{"id":11962,"date":"2020-05-14T11:03:03","date_gmt":"2020-05-14T03:03:03","guid":{"rendered":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=11962"},"modified":"2020-05-17T11:06:53","modified_gmt":"2020-05-17T03:06:53","slug":"uang-mengalir","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=11962","title":{"rendered":"Uang Mengalir"},"content":{"rendered":"<div class=\"row single-post\">\n<div class=\"col-md-12\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 article-title\"><\/div>\n<div class=\"col-6\">Oleh : Dahlan Iskan<\/div>\n<div class=\"col-6 text-right category\"><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"row mt-4 single-post\">\n<div class=\"col-md-12\">\n<div class=\"row article-wrapper\">\n<div class=\"col-12\"><\/div>\n<div class=\"col-12 mt-4 post-body\">\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Mungkin<\/strong> ada yang berpendapat begini: tidak peduli utang atau cetak uang, yang penting uangnya dibagi untuk kita-kita.<\/p>\n<p>Seperti juga prinsip \u201damplop merah itu tidak penting, yang penting isinya\u201d.<\/p>\n<p>Maka utang atau pun cetak uang, yang penting uangnya akan dialirkan ke mana?<\/p>\n<p>Kalau utang, yang akan terima uang adalah kementerian keuangan. Masuk APBN. Dari sini uang hasil utang bisa dialirkan ke mana saja &#8211;sesuai dengan program pemerintah.<\/p>\n<p>Kalau cetak uang, hasil cetak uang itu menjadi milik bank sentral &#8211;Bank Indonesia.<\/p>\n<p>Maka, kalau keputusannya nanti cetak uang, dari mana pemerintah dapat uang? Pinjam ke BI? Kan tidak ada pintunya?<\/p>\n<p>Berarti pemerintah memang benar-benar sulit &#8211;harus lebih banyak kita doakan. Mau cari utang, sulit. Tidak mudah cari utangan di situasi sekarang &#8211;semua negara mau utang. Mau cetak uang, uangnya menjadi milik Bank Indonesia.<\/p>\n<p>Sekarang sudah berbeda dengan zaman tahun 1956. Ketika itu pemerintah bisa memerintahkan cetak uang. Sekarang tidak bisa lagi. Bank Indonesia itu independen.<\/p>\n<p>Bahkan Bank Indonesia sendiri tidak bisa cetak uang begitu saja. Bank Indonesia itu diadakan dengan tugas khusus yang tunggal: menjaga nilai mata uang rupiah.<\/p>\n<p>Tidak ada lagi tugas lain dari BI. Tugas lamanya yang satu itu &#8211;sebagai Stasiun Balapan,\u00a0<em>lender of the last resort<\/em>&#8212; sudah dihapus.<\/p>\n<p>BI tidak boleh lagi jadi sandaran akhir bank-bank pelaksana. Tidak ada lagi sumber dana yang dulu disebut \u201dBantuan Likuiditas Bank Indonesia\u201d itu. Bank yang mengalami kesulitan uang sudah punya tempat sendiri untuk meminjam.<\/p>\n<p>Itulah sebabnya tidak mudah bagi BI didesak untuk cetak uang. Setiap cetak uang pasti akan memerosotkan nilai mata uang rupiah &#8211;inflasi.<\/p>\n<p>Kalau sampai itu terjadi berarti BI telah gagal melakukan tugas satu-satunya.<\/p>\n<p>Tapi tanpa cetak uang BI kan juga gagal menjaga nilai mata uang? Bulan lalu? Sampai satu dolar menjadi Rp 16.000?<\/p>\n<p>Orang seperti Mukhamad Misbakhun akan menggunakan lubang seperti itu untuk berargumentasi. \u201dHarus saya akui Misbakhun sangat pintar,\u201d ujar Prof. Didik Rachbini dari INDEF kepada saya kemarin.<\/p>\n<p>Prof Didik, Misbakhun, dan saya memang jadi pembicara dalam Webinar Sabtu lalu. Soal ekonomi pasca Covid-19. Yang diadakan oleh Pengurus Pusat KB PII &#8211;organisasi alumnus Pelajar Islam Indonesia.<\/p>\n<p>Di situlah Misbakhun menjelaskan konsep pemikirannya untuk cetak uang. Yang kemudian menjadi sikap DPR. Sedang Prof Didik Rachbini menjelaskan bahayanya cetak uang.<\/p>\n<p>Di forum KB PII itu, sikap Misbakhun jelas: BI harus cetak uang.<\/p>\n<p>\u201dIa pinter. Ia tidak menyebut cetak uang. Ia menamakannya\u00a0<em>quantitative easing<\/em>,\u201d ujar Prof. Didik. \u201dSeperti di Amerika saja,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Menurut Misbakhun, hasil cetak uang itu disalurkan ke bank-bank pelaksana. Dipinjamkan ke bank. Sebagai pinjaman khusus. Dengan bunga khusus &#8211;yang sangat murah. Bahkan harus 0 persen &#8211;karena BI tidak boleh berbisnis.<\/p>\n<p>Lantas bank meminjamkan dana itu ke pengusaha. Dengan bunga sangat murah. Misalnya 2 persen.<\/p>\n<p>Pengusaha lantas menggunakannya untuk menggerakkan perusahaan &#8211;menciptakan lapangan kerja.<\/p>\n<p>Ekonomi pun bergerak.<\/p>\n<p>Sampai di sini akan terjadi perdebatan yang panjang: pengusaha mana yang bisa mendapat kredit khusus dengan bunga khusus itu.<\/p>\n<p>Untuk UKM? Perusahaan umum? Perusahaan besar? Atau siapa saja yang selama ini punya pinjaman ke bank yang tidak bisa membayar &#8211;karena Covid-19?<\/p>\n<p>Bagaimana dengan perusahaan yang sebelum ada Covid-19 pun sudah sempoyongan?<\/p>\n<p>Belum lagi: berapa sebenarnya kebutuhan uang semua pengusaha besar dan kecil itu? Agar cetak uangnya cukup?<\/p>\n<p>Lalu: siapa yang akan menghitung kebutuhan uang itu? Lewat mekanisme apa? Mekanisme bank?<\/p>\n<p>Kalau ternyata kebutuhan itu, misalnya, mencapai 2.000 triliun rupiah, apakah BI akan cetak uang sebanyak itu?<\/p>\n<p>Pasti rupiah langsung terjun bebas.<\/p>\n<p>Maka Prof. Didik menawarkan jalan kompromi: cetak uangnya sedikit dulu. \u201dKalau harus cetak uang, haruslah bertahap. Sedikit-sedikit dulu,\u201d ujar Prof Didik.<\/p>\n<p>Misbakhun pun setuju dengan usul itu. Ternyata Misbakhun juga bisa mendengarkan ide dari Prof. Didik itu.<\/p>\n<p>Belum selesai. Persoalan pun timbul. Tidak kalah krusialnya. Siapa yang mendapat prioritas mendapatkan uang yang \u201dsedikit\u201d itu?<\/p>\n<p>Kalau cetak uangnya sedikit, untuk UKM pun tidak cukup. Apalagi menjangkau yang besar.<\/p>\n<p>Kalau hanya sebagian kecil UKM yang bisa mendapatkannya: siapa yang sedikit itu? Siapa yang menentukan?<\/p>\n<p>Rasanya cetak uang pun ternyata akan menemukan jalan buntu &#8211;di tingkat pelaksanaan. Kecuali, tidak usah mempertimbangkan fair atau tidak, adil atau tidak.<\/p>\n<p>Menteri Keuangan Sri Mulyani pun rupanya sudah membayangkan kesulitan di tingkat detail seperti itu.<\/p>\n<p>Tapi lantas apa?<\/p>\n<p>Sudah jelas, mencari pinjaman juga sulit. Mengeluarkan obligasi tidak lagi laku.<\/p>\n<p>Kementerian Keuangan pun memutuskan untuk cari jalan lain: menjual obligasi ke Bank Indonesia. Menurut Prof. Didik nilai obligasi itu mencapai Rp 150 triliun.<\/p>\n<p>Apakah boleh pemerintah menjual obligasi dan menugaskan BI agar membelinya?<\/p>\n<p>Sebenarnya itu sama saja dengan Kementerian Keuangan memerintahkan BI untuk mencetak uang. Sebanyak Rp 150 triliun itu.<\/p>\n<p>Tentu BI akan menolak permintaan seperti itu. Selama ini BI berpegang pada UU yang mengatur dirinya. Yang melarang perbuatan seperti itu.<\/p>\n<p>Tapi pemerintah kini menerobos aturan itu. Dengan cara yang kita semua sudah tahu: lewat Perppu baru, yang disahkan kemarin itu.<\/p>\n<p>Ups&#8230; Serba sulit.<\/p>\n<p>Berarti tidak lagi hanya politisi (DPR) yang berhadapan dengan teknokrat di pemerintahan. Teknokrat yang di kementerian pun harus berhadapan dengan teknokrat yang ada di Bank Indonesia.<\/p>\n<p>Belum ada jalan keluar.<\/p>\n<p>Bagi kita, ternyata lebih enak kalau Tung Desem saja yang kembali beraksi: menyebar uang kontan dari udara. (dis)<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh : Dahlan Iskan &nbsp; Mungkin ada yang&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":11963,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[110],"tags":[113,112],"newstopic":[],"class_list":["post-11962","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-catatan-dahlan","tag-catatan-harian","tag-dahlan-iskan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Uang Mengalir | Harian Halmahera<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=11962\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Uang Mengalir | Harian Halmahera\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Oleh : Dahlan Iskan &nbsp; Mungkin ada yang...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=11962\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Harian Halmahera\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/hhredaksi\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-05-14T03:03:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2020-05-17T03:06:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/harianhalmahera.com\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/cetak_uang_dimas_kanjeng_disway.id_.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"602\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"330\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi 02\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@harh4lmahera\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@harh4lmahera\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi 02\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=11962#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=11962\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi 02\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3bcc38dae0fa294986d3b081d90af2bd\"},\"headline\":\"Uang Mengalir\",\"datePublished\":\"2020-05-14T03:03:03+00:00\",\"dateModified\":\"2020-05-17T03:06:53+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=11962\"},\"wordCount\":821,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=11962#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/05\\\/cetak_uang_dimas_kanjeng_disway.id_.jpg\",\"keywords\":[\"Catatan Harian\",\"Dahlan Iskan\"],\"articleSection\":[\"Catatan Dahlan Iskan\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=11962#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=11962\",\"url\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=11962\",\"name\":\"Uang Mengalir | Harian Halmahera\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=11962#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=11962#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/05\\\/cetak_uang_dimas_kanjeng_disway.id_.jpg\",\"datePublished\":\"2020-05-14T03:03:03+00:00\",\"dateModified\":\"2020-05-17T03:06:53+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=11962#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=11962\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=11962#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/05\\\/cetak_uang_dimas_kanjeng_disway.id_.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/05\\\/cetak_uang_dimas_kanjeng_disway.id_.jpg\",\"width\":602,\"height\":330},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=11962#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Uang Mengalir\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/\",\"name\":\"Harian Halmahera\",\"description\":\"Terdepan dan Terbesar di Halmahera\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/#organization\",\"name\":\"PT Halmahera Cemerlang Press\",\"url\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/02\\\/cropped-halmahera.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/02\\\/cropped-halmahera.png\",\"width\":480,\"height\":81,\"caption\":\"PT Halmahera Cemerlang Press\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/hhredaksi\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/harh4lmahera\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/harianhalmahera\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3bcc38dae0fa294986d3b081d90af2bd\",\"name\":\"Redaksi 02\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/5724db8b3d5b65325fdcb6e9aafd212420c2949f0356fa32675e23d927298240?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/5724db8b3d5b65325fdcb6e9aafd212420c2949f0356fa32675e23d927298240?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/5724db8b3d5b65325fdcb6e9aafd212420c2949f0356fa32675e23d927298240?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi 02\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?author=4\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Uang Mengalir | Harian Halmahera","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=11962","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Uang Mengalir | Harian Halmahera","og_description":"Oleh : Dahlan Iskan &nbsp; Mungkin ada yang...","og_url":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=11962","og_site_name":"Harian Halmahera","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/hhredaksi\/","article_published_time":"2020-05-14T03:03:03+00:00","article_modified_time":"2020-05-17T03:06:53+00:00","og_image":[{"width":602,"height":330,"url":"https:\/\/harianhalmahera.com\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/cetak_uang_dimas_kanjeng_disway.id_.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redaksi 02","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@harh4lmahera","twitter_site":"@harh4lmahera","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Redaksi 02","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=11962#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=11962"},"author":{"name":"Redaksi 02","@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/#\/schema\/person\/3bcc38dae0fa294986d3b081d90af2bd"},"headline":"Uang Mengalir","datePublished":"2020-05-14T03:03:03+00:00","dateModified":"2020-05-17T03:06:53+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=11962"},"wordCount":821,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=11962#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/harianhalmahera.com\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/cetak_uang_dimas_kanjeng_disway.id_.jpg","keywords":["Catatan Harian","Dahlan Iskan"],"articleSection":["Catatan Dahlan Iskan"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=11962#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=11962","url":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=11962","name":"Uang Mengalir | Harian Halmahera","isPartOf":{"@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=11962#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=11962#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/harianhalmahera.com\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/cetak_uang_dimas_kanjeng_disway.id_.jpg","datePublished":"2020-05-14T03:03:03+00:00","dateModified":"2020-05-17T03:06:53+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=11962#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=11962"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=11962#primaryimage","url":"https:\/\/harianhalmahera.com\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/cetak_uang_dimas_kanjeng_disway.id_.jpg","contentUrl":"https:\/\/harianhalmahera.com\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/cetak_uang_dimas_kanjeng_disway.id_.jpg","width":602,"height":330},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=11962#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/harianhalmahera.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Uang Mengalir"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/#website","url":"https:\/\/harianhalmahera.com\/","name":"Harian Halmahera","description":"Terdepan dan Terbesar di Halmahera","publisher":{"@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/#organization","name":"PT Halmahera Cemerlang Press","url":"https:\/\/harianhalmahera.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/harianhalmahera.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/cropped-halmahera.png","contentUrl":"https:\/\/harianhalmahera.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/cropped-halmahera.png","width":480,"height":81,"caption":"PT Halmahera Cemerlang Press"},"image":{"@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/hhredaksi\/","https:\/\/x.com\/harh4lmahera","https:\/\/www.instagram.com\/harianhalmahera\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/#\/schema\/person\/3bcc38dae0fa294986d3b081d90af2bd","name":"Redaksi 02","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5724db8b3d5b65325fdcb6e9aafd212420c2949f0356fa32675e23d927298240?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5724db8b3d5b65325fdcb6e9aafd212420c2949f0356fa32675e23d927298240?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5724db8b3d5b65325fdcb6e9aafd212420c2949f0356fa32675e23d927298240?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi 02"},"sameAs":["https:\/\/harianhalmahera.com"],"url":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?author=4"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11962","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=11962"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11962\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11964,"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11962\/revisions\/11964"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/11963"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=11962"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=11962"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=11962"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=11962"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}