{"id":13066,"date":"2020-06-29T15:43:59","date_gmt":"2020-06-29T07:43:59","guid":{"rendered":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=13066"},"modified":"2020-06-29T15:43:59","modified_gmt":"2020-06-29T07:43:59","slug":"dapat-3-i","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=13066","title":{"rendered":"Dapat 3 I"},"content":{"rendered":"<div class=\"row single-post\">\n<div class=\"col-md-12\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12\">Oleh : Dahlan Iskan<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"row mt-4 single-post\">\n<div class=\"col-md-12\">\n<div class=\"row article-wrapper\">\n<div class=\"col-12\"><\/div>\n<div class=\"col-12 mt-4 post-body\">\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Inilah<\/strong> tamu pertama saya di kantor baru Harian DI\u2019s Way di Surabaya: bupati yang punya 36 perusahaan. Grup perusahaan itu ia rintis sejak masih kelas 3 SMA.<\/p>\n<p>Kini umurnya baru 40 tahun. Ganteng. Kaya.<\/p>\n<p>Itulah Bupati Nganjuk, Jawa Timur.<\/p>\n<p>Ia jadi bupati karena gemes: kok kampung halamannya tidak maju-maju. Ia tinggalkan perusahaannya. Ia serahkan manajemen ke para profesional. \u201dSaya beri mereka saham. Agar lebih merasa memiliki,\u201d ujar Novi Rahman Hidhayat, sang bupati.<\/p>\n<p>Sebelum ke politik semua keluarganya ia tarik dari perusahaan. Agar manajemen profesional tidak terganggu pengaruh keluarga.<\/p>\n<p>Bupati Novi punya tambang nikel, batubara, 120 bank perkreditan rakyat, dan banyak lagi.<\/p>\n<p>Gajinya sebagai bupati ia serahkan ke lembaga kesejahteraan rakyat. Mobil-mobil dinas bupati tidak ada yang ia pakai. Semua pegawai negeri harus membayar zakat &#8211;yang hasilnya dikelola tim untuk mengatasi kemiskinan.<\/p>\n<p>Tiap Jumat ia pindah masjid: khotbah. Usai Jumatan bertemu masyarakat di sekitar masjid. Novi mencari tahu apakah masih ada rumah yang tidak layak huni. Dengan dana zakat itu rumah tersebut dipugar.<\/p>\n<p>Kalau rumah-rumah itu sudah baru, Novi ke masjid itu lagi. Membawa tumpeng. Sebagai tanda peresmian. Satu rumah satu tumpeng. Foto tumpengan itu dibesarkan. Dipasang di rumah baru.<\/p>\n<p>Itu terjadi nyaris setiap Jumat. Selama dua tahun terakhir.<\/p>\n<p>Novi juga mengubah Hari Buruh di Nganjuk. Menjadi lebih spiritual. Dari yang biasanya lebih tegang. Di mana-mana.<\/p>\n<p>Di malam sebelum Hari Buruh (1 Mei), Novi mengadakan sema&#8217;an besar-besaran. Semacam istighosah. Lokasinya di kampung pahlawan buruh: Marsinah.<\/p>\n<p>Makam Marsinah memang\u00a0di Nganjuk. Wanita itu terbunuh sebagai martir di zaman Orde Baru. Di dekat makam itulah sema&#8217;an akbar dilangsungkan.<\/p>\n<p>Keesokan harinya, tanggal 1 Mei, diadakan Haul Marsinah. Di seluruh Nganjuk. Acaranya: khataman Alquran di masjid-masjid. Hari itu tidak ada demo atau pawai buruh di kabupaten itu.<\/p>\n<p>Sebagai pemilik 36 perusahaan, dengan total karyawan 40.000 orang, Novi terbiasa membuat keputusan cepat. Mula-mula birokrasinya sulit mengejar.<\/p>\n<p>Akhir 2018, setelah beberapa bulan menjabat ia tunjukkan kecepatan geraknya. Di hari terakhir bulan Desember, ia kumpulkan kepala-kepala dinas. Ada yang mengira itu untuk ikut perayaan malam tahun baru.<\/p>\n<p>Ternyata Novi memberi \u201dhadiah\u201d tahun baru yang tidak biasa: 18 kepala dinas diganti. Berlaku mulai malam tahun baru itu juga.<\/p>\n<p>Tanggal 1 Januari keesokan harinya, Novi tancap gas. Birokrasi barunya sudah seperti para manajer perusahaan.<\/p>\n<p>Novi ingin segera membuka kawasan industri. Yang pertama di seluruh karesidenan Kediri. Luasnya 600 hektare &#8211;untuk tahap pertama.<\/p>\n<p>Ia tidak mau kehilangan momentum: jalan tol Surabaya-Jakarta sudah hampir jadi. Saat itu. Melewati Nganjuk. Alangkah tepatnya kalau ada kawasan industri di dekat jalan tol itu.<\/p>\n<p>Ia tetapkan lokasi kawasan industri itu. Perizinannya harus cepat. Penyiapannya harus lekas.<\/p>\n<p>Harga tanah di Nganjuk masih lebih murah dari wilayah di sekitar Surabaya. Jarak ke pelabuhan Tanjung Perak juga kurang dari 2 jam &#8211;berkat jalan tol.<\/p>\n<p>Dalam waktu setahun kawasan itu sudah jadi. Seperti afdruk kilat. Kini sudah lebih 60 perusahaan masuk kawasan industri itu.<\/p>\n<p>Novi juga membangun \u201dlumbung RW\u201d. Setiap ketua RT menjadi pimpinan unit bisnis untuk warganya. Khususnya petani.<\/p>\n<p>Di setiap RW selalu ditemukan rumah kosong. Yang ditinggal generasi anak-cucu ke kota. Rumah kosong itu dijadikan gudang. Disewa.<\/p>\n<p>Petani satu kampung menyerahkan gabah ke pak RW. Untuk disimpan di gudang tadi.<\/p>\n<p>Pak RW-lah yang mengolahnya menjadi besar. Lalu menjualnya.<\/p>\n<p>Setelah laku Pak RW membayar ke petani. Dengan harga 10 persen lebih tinggi dari harga pasar. Petani memperoleh harga lebih baik.<\/p>\n<p>Saya belum mau menulis soal ini secara lengkap. Jangan dulu dipercaya. Saya (atau wartawan DI\u2019s Way) harus lebih dulu menelusuri sendiri tingkat keberhasilannya. Dalam waktu dekat.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.disway.id\/uploads\/post\/2020\/06\/28\/WhatsApp_Image_2020-06-28_at_12.49_.40_.jpg\" \/><\/p>\n<p>Rasanya Nganjuk akan bisa seperti Banyuwangi &#8211;yang majunya cepat sekali. Novi punya potensi menjadi Azwar Anas &#8211;Bupati Banyuwangi yang sukses itu.<\/p>\n<p>Dua-duanya santri NU. Sama-sama pula dicalonkan oleh PDI-Perjuangan. Sama-sama mudanya. Hanya Novi lebih kaya harta. Anas lebih kaya pengalaman politik.<\/p>\n<p>Dalam hidupnya Novi tidak pernah masuk organisasi. Waktu masih pelajar atau mahasiswa pun tidak ikut IPNU atau PMII.<\/p>\n<p>Selepas SMPN 1 Nganjuk Novi diminta ibunya melanjutkan ke pondok. Novi pun masuk Darul Ulum, Peterongan, Jombang.<\/p>\n<p>Di \u201dPondok Bintang Sembilan\u201d itu tidak hanya ada madrasah. Ada juga SMA Unggulan. Yakni SMA proyek BPPT-nya Alm Prof BJ Habibie. Ke situlah Novi sekolah. Yang kalau tamat bisa langsung ke Institut Teknologi Indonesia.<\/p>\n<p>Waktu kelas 2 SMA itu ruang kelasnya di lantai atas. Lantai bawah digunakan untuk SMP. Setiap kali turun dari lantai atas matanya terantuk pandang mata seorang siswi SMP di lantai bawah.<\/p>\n<p>Jatuh cinta.<\/p>\n<p>Seorang temannya menjadi kurir surat-menyuratnya dengan siswi SMP asli Jakarta itu. Pakai cara lama: lewat pertukaran buku pelajaran &#8211;yang berisi surat cinta.<\/p>\n<p>\u201dWaktu menunggu buku pelajaran berisi surat cinta itu berdebarnya bukan main,\u201d ujar Novi mengenang.<\/p>\n<p>Surat-surat cinta itu ia simpan sampai sekarang. Ia taruh di brankas uang. Dikunci mati dengan kunci rahasia kombinasi.<\/p>\n<p><iframe loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/fyiOmEpd5wA\" width=\"560\" height=\"315\" frameborder=\"0\" allowfullscreen=\"allowfullscreen\" data-mce-fragment=\"1\"><\/iframe><\/p>\n<p>Itulah cinta pertama dan terakhirnya. Mereka menikah setelah si siswi tamat SMA &#8211;dan Novi belum lulus sarjana ekonomi di Universitas Brawijaya. Ia tidak jadi masuk ITI karena sudah mulai berbisnis.<\/p>\n<p>Di Darul Ulum Novi mendapat tiga &#8216;i&#8217; : ijazah, istri, dan infus. Sambil sekolah Novi masih bisa cari uang: membeli plastik bekas. Untuk dijual ke pabrik pengolahan biji plastik.<\/p>\n<p>Saat kelas tiga SMA meningkat menjadi dagang bijih plastik.<\/p>\n<p>Sambil kuliah pun Novi terus mengembangkan bisnisnya. Semua itu terinspirasi dari ayahnya: pengusaha hasil bumi, ternak, dan jasa perdagangan.<\/p>\n<p>Kini sang ayah tidak berbisnis lagi. Hijrah sepenuhnya ke bidang lain: mengurus pesantren yang didirikannya di Kediri. Yang siswanya tidak perlu membayar: TK, SD, Ibtidaiyah, Aliyah, dan SMK.<\/p>\n<p>Di Nganjuk perusahaan Novi memiliki 2.000 karyawan. Merekalah &#8211;di tahun 2017&#8211;yang dikerahkan untuk menaikkan rating pencalonannya sebagai bupati.<\/p>\n<p>Mereka itu yang memasang 6.500 lebih poster besar di semua RT di Nganjuk.<\/p>\n<p>Isi poster sangat simple: foto dirinya dengan baju hem putih dan kopiah hitam. Tidak banyak tulisan di poster itu. Bunyinya hanya: Mas Novi, Calon Bupati.<\/p>\n<p>Tidak ada jargon, motto atau pun gelar-gelar. Prinsip-prinsip marketing ia jalankan.<\/p>\n<p>Hasilnya: popularitas Novi tiba-tiba melangit, 70 persen. Dari sebelumnya hanya 8 persen.<\/p>\n<p>Partai-partai pun mengincarnya. Terutama PDI-Perjuangan dan PKB. Tingginya rating Novi membuat ia tidak perlu mencari partai. Kendaraan politik itu datang sendiri.<\/p>\n<p>Ia sama sekali tidak perlu membayar mahar ke PDI-Perjuangan. Tidak juga ke PKB. Ayahnya akrab dengan kiai-kiai utama di PKB.<\/p>\n<p>Hanya saja ia harus menggandeng kader PDI-Perjuangan sebagai wakil.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.disway.id\/uploads\/post\/2020\/06\/28\/WhatsApp_Image_2020-06-28_at_12.51_.37_.jpeg\" \/><\/p>\n<p>Hasil kerjanya sangat nyata. Hasil surat cinta di dalam buku pelajarannya pun nyata: anaknya lima orang. Yang tertua kuliah di Yaman. Di Darul Mustofa di Kota Tarim.<\/p>\n<p>Di sana ia masuk pesantren milik leluhurnya sendiri itu &#8211;dari jalur istri Novi.<\/p>\n<p>Yang kedua dan ketiga wanita. Dua-duanya masuk SMK animasi Umar Said yang disponsori Djarum di Kudus. Yang keempat masih tsanawiyah (SMP). Dan yang kelima, masih SD. Dua-duanya di Nganjuk.<\/p>\n<p>Semua anaknya itu lagi menghafal Alquran &#8211;ikut ibunya yang juga hafal Alquran.<\/p>\n<p>\u201dAnda hafal Alquran juga?\u201d tanya saya kepada Novi.<\/p>\n<p>\u201dSaya hafal fulus,\u201d gurau Novi.(dis)<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh : Dahlan Iskan &nbsp; &nbsp; Inilah tamu&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":13067,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[110],"tags":[3978,113,112],"newstopic":[],"class_list":["post-13066","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-catatan-dahlan","tag-bupati-nganjuk","tag-catatan-harian","tag-dahlan-iskan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Dapat 3 I | Harian Halmahera<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=13066\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dapat 3 I | Harian Halmahera\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Oleh : Dahlan Iskan &nbsp; &nbsp; Inilah tamu...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=13066\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Harian Halmahera\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/hhredaksi\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-06-29T07:43:59+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/harianhalmahera.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/WhatsApp_Image_2020-06-28_at_13.02_.38_.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"609\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi 02\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@harh4lmahera\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@harh4lmahera\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi 02\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=13066#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=13066\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi 02\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3bcc38dae0fa294986d3b081d90af2bd\"},\"headline\":\"Dapat 3 I\",\"datePublished\":\"2020-06-29T07:43:59+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=13066\"},\"wordCount\":1092,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=13066#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/06\\\/WhatsApp_Image_2020-06-28_at_13.02_.38_.jpeg\",\"keywords\":[\"Bupati Nganjuk\",\"Catatan Harian\",\"Dahlan Iskan\"],\"articleSection\":[\"Catatan Dahlan Iskan\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=13066#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=13066\",\"url\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=13066\",\"name\":\"Dapat 3 I | Harian Halmahera\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=13066#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=13066#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/06\\\/WhatsApp_Image_2020-06-28_at_13.02_.38_.jpeg\",\"datePublished\":\"2020-06-29T07:43:59+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=13066#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=13066\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=13066#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/06\\\/WhatsApp_Image_2020-06-28_at_13.02_.38_.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/06\\\/WhatsApp_Image_2020-06-28_at_13.02_.38_.jpeg\",\"width\":609,\"height\":400},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=13066#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Dapat 3 I\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/\",\"name\":\"Harian Halmahera\",\"description\":\"Terdepan dan Terbesar di Halmahera\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/#organization\",\"name\":\"PT Halmahera Cemerlang Press\",\"url\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/02\\\/cropped-halmahera.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/02\\\/cropped-halmahera.png\",\"width\":480,\"height\":81,\"caption\":\"PT Halmahera Cemerlang Press\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/hhredaksi\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/harh4lmahera\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/harianhalmahera\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3bcc38dae0fa294986d3b081d90af2bd\",\"name\":\"Redaksi 02\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/5724db8b3d5b65325fdcb6e9aafd212420c2949f0356fa32675e23d927298240?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/5724db8b3d5b65325fdcb6e9aafd212420c2949f0356fa32675e23d927298240?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/5724db8b3d5b65325fdcb6e9aafd212420c2949f0356fa32675e23d927298240?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi 02\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?author=4\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Dapat 3 I | Harian Halmahera","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=13066","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Dapat 3 I | Harian Halmahera","og_description":"Oleh : Dahlan Iskan &nbsp; &nbsp; Inilah tamu...","og_url":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=13066","og_site_name":"Harian Halmahera","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/hhredaksi\/","article_published_time":"2020-06-29T07:43:59+00:00","og_image":[{"width":609,"height":400,"url":"https:\/\/harianhalmahera.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/WhatsApp_Image_2020-06-28_at_13.02_.38_.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redaksi 02","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@harh4lmahera","twitter_site":"@harh4lmahera","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Redaksi 02","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=13066#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=13066"},"author":{"name":"Redaksi 02","@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/#\/schema\/person\/3bcc38dae0fa294986d3b081d90af2bd"},"headline":"Dapat 3 I","datePublished":"2020-06-29T07:43:59+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=13066"},"wordCount":1092,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=13066#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/harianhalmahera.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/WhatsApp_Image_2020-06-28_at_13.02_.38_.jpeg","keywords":["Bupati Nganjuk","Catatan Harian","Dahlan Iskan"],"articleSection":["Catatan Dahlan Iskan"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=13066#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=13066","url":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=13066","name":"Dapat 3 I | Harian Halmahera","isPartOf":{"@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=13066#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=13066#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/harianhalmahera.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/WhatsApp_Image_2020-06-28_at_13.02_.38_.jpeg","datePublished":"2020-06-29T07:43:59+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=13066#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=13066"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=13066#primaryimage","url":"https:\/\/harianhalmahera.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/WhatsApp_Image_2020-06-28_at_13.02_.38_.jpeg","contentUrl":"https:\/\/harianhalmahera.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/WhatsApp_Image_2020-06-28_at_13.02_.38_.jpeg","width":609,"height":400},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=13066#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/harianhalmahera.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Dapat 3 I"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/#website","url":"https:\/\/harianhalmahera.com\/","name":"Harian Halmahera","description":"Terdepan dan Terbesar di Halmahera","publisher":{"@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/#organization","name":"PT Halmahera Cemerlang Press","url":"https:\/\/harianhalmahera.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/harianhalmahera.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/cropped-halmahera.png","contentUrl":"https:\/\/harianhalmahera.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/cropped-halmahera.png","width":480,"height":81,"caption":"PT Halmahera Cemerlang Press"},"image":{"@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/hhredaksi\/","https:\/\/x.com\/harh4lmahera","https:\/\/www.instagram.com\/harianhalmahera\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/#\/schema\/person\/3bcc38dae0fa294986d3b081d90af2bd","name":"Redaksi 02","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5724db8b3d5b65325fdcb6e9aafd212420c2949f0356fa32675e23d927298240?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5724db8b3d5b65325fdcb6e9aafd212420c2949f0356fa32675e23d927298240?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5724db8b3d5b65325fdcb6e9aafd212420c2949f0356fa32675e23d927298240?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi 02"},"sameAs":["https:\/\/harianhalmahera.com"],"url":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?author=4"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13066","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=13066"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13066\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13068,"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13066\/revisions\/13068"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/13067"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=13066"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=13066"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=13066"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=13066"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}