aidil, disebabkan karena indeks harga yang diterima terjadi kenaikan sebesar 1,71 persen, lebih besar dari kenaikan indeks harga yang dibayar sebesar 0,89 persen.

“Kenaikan disebabkan oleh kenaikan harga secara rata-rata pada kelompok budidaya air tawar (terutama nila) sebesar 1,37 persen, dan budidaya air laut (terutama rumput laut) sebesar 2,90 persen,”Katanya.

Kenaikan indeks harga yang dibayar petani pada Subsektor Budidaya Ikan disebabkan oleh kenaikan IKRT sebesar 0,89 persen dan kenaikan indeks BPPBM sebesar 0,90 persen.(lfa/pur).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here