{"id":22456,"date":"2021-07-22T16:25:13","date_gmt":"2021-07-22T08:25:13","guid":{"rendered":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=22456"},"modified":"2021-07-22T16:25:13","modified_gmt":"2021-07-22T08:25:13","slug":"respons-hidung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=22456","title":{"rendered":"Respons Hidung"},"content":{"rendered":"<div class=\"row single-post\">\n<div class=\"col-md-12\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12\">Oleh : Dahlan Iskan<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"row mt-4 single-post\">\n<div class=\"col-md-12\">\n<div class=\"row article-wrapper\">\n<div class=\"col-12\"><\/div>\n<div class=\"col-12 mt-4 post-body\">\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>DARI<\/strong>\u00a0begitu banyak reaksi soal \u201dCuci Hidung\u201d (<em>Disway<\/em>, 19 Juli 2021:\u00a0<a href=\"https:\/\/www.disway.id\/r\/1382\/protokol-rakyat\"><em>Protokol Rakyat<\/em><\/a>), ada tulisan seorang dokter ahli THT yang cukup panjang. Tulisan itu dikirim ke saya lewat ketua IDI Surabaya: Dr dr Brahmana.<\/p>\n<p>Nama ahli THT itu Budi Sutikno. Saya membacanya dengan teliti. Ia sangat kompeten. Ia spesialis THT-KL, konsultan rinologi.<\/p>\n<p>Dokter Budi juga mengajar di Departemen Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala dan Leher di Fakultas Kedokteran\u00a0Universitas Airlangga. Juga, berdinas di RSUD dr Soetomo, Surabaya.<\/p>\n<p>Maka, saya pun memperhatikan respons itu. Dan menggunakannya untuk tulisan hari ini.<\/p>\n<p>\u201dProtokol Rakyat cuci hidung dengan larutan garam fisiologis itu telah dikenal dan digunakan sejak zaman Hindu kuno,\u201d tulis dr Budi. Sebutannya\u00a0<em>jala neti<\/em>. Yaitu, larutan garam fisiologis yang dimasukkan ke salah satu lubang hidung dengan bantuan teko kecil.<\/p>\n<p>Itu disebut garam fisiologis karena konsentrasi larutan garam setara (isotonis) dengan konsentrasi cairan tubuh: praktis berada di konsentrasi garam 0,9 persen.<\/p>\n<p>Konsentrasi kurang dari itu (hipotonis) berpotensi merusak selaput lendir (hidung). Konsentrasi lebih dari itu (hipertonis) berpotensi merusak selaput lendir secara\u00a0<em>reversible\u00a0<\/em>(sementara). Bisa juga\u00a0<em>irreversible<\/em>\u00a0(permanen) seiring dengan meningkatnya konsentrasi.<\/p>\n<p>\u201dPenggunaan cuci hidung seperti itu juga telah dipakai di dunia medis,\u201d tulis dr Budi. Itu didukung banyak penelitian ilmiah. Itu\u00a0bagian dari upaya menjaga kesehatan hidung dari\u00a0penyakit-penyakit flu, infeksi saluran napas atas, dan sebangsanya.<\/p>\n<p>\u201dPasien sinusitis yang menderita alergi hidung atau pascaoperasi hidung juga memakai cara itu,\u201d tulis dr Budi.<\/p>\n<p>Itu, katanya, telah bertahun-tahun dijalankan. Bukan baru\u00a0dalam 2 tahun terakhir.<\/p>\n<div class=\"col-12 d-none d-md-block px-0 pt-2 pb-4\"><a href=\"https:\/\/azawear.com\/search?q=book\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\"img-fluid\" src=\"https:\/\/www.disway.id\/img\/banner\/image-1625883959.jpg\" \/><\/a><\/div>\n<p>Menurut dr Budi, pasien Covid-19 bisa diasumsikan\u00a0mendapat manfaat dari pola hidup sehat tersebut. \u201dNamun, hingga saat ini, WHO belum menyatakan bahwa penggunaan cuci hidung dengan larutan garam fisiologis dapat menyembuhkan infeksi Covid-19,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Semua komentar dr Budi itu dibenarkan drh Indro, si \u201dpenemu\u201d Protokol Rakyat. \u201dMemang bukan saya yang menemukan NaCl kadar 0,9,\u201d ujar drh Indro. \u201dSaya menemukan cara melepas virus Covid-19 dari mukosa di hidung dengan NaCl 0,9,\u201d tegas drh Indro.<\/p>\n<p>Ada juga reaksi yang mengingatkan saya: drh Indro itu sudah bukan anggota IDHI \u2013IDI-nya dokter hewan. Lalu, melampirkan surat PB IDHI tentang keanggotaan itu. Juga, yang menyatakan bahwa pendapat drh Indro adalah tanggung jawab pribadinya.<\/p>\n<p>Kepada pengirimnya itu, saya jawab dengan guyon: orang seperti drh Indro tidak peduli dengan segala macam formalitas seperti itu. Jangankan keanggotaan. Gelar S-2 dari University of Adelaide saja tidak ia ambil.<\/p>\n<p>Yang Indro pedulikan hanya rokok. Sejak di SMAN 3 Semarang ia sudah merokok. Katanya: ketularan teman sekolah. Sampai sekarang.<\/p>\n<p>Di musim Covid ini pun istrinya tetap mengizinkan Indro merokok. Agar bahagia. Agar imunnya naik.<\/p>\n<p>Itu kata-kata istrinya sendiri. Yang kelihatannya ikut\u00a0<em>nimbrung<\/em>\u00a0bicara di telepon sang suami. Sang istri, sesama mahasiswa kedokteran hewan UGM, masih terdengar bicara sambil mendekat ke HP sang suami: Mas Indro itu pemberontak!<\/p>\n<p>Dia wanita Jogja. Dari Parangtritis.<\/p>\n<p>Saya pun membesarkan hati Indro \u2013setengah meledeknya: banyak orang yang sedang olahraga meninggal, tapi belum ada orang yang sedang merokok meninggal.<\/p>\n<p>\u201dKalau merokoknya di tengah jalan, ya pasti meninggal juga, Pak,\u201d jawabnya.<\/p>\n<p>Dokter hewan Indro ingin menegaskan: ia tidak pernah mengeklaim garam krosok sebagai obat virus. Yang ia sebar luaskan adalah: garam krosok dengan konsentrasi 0,9 persen bisa melepaskan virus dari mukosa di hidung.<\/p>\n<p>Dengan demikian, virus tersebut tidak akan masuk ke paru-paru atau organ lain.<\/p>\n<p>Dokter hewan Indro juga menegaskan, \u201dKalau virus sudah telanjur melewati hidung, protokol rakyat itu sudah tidak berguna.\u201d<\/p>\n<p>Untuk melahirkan protokol rakyat itu, Indro berbulan-bulan di laboratorium. Bacalah catatannya di bawah ini. Ia sendiri menyebut protokol rakyat itu sebagai rumus konyol. Menarik. Terutama bagi yang suka tenggelam di lab:<\/p>\n<p>Semua berawal setelah kami bekerja empat bulan di dalam lab. Kami berhasil menumbuhkan virus Covid-19\u00a0di sel vero. Kami sangat gembira saat itu.<\/p>\n<p>Setelah itu, kegembiraan tersebut langsung berubah menjadi kebingungan: kami TIDAK BISA melepaskan ikatan virus dengan sel vero itu. Virus+hancuran sel MENEMPEL\u00a0sangat erat di dasar tabung\u00a0<em>tissue culture flask<\/em>.<\/p>\n<p>Dalam kondisi normal, ikatan virus ke sel vero bisa dengan mudah dilepas. Yakni dengan menggunakan metode COLD SHOCK: tabung dibekukan di suhu -80\u00b0C, lalu dicairkan kembali. Sebanyak tiga kali. Kami pun melakukan itu. Tapi, metode tersebut tidak berhasil. Virus dan sel tetap menempel. Tidak\u00a0bisa dilepas.<\/p>\n<p>Kami menghabiskan 3 bulan lagi begadang di lab.<\/p>\n<p>Kami pun mencoba menggunakan listrik 20 V. Tidak berhasil. Kami coba gunakan enzim. Juga gagal. Kami coba tripsin. Tetap tidak mau lepas.<\/p>\n<p>Di saat di ujung stres, saya jalan kaki berkeliling perumahan. Lalu, nongkrong di bekas pemancingan. Saya pun merokok. Sendirian. Seperti orang gila.<\/p>\n<p>Tiba-tiba saya ingat: dasar tabung\u00a0<em>tissue culture flask<\/em>\u00a0itu kan di-<em>coating<\/em>\u00a0dengan ion (+). Sehingga jika virus memiliki muatan (-) yang besar, virus akan menempel kuat di dasar tabung\u00a0<em>flask<\/em>.<\/p>\n<p>Berarti untuk melepas virus itu\u00a0saya harus menggunakan reagen khusus. Yakni yang memiliki ikatan ionik (+) &amp; (-) sekaligus. Itu untuk mengganggu kestabilan ikatan virus dengan sel di dasar tabung\u00a0<em>flask<\/em>.<\/p>\n<p>Pilihan pertama saya menggunakan cairan NaCl 0,9 % (NaCl fisiologis). Itu karena dia memiliki ikatan (+) &amp; (-) sekaligus. Saya merendam dan membilas\u00a0<em>flask<\/em>\u00a0berisi tempelan virus itu\u00a0menggunakan NaCl 0,9 %.<\/p>\n<p>Pada setiap bilasan saya ukur\u00a0<em>loading\u00a0<\/em>virus di dasar\u00a0<em>flask<\/em>.<\/p>\n<p>Dua kali saya menggunakan mikroskop untuk mengecek\u00a0<em>cell scrapper<\/em>\u00a0dan sisa hancuran sel yang berisi virus.<\/p>\n<p><em>Loading<\/em>\u00a0virusnya saya cek dengan menggunakan RT-PCR dengan 4 primer (green = primer E, orange = primer RdRp, red = primer N, &amp; yellow = Internal Control).<\/p>\n<p>Bilasan pertama (PCR A1 + A2) range CTV virus 28\u201338.<\/p>\n<p>Di bilasan kedua (PCR B1 + B2) range CTV virus 32-&gt;40. Berarti sudah negatif.<\/p>\n<p>Pada bilasan ketiga (PCR C1 + C2) range CTV virus 43. Negatif<\/p>\n<p>Bilasan keempat (PCR D1 + D2) range CTV semua negatif.<\/p>\n<p>(video akhir menunjukkan debris sel dan virus yang terlepas setelah bilasan ketiga).<\/p>\n<p>Metode pemberian NaCl terbukti berhasil melepaskan virus dari sel. Sehingga kami bisa melanjutkan penelitian dan propagasi virus.<\/p>\n<p>Kemudian sebuah ide terlintas, jika NaCl 0,9 % bisa melepas ikatan virus-sel apakah mungkin bisa dilakukan sebagai aplikasi lapangan untuk membantu mencegah paparan virus di rongga hidung.<\/p>\n<p>Kemudian, kami melakukan uji coba menggunakan cairan infus sodium chloride (NaCl 0,9 %) yang ada di pasaran. Itu saya cobakan mencuci hidung + kumur untuk kawan-kawan yang ter-<em>swab<\/em>\u00a0PCR positif.<\/p>\n<p>Hasilnya sangat menggembirakan: kawan-kawan bisa melepaskan virus setelah melakukan cuci hidung + kumur sehari 3x selama 3\u20134 hari. Saat diuji ulang\u00a0<em>swab<\/em>\u00a0PCR menjadi negatif. Itu berarti, ada harapan bisa mencegah paparan virus. Dengan demikian akan membantu\u00a0mencegah infeksi virus ke dalam tubuh.<\/p>\n<p>Masalah belum berhenti di situ. Beberapa kawan mengaku: hasil PCR tetap positif. Setelah kami cek,\u00a0banyak yang memakai cairan infus NaCl 0,9 % palsu.<\/p>\n<p>Akhirnya, pilihan kami jatuh pada garam krosok. Yang mengandung garam murni. Garam non-yodium.<\/p>\n<p>Masalahnya, bagaimana rakyat bisa menakar NaCl 0,9 % dari garam krosok.<\/p>\n<p>Kami pun berpikir. Merokok lagi enam bungkus. Muncullah\u00a0ide ini: kita bisa membuat larutan garam 10 gram + 1 liter air = NaCl 1 % &amp; 10 gram garam krosok = 1 sendok makan\u00a0<em>munjung<\/em>.<\/p>\n<p>Maka, kami segera membuat larutan garam 1 % menggunakan garam krosok yang murah, meriah, &amp; mudah dibuat oleh seluruh rakyat di semua golongan pendidikan.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.disway.id\/uploads\/post\/2021\/07\/21\/Penjelasan_Soal_Metode_Cuci_Hidung_drh_Indro_disway.id_dahlan_iskan_.v2_.jpeg\" width=\"720\" \/><\/p>\n<p>Hingga saat ini, rumus protokol rakyat itu sudah membantu jutaan orang terhindar dari stigma positif pembawa penyakit.<\/p>\n<p>Kami tidak pernah menghitung berapa yang sudah terbantu. Kami juga tidak peduli dengan\u00a0hak cipta. Atau apa pun. Yang kami pedulikan hanya dua\u00a0hal: membuat temuan yang bermanfaat untuk rakyat dan\u00a0membantu negara mengatasi wabah virus.<\/p>\n<p>Kami tetap bekerja dan tetap melakukan penelitian. Kami juga tetap selalu membantu rakyat atas nama kemanusiaan dan persaudaraan.<\/p>\n<p>Logika mengalahkan kepanikan.<\/p>\n<p>Pengetahuan mengalahkan ketakutan.<\/p>\n<p><strong>***<\/strong><\/p>\n<p>Begitulah tulisan drh Indro. Ternyata ia juga bisa menulis bagus. Hanya, katanya, selama menulis itu harus menghabiskan dua pak rokok.<\/p>\n<p>Sampai-sampai, sebagai orang yang antirokok, saya risi. Apalagi kalau melihat videonya yang secara tidak langsung\u00a0seperti menganjurkan rokok itu.<\/p>\n<p>Pengin sekali saya tidak mau memuat tulisan perokok ini. Tapi, selalu ada alasan bagi perokok untuk tetap merokok.\u00a0<strong>(dis)<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh : Dahlan Iskan &nbsp; &nbsp; DARI\u00a0begitu banyak&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":22457,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[110],"tags":[113,2232,5881],"newstopic":[],"class_list":["post-22456","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-catatan-dahlan","tag-catatan-harian","tag-dahlan-is","tag-respons-hidung"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Respons Hidung | Harian Halmahera<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=22456\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Respons Hidung | Harian Halmahera\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Oleh : Dahlan Iskan &nbsp; &nbsp; DARI\u00a0begitu banyak...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=22456\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Harian Halmahera\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/hhredaksi\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-07-22T08:25:13+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/harianhalmahera.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Penjelasan_Soal_Metode_Cuci_Hidung_drh_Indro_disway.id_dahlan_iskan_.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"286\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi 02\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@harh4lmahera\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@harh4lmahera\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi 02\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=22456#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=22456\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi 02\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3bcc38dae0fa294986d3b081d90af2bd\"},\"headline\":\"Respons Hidung\",\"datePublished\":\"2021-07-22T08:25:13+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=22456\"},\"wordCount\":1250,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=22456#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/07\\\/Penjelasan_Soal_Metode_Cuci_Hidung_drh_Indro_disway.id_dahlan_iskan_.png\",\"keywords\":[\"Catatan Harian\",\"Dahlan Is\",\"Respons Hidung\"],\"articleSection\":[\"Catatan Dahlan Iskan\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=22456#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=22456\",\"url\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=22456\",\"name\":\"Respons Hidung | Harian Halmahera\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=22456#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=22456#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/07\\\/Penjelasan_Soal_Metode_Cuci_Hidung_drh_Indro_disway.id_dahlan_iskan_.png\",\"datePublished\":\"2021-07-22T08:25:13+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=22456#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=22456\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=22456#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/07\\\/Penjelasan_Soal_Metode_Cuci_Hidung_drh_Indro_disway.id_dahlan_iskan_.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/07\\\/Penjelasan_Soal_Metode_Cuci_Hidung_drh_Indro_disway.id_dahlan_iskan_.png\",\"width\":500,\"height\":286},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=22456#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Respons Hidung\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/\",\"name\":\"Harian Halmahera\",\"description\":\"Terdepan dan Terbesar di Halmahera\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/#organization\",\"name\":\"PT Halmahera Cemerlang Press\",\"url\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/02\\\/cropped-halmahera.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/02\\\/cropped-halmahera.png\",\"width\":480,\"height\":81,\"caption\":\"PT Halmahera Cemerlang Press\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/hhredaksi\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/harh4lmahera\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/harianhalmahera\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3bcc38dae0fa294986d3b081d90af2bd\",\"name\":\"Redaksi 02\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/5724db8b3d5b65325fdcb6e9aafd212420c2949f0356fa32675e23d927298240?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/5724db8b3d5b65325fdcb6e9aafd212420c2949f0356fa32675e23d927298240?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/5724db8b3d5b65325fdcb6e9aafd212420c2949f0356fa32675e23d927298240?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi 02\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?author=4\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Respons Hidung | Harian Halmahera","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=22456","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Respons Hidung | Harian Halmahera","og_description":"Oleh : Dahlan Iskan &nbsp; &nbsp; DARI\u00a0begitu banyak...","og_url":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=22456","og_site_name":"Harian Halmahera","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/hhredaksi\/","article_published_time":"2021-07-22T08:25:13+00:00","og_image":[{"width":500,"height":286,"url":"https:\/\/harianhalmahera.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Penjelasan_Soal_Metode_Cuci_Hidung_drh_Indro_disway.id_dahlan_iskan_.png","type":"image\/png"}],"author":"Redaksi 02","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@harh4lmahera","twitter_site":"@harh4lmahera","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Redaksi 02","Estimasi waktu membaca":"7 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=22456#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=22456"},"author":{"name":"Redaksi 02","@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/#\/schema\/person\/3bcc38dae0fa294986d3b081d90af2bd"},"headline":"Respons Hidung","datePublished":"2021-07-22T08:25:13+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=22456"},"wordCount":1250,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=22456#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/harianhalmahera.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Penjelasan_Soal_Metode_Cuci_Hidung_drh_Indro_disway.id_dahlan_iskan_.png","keywords":["Catatan Harian","Dahlan Is","Respons Hidung"],"articleSection":["Catatan Dahlan Iskan"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=22456#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=22456","url":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=22456","name":"Respons Hidung | Harian Halmahera","isPartOf":{"@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=22456#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=22456#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/harianhalmahera.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Penjelasan_Soal_Metode_Cuci_Hidung_drh_Indro_disway.id_dahlan_iskan_.png","datePublished":"2021-07-22T08:25:13+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=22456#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=22456"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=22456#primaryimage","url":"https:\/\/harianhalmahera.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Penjelasan_Soal_Metode_Cuci_Hidung_drh_Indro_disway.id_dahlan_iskan_.png","contentUrl":"https:\/\/harianhalmahera.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Penjelasan_Soal_Metode_Cuci_Hidung_drh_Indro_disway.id_dahlan_iskan_.png","width":500,"height":286},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=22456#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/harianhalmahera.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Respons Hidung"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/#website","url":"https:\/\/harianhalmahera.com\/","name":"Harian Halmahera","description":"Terdepan dan Terbesar di Halmahera","publisher":{"@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/#organization","name":"PT Halmahera Cemerlang Press","url":"https:\/\/harianhalmahera.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/harianhalmahera.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/cropped-halmahera.png","contentUrl":"https:\/\/harianhalmahera.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/cropped-halmahera.png","width":480,"height":81,"caption":"PT Halmahera Cemerlang Press"},"image":{"@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/hhredaksi\/","https:\/\/x.com\/harh4lmahera","https:\/\/www.instagram.com\/harianhalmahera\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/#\/schema\/person\/3bcc38dae0fa294986d3b081d90af2bd","name":"Redaksi 02","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5724db8b3d5b65325fdcb6e9aafd212420c2949f0356fa32675e23d927298240?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5724db8b3d5b65325fdcb6e9aafd212420c2949f0356fa32675e23d927298240?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5724db8b3d5b65325fdcb6e9aafd212420c2949f0356fa32675e23d927298240?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi 02"},"sameAs":["https:\/\/harianhalmahera.com"],"url":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?author=4"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22456","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=22456"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22456\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22459,"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22456\/revisions\/22459"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/22457"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=22456"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=22456"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=22456"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=22456"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}