{"id":22460,"date":"2021-07-21T16:25:47","date_gmt":"2021-07-21T08:25:47","guid":{"rendered":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=22460"},"modified":"2021-07-22T16:35:12","modified_gmt":"2021-07-22T08:35:12","slug":"budi-indonesia-1","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=22460","title":{"rendered":"Budi Indonesia 1"},"content":{"rendered":"<div class=\"row single-post\">\n<div class=\"col-md-12\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12\">Oleh : Dahlan Iskan<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"row mt-4 single-post\">\n<div class=\"col-md-12\">\n<div class=\"row article-wrapper\">\n<div class=\"col-12\"><\/div>\n<div class=\"col-12 mt-4 post-body\">\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p class=\"p1\"><strong>IA<\/strong> memiliki koleksi banyak mobil kuno. Termasuk tiga mobil milik Presiden Bung Karno.<\/p>\n<p class=\"p1\">Maka satu lagi orang kaya yang baik hati meninggal dunia: Pak Budi Santoso. Tiga tahun lebih tua dari saya. Tanggal 13 Juli lalu.<\/p>\n<p class=\"p1\">Pak Budi adalah pemilik perusahaan alat-alat pertanian terbesar di Indonesia. Mulai dari pabriknya (PT Agrindo) sampai perdagangannya (PT Rutan).<\/p>\n<p class=\"p1\">Mobil-mobil kuno itu disimpan di pabriknya di Driyorejo. Termasuk mobil yang digunakan Dewi Soekarno. Indonesia-1 itu hanya hanya sesekali dipakai. Di momen-momen tertentu. Salah satu yang beruntung adalah Indah Kurnia, kini anggota DPR tiga periode dari PDI-Perjuangan dapil Surabaya.-Sidoarjo. Waktu Indah mantu putrinya yang bintang film itu, sang pengantin naik mobil tersebut\u00a0<i>(Lihat sisi lain tulisan ini di judul yang berbeda).<\/i><\/p>\n<p class=\"p1\">Pabrik Agrindo besar sekali. Yang di Malang maupun yang di Surabaya. Berbagai penghargaan nasional dimenangkan oleh Agrindo. Termasuk penghargaan dari Presiden Soeharto.<\/p>\n<p class=\"p1\">Pak Harto sangat bangga dengan PT Agrindo yang telah mengangkat nama Indonesia di industri alat-alat pertanian. Terutama mesin-mesin pascapanen. Sampai bisa diekspor ke berbagai negara.<\/p>\n<p class=\"p1\">Pak Budi Santoso \u2013bersama adiknya, Budi Iskandar\u2013 bisa membuat industri dalam negeri mampu bersaing melawan pabrik serupa milik asing di Indonesia. Bahkan mampu memenangkannya.<\/p>\n<p class=\"p1\">Di masa pandemi ini pun, Pak Budi masih aktif di kegiatan sosial. Menjelang sakit pun masih sehat. Masih ikut gerakan menanam pohon di sekitar stadion sepak bola Gelora Bung Tomo.<\/p>\n<p class=\"p1\">Setelah mengetahui salah satu pembantunya positif Covid seisi rumah melakukan tes. Budi Santoso positif.<\/p>\n<p class=\"p1\">Awalnya ia memutuskan untuk isolasi di rumah. Lalu dibawa ke RS Adi Husada. Tapi ICU-nya penuh. Sehari di sana, Pak Budi Santoso dipindah ke RS Darmo. Meninggal dunia.<\/p>\n<div class=\"col-12 d-none d-md-block px-0 pt-2 pb-4\"><a href=\"https:\/\/azawear.com\/search?q=book\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\"img-fluid\" src=\"https:\/\/www.disway.id\/img\/banner\/image-1625883959.jpg\" \/><\/a><\/div>\n<p class=\"p1\">Malam itu, keluarga mencari lokasi pemakaman. Hanya ada di pemakaman khusus Covid di Keputih. Maka keluarga memutuskan untuk mengkremasi.<\/p>\n<p class=\"p1\">Pun semua tempat kremasi di Surabaya penuh. Di carilah di mana yang ada. Di kota sekitar penuh. Di Malang, kota kelahiran, penuh. Akhirnya dapat di kota Kediri.<\/p>\n<p class=\"p1\">Malam itu juga jenazah dibawa ke Kediri, 120 Km dari Surabaya. Dikremasi di sana. Setelah pandemi kelak abunya akan dilarung ke laut oleh keluarga.<\/p>\n<p class=\"p1\">Pak Budi Santoso, bersama adiknya, Budi Iskandar, mampu mewarisi perusahaan permesinan dari ayah mereka. Bahkan mampu mengembangkan dan memodernisasikannya. Lihatlah pabrik penggilingan padi, hampir semua\u00a0 menggunakan produk Agrindo. Pun sampai traktor dan mesin panen. Diesel sampai pompa air.<\/p>\n<p class=\"p1\">Yang terbaru adalah mesin penanam padi. Yang akan kian penting sekarang ini. Itu akan bisa mengatasi kesulitan mencari buruh tanam padi belakangan ini.<\/p>\n<p class=\"p1\">Agrindo memang perusahaan legendaris. Sudah terkenal sejak zaman Belanda. Awalnya bernama Machine Fabriek\u00a0&amp;.\u00a0Constructiewerkplaats-Tan Brothers. Hanya berupa bengkel las di belakang stasiun kota lama Malang.<\/p>\n<p class=\"p1\">Produk pertamanya adalah tempat tidur besi susun dua. Lalu penutup rantai sepeda. Berkembang ke landasan pandai besi. Lalu membuat alat\u00a0 pemroses kopi. Banyak kebun kopi di sekitar Malang zaman itu.<\/p>\n<p class=\"p1\">Pendiri bengkel itu pemuda umur 30-an tahun: Tan Tie Seng. Nama Indonesianya: Budi Waluyo. Dipanggil Om Tan.<\/p>\n<p class=\"p1\">Itulah ayah Budi Santoso dan Budi Iskandar. Budi masih punya dua adik lagi, perempuan. Dua-duanyi tinggal di Jepang dan kawin dengan orang Jepang. Itu karena keduanyi kuliah di Jepang \u2013salah satunyi kuliah di fakultas kedokteran di sana. Jadi dokter spesialis di sana.<\/p>\n<p class=\"p1\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.disway.id\/uploads\/post\/2021\/07\/20\/WhatsApp_Image_2021-07-20_at_15.22_.19-2_.jpeg\" width=\"720\" \/><br \/>\n<em>Budi Santoso, Budi Iskandar, dan dua adik wanita<\/em><\/p>\n<p class=\"p1\">Tan Tie Seng masih lahir di Putian, dekat Fuzhou, provinsi Fujian. Ia ikut kakak Xia Nan Yang (<span class=\"s1\">\u4e0b\u5357\u9633<\/span>) pada umur 16 tahun. Langsung ke Malang.<\/p>\n<p class=\"p1\">Mesin pertama yang dibuat adalah gergaji: gergaji mesin. Terus berkembang ke mesin-mesin lainnya. Kian maju.<\/p>\n<p class=\"p1\">Mutu mesin buatan Tan sangat terbaik terbukti perusahaan dagang Belanda, NV Ruhaak mau memasarkannya.<\/p>\n<p class=\"p1\">Belakangan ketika banyak perusahaan Belanda meninggalkan Indonesia Tan &#8221;meneruskan&#8221; Ruhaak. Ia buat perusahaan\u00a0<i>trading<\/i>\u00a0bernama Rutan \u2013singkatan Ruhaak dan Tan Brothers.<\/p>\n<p class=\"p1\">Ketika UU Penanaman Modal Asing (PMA) diberlakukan, 1970, Tan Tie Seng merangkul Mitsubishi. Untuk memproduksi mesin diesel.<\/p>\n<p class=\"p1\">Itulah sebabnya Tan menyekolahkan dua putrinya ke Jepang. &#8220;Zaman saya sekolah itu ke Jerman atau Eropa lainnya. Zaman kalian harus ke Jepang,&#8221; ujar Tan seperti ditirukan Budi Iskandar.<\/p>\n<p class=\"p1\">Tan sendiri tidak sekolah. Anak pertamanya, Budi Santoso, juga hanya sampai SMA. Budi Iskandar sampai ke ITS \u2013jurusan mesin. Baru anak ketiga dan keempat sekolah ke luar negeri.<\/p>\n<p class=\"p1\">Modal Jepang memang sangat deras masuk ke Indonesia. Maka Tan Tie Seng meminta dua putrinya harus memahami Jepang sebaik-baiknya.<\/p>\n<p class=\"p1\">Kelak ketika Tan Tie Seng sakit di saluran empedu, memilih berobat ke Jepang \u2013dirawat oleh dua putrinya di sana. Tan Tie Seng meninggal di Jepang.<\/p>\n<p class=\"p1\">Kerja samanya dengan Jepang membuahkan hasil nyata. Teknologi diesel Mitsubishi\u00a0 akhirnya dikuasai Agrindo. Ketika kerja sama dengan Mitsubishi berakhir, Agrindo sudah mampu memproduksi diesel sendiri. Menggunakan\u00a0 merek Diamond.<\/p>\n<p class=\"p1\">Budi Santoso dan Budi Iskandar adalah tokoh di &#8221;perbatasan&#8221;. Ayahnya kelahiran Tiongkok. Ibunya asli wanita Madura \u2013masih keturunan raja\u00a0 Sumenep. Namanyi: Sri Indrajani. Dipanggil Nyonya Betty. Atau Tante Betty.<\/p>\n<p class=\"p1\">Begitu banyak orang Madura tinggal di Malang. Pun orang tua Sri Indrajani. Di Malang lah Tan dan Sri bertemu dan berjodoh.<\/p>\n<p class=\"p1\">Saking banyaknya orang Madura di Malang sampai ada guyonan: kelak kalau Madura menjadi provinsi tersendiri ibu kotanya di Malang.<\/p>\n<p class=\"p1\">Perkawinan Tan-Sri di Malang itu membuat posisi keluarga Tan unik. &#8220;Ayah bercerita, masyarakat Tionghoa menganggap ayah bukan Tionghoa. Masyarakat pribumi menganggap ayah bukan pribumi,&#8221; ujar Arief Santoso, anak kedua Budi Santoso.<\/p>\n<p class=\"p1\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.disway.id\/uploads\/post\/2021\/07\/20\/WhatsApp_Image_2021-07-20_at_15.22_.20_.jpeg\" width=\"720\" \/><\/p>\n<p class=\"p1\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.disway.id\/uploads\/post\/2021\/07\/20\/WhatsApp_Image_2021-07-20_at_15.22_.19_.jpeg\" width=\"720\" \/><br \/>\n<em>Foto atas Budi Santoso waktu menikah. Foto bawah, ia bersama cucu.<\/em><\/p>\n<p class=\"p1\">Budi Santoso punya kelebihan lain: menjadi motivator. Juga mengajar. Terutama mengajar karyawan-karyawannya. Ia juga ikut mengelola lembaga pendidikan YPPI di Surabaya.<\/p>\n<p class=\"p1\">Bakat itu menurun ke Arief Santoso. Yang setelah lulus YPPI (dari SD sampai SMA) meneruskan kuliah di\u00a0Indiana University. Di Kota Bloomington, Amerika Serikat.<\/p>\n<p class=\"p1\">Sejak lima tahun lalu Arief menjadi dekan Fakultas Ekonomi Universitas Widya\u00a0Kartika Surabaya \u2013satu yayasan dengan YPPI.<\/p>\n<p class=\"p1\">Meski terlibat di Agrindo dan Rutan Arief lebih banyak aktif di pendidikan. Ia bertekad\u00a0<i>all out<\/i>\u00a0memajukan Widya Kartika yang masih ketinggalan dibanding banyak universitas dengan latar belakang Tionghoa lainnya di Surabaya.<\/p>\n<p class=\"p1\">&#8220;Banyak anak orang Tionghoa miskin kuliah di sini. Saya harus memajukan universitas ini. Agar mereka tidak kalah dengan yang kaya,&#8221; kata Arief.<\/p>\n<p class=\"p1\">Waktu terjadi krismon 1998, Arief harus pulang. Membantu perusahaan yang lagi sulit. Setelah kembali normal ia balik ke Milwaukee untuk menyelesaikan kuliahnya. Lalu mendapat gelar S-2 akuntansi dari Universitas Airlangga Surabaya.<\/p>\n<p class=\"p1\">Budi Santoso, Budi Iskandar dan anak-anak mereka juga jadi contoh perusahaan keluarga yang kompak. Budi Santoso mendirikan\u00a0<i>holding<\/i>\u00a0sendiri. Budi Iskandar juga punya\u00a0<i>holding<\/i>\u00a0sendiri. Kedua\u00a0<i>holding\u00a0<\/i>itulah yang menjadi pemegang saham di Agrindo dan Rutan. Itulah cara keluarga ini mengamankan perusahaan keluarga itu. Kelak, misalkan ada masalah di antara keluarga itu tidak akan menyeret Agrindo dan Rutan.<\/p>\n<p class=\"p1\">Kian modern cara keluarga kaya mengamankan perusahaan. Mereka telah belajar dari banyaknya kehancuran perusahaan keluarga di masa lalu. Ternyata ada pilihan lain selain IPO di pasar modal.<\/p>\n<p class=\"p1\">Bagi keluarga kaya, itu penting. Tapi juga penting bagi\u00a0perekonomian negara di masa depan.\u00a0<b>(dis)<\/b><\/p>\n<p class=\"p3\"><b>Indah 714<\/b><\/p>\n<p class=\"p4\">INDAH Kurnia tidak punya hubungan keluarga dengan Budi Santoso. Tapi Indah masih terus menangis kalau bercerita soal pengusaha sukses di Surabaya itu. Yang memiliki pabrik alat-alat pertanian terbesar di Indonesia itu.<\/p>\n<p class=\"p3\">&#8220;Beliau sampai mau duduk di trotoar memberikan dukungan pada saya,&#8221; ujar Indah yang kini duduk di komisi keuangan DPR RI.<\/p>\n<p class=\"p3\">Waktu itu Indah lagi ingin memecahkan rekor MURI: menyanyikan 714 lagu tanpa melihat teks. Selama lima hari berturut-turut. Dari pukul 09. 00 sampai sore. Itu untuk memperingati HUT Ke-714 Kota Surabaya.<\/p>\n<p class=\"p3\">Di antara lima hari itu, ada yang tempat menyanyinyi di Taman Bungkul. Budi Santoso hadir untuk memberi dukungan. Tidak ada tempat duduk. Ia sampai duduk di trotoar Jalan Raya Darmo. Bersama penonton umum.<\/p>\n<p class=\"p3\">Di antara lima hari itu, hanya hari Ke-5 Budi Santoso tidak hadir. Ia harus ke Jakarta. Salah seorang tokoh lagi mantu. Ia harus hadir. Itu pun masih menelepon Indah, ketika Budi Santoso di dalam pesawat.<\/p>\n<p class=\"p3\">Indah pertama kali mengenal Budi Santoso ketika berumur 28 tahun. Yakni ketika Indah menjabat kepala cabang Bank Central Asia (BCA) di kota kecil Krian, 30 Km dari Surabaya.<\/p>\n<p class=\"p3\">Kota itu sudah dikuasai Bank Lippo \u2013kini bank itu sudah almarhum. Indah berpikir ke mana harus mencari nasabah. Maka Indah menyusuri kawasan industri Driyorejo \u2013di antara Krian dan Surabaya. Dia datangi satu per satu pabrik di kawasan itu.<\/p>\n<p class=\"p3\">Ketika masuk di pabrik Agrindo, Indah melihat ada ruang peribadatan Kristen di situ. &#8220;Siapa yang memimpin kebaktian di sini?&#8221; tanya Indah ke staf yang menemui. &#8220;Pak Budi Santoso sendiri. Bos di perusahaan ini,&#8221; jawab staf itu.<\/p>\n<p class=\"p3\">Indah pun minta izin apakah boleh gabung di kebaktian. &#8220;Dengan senang hati,&#8221; jawab staf.<\/p>\n<p class=\"p3\">Maka hari Selasa berikutnya, hari kebaktian di pabrik itu, Indah datang. Berkenalan lah\u00a0dengan bos besar. Indah sudah biasa menyanyi lagu rohani. Di situ Indah minta izin untuk tampil menyanyi solo.<\/p>\n<p class=\"p3\">Diizinkan. Bagus sekali. Dipuji. Jemaat senang sekali.<\/p>\n<p class=\"p3\">Cara pendekatan seperti itu rupanya sangat mengena. Sistem penggajian di situ pun pindah lewat BCA. Banyak juga staf yang ingin menabung di BCA. &#8220;Saya tinggalkan banyak buku tabungan di bagian personalia. Untuk diserahkan kepada yang berminat menabung. Waktu itu cara seperti itu masih boleh dilakukan bank,&#8221; ujar Indah.<\/p>\n<p class=\"p3\">BCA memang lagi punya program yang sangat populer saat itu: Tahapan. Yang sangat sukses menjadi gerakan tabungan nasional.<\/p>\n<p class=\"p3\">Sejak itu Budi Santoso mendukung semua kegiatan Indah. Termasuk ketika Indah menjadi calon Anggota DPR dari PDI-Perjuangan dapil Surabaya-Sidoarjo. Berhasil. Periode berikutnya mencalonkan lagi. Berhasil lagi. Untuk kali yang ketiga, nomor urut Indah dipindah ke bawah.\u00a0<i>Toh<\/i>\u00a0masih juga terpilih. Mayoritas Tionghoa Surabaya memilih Indah.<\/p>\n<p class=\"p3\">&#8220;Tiga kali Pak Budi ke kantor saya di DPR,&#8221; ujar Indah. Pun ketika Indah mantu putrinya yang bintang film itu, Verlita Evelyn, Budi hadir. Termasuk meminjamkan koleksi mobil antiknya untuk dipakai pengantin. Itulah mobil yang pernah menjadi milik Presiden Soekarno.<\/p>\n<p class=\"p3\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.disway.id\/uploads\/post\/2021\/07\/20\/WhatsApp_Image_2021-07-20_at_15.23_.43_.jpeg\" width=\"720\" \/><br \/>\n<em>Putri Indah Kurnia,\u00a0Verlita Evelyn saat menikah menggunakan mobil koleksi Budi Santoso.<\/em><\/p>\n<p class=\"p3\">Indah juga sering ke rumah Budi. Bahkan di ulang tahun terakhir Budi tahun lalu pun,\u00a0Indah masih menyanyi di rumah Budi. Indah sudah menjadi seperti anggota keluarga di rumah Budi Santoso.<\/p>\n<p class=\"p3\">Budi sering punya tamu dari Jepang. Indah punya banyak koleksi lagu Jepang yang bisa dia nyanyikan. Ketika Budi mendapat tamu dari Tiongkok, Indah bisa menyanyi lagu Mandarin.<\/p>\n<p class=\"p3\">Indah memang punya pergaulan yang luas. Bukan hanya di kalangan masyarakat Tionghoa. Jangan lupa: Indah pernah menjadi manajer Persebaya.<\/p>\n<p class=\"p3\">Indah pribadi yang lengkap: sebagai profesional perbankan, penyanyi, penggiat olahraga, dan penggiat sosial. Mendapat dukungan pula dari orang seperti Budi Santoso.<\/p>\n<p class=\"p3\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.disway.id\/uploads\/post\/2021\/07\/20\/WhatsApp_Image_2021-07-20_at_15.23_.44_.jpeg\" width=\"720\" \/><br \/>\n<em>Indah bersama Budi Santoso dalam sebuah kesempatan.<\/em><\/p>\n<p class=\"p3\">Saya pernah menyarankannyi belajar bahasa Mandarin langsung di Tiongkok. Saya melihat Indah akan menjadi sesuatu kelak. Saya carikan hubungan di sana. Dia pun ke Tianjin ketika saya masih tinggal di kota itu \u2013untuk transplantasi hati. Lalu, Indah ke kota kecil dekat Zhengzho. &#8220;Saya nyerah,&#8221; ujar Indah. &#8220;Saya ini seperti Pak Budi, tidak bisa lagi bicara Mandarin dengan baik,&#8221; katanyi.<\/p>\n<p class=\"p3\">Yang penting Indah telah menjadi sesuatu untuk dirinyi, keluarganyi, dan negaranyi.\u00a0<b>(dis)<\/b><\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh : Dahlan Iskan &nbsp; &nbsp; IA memiliki&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":22466,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[110],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-22460","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-catatan-dahlan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Budi Indonesia 1 | Harian Halmahera<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=22460\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Budi Indonesia 1 | Harian Halmahera\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Oleh : Dahlan Iskan &nbsp; &nbsp; IA memiliki...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=22460\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Harian Halmahera\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/hhredaksi\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-07-21T08:25:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-07-22T08:35:12+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/harianhalmahera.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Budi_Santoso_dan_Indah_Kurnia_disway.id_dahlan_iskan_.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"545\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi 02\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@harh4lmahera\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@harh4lmahera\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi 02\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=22460#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=22460\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi 02\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3bcc38dae0fa294986d3b081d90af2bd\"},\"headline\":\"Budi Indonesia 1\",\"datePublished\":\"2021-07-21T08:25:47+00:00\",\"dateModified\":\"2021-07-22T08:35:12+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=22460\"},\"wordCount\":1732,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=22460#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/07\\\/Budi_Santoso_dan_Indah_Kurnia_disway.id_dahlan_iskan_.jpeg\",\"articleSection\":[\"Catatan Dahlan Iskan\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=22460#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=22460\",\"url\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=22460\",\"name\":\"Budi Indonesia 1 | Harian Halmahera\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=22460#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=22460#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/07\\\/Budi_Santoso_dan_Indah_Kurnia_disway.id_dahlan_iskan_.jpeg\",\"datePublished\":\"2021-07-21T08:25:47+00:00\",\"dateModified\":\"2021-07-22T08:35:12+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=22460#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=22460\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=22460#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/07\\\/Budi_Santoso_dan_Indah_Kurnia_disway.id_dahlan_iskan_.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/07\\\/Budi_Santoso_dan_Indah_Kurnia_disway.id_dahlan_iskan_.jpeg\",\"width\":545,\"height\":400},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=22460#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Budi Indonesia 1\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/\",\"name\":\"Harian Halmahera\",\"description\":\"Terdepan dan Terbesar di Halmahera\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/#organization\",\"name\":\"PT Halmahera Cemerlang Press\",\"url\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/02\\\/cropped-halmahera.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/02\\\/cropped-halmahera.png\",\"width\":480,\"height\":81,\"caption\":\"PT Halmahera Cemerlang Press\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/hhredaksi\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/harh4lmahera\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/harianhalmahera\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3bcc38dae0fa294986d3b081d90af2bd\",\"name\":\"Redaksi 02\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/5724db8b3d5b65325fdcb6e9aafd212420c2949f0356fa32675e23d927298240?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/5724db8b3d5b65325fdcb6e9aafd212420c2949f0356fa32675e23d927298240?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/5724db8b3d5b65325fdcb6e9aafd212420c2949f0356fa32675e23d927298240?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi 02\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?author=4\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Budi Indonesia 1 | Harian Halmahera","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=22460","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Budi Indonesia 1 | Harian Halmahera","og_description":"Oleh : Dahlan Iskan &nbsp; &nbsp; IA memiliki...","og_url":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=22460","og_site_name":"Harian Halmahera","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/hhredaksi\/","article_published_time":"2021-07-21T08:25:47+00:00","article_modified_time":"2021-07-22T08:35:12+00:00","og_image":[{"width":545,"height":400,"url":"https:\/\/harianhalmahera.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Budi_Santoso_dan_Indah_Kurnia_disway.id_dahlan_iskan_.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redaksi 02","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@harh4lmahera","twitter_site":"@harh4lmahera","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Redaksi 02","Estimasi waktu membaca":"9 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=22460#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=22460"},"author":{"name":"Redaksi 02","@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/#\/schema\/person\/3bcc38dae0fa294986d3b081d90af2bd"},"headline":"Budi Indonesia 1","datePublished":"2021-07-21T08:25:47+00:00","dateModified":"2021-07-22T08:35:12+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=22460"},"wordCount":1732,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=22460#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/harianhalmahera.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Budi_Santoso_dan_Indah_Kurnia_disway.id_dahlan_iskan_.jpeg","articleSection":["Catatan Dahlan Iskan"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=22460#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=22460","url":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=22460","name":"Budi Indonesia 1 | Harian Halmahera","isPartOf":{"@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=22460#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=22460#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/harianhalmahera.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Budi_Santoso_dan_Indah_Kurnia_disway.id_dahlan_iskan_.jpeg","datePublished":"2021-07-21T08:25:47+00:00","dateModified":"2021-07-22T08:35:12+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=22460#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=22460"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=22460#primaryimage","url":"https:\/\/harianhalmahera.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Budi_Santoso_dan_Indah_Kurnia_disway.id_dahlan_iskan_.jpeg","contentUrl":"https:\/\/harianhalmahera.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Budi_Santoso_dan_Indah_Kurnia_disway.id_dahlan_iskan_.jpeg","width":545,"height":400},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=22460#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/harianhalmahera.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Budi Indonesia 1"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/#website","url":"https:\/\/harianhalmahera.com\/","name":"Harian Halmahera","description":"Terdepan dan Terbesar di Halmahera","publisher":{"@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/#organization","name":"PT Halmahera Cemerlang Press","url":"https:\/\/harianhalmahera.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/harianhalmahera.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/cropped-halmahera.png","contentUrl":"https:\/\/harianhalmahera.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/cropped-halmahera.png","width":480,"height":81,"caption":"PT Halmahera Cemerlang Press"},"image":{"@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/hhredaksi\/","https:\/\/x.com\/harh4lmahera","https:\/\/www.instagram.com\/harianhalmahera\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/#\/schema\/person\/3bcc38dae0fa294986d3b081d90af2bd","name":"Redaksi 02","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5724db8b3d5b65325fdcb6e9aafd212420c2949f0356fa32675e23d927298240?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5724db8b3d5b65325fdcb6e9aafd212420c2949f0356fa32675e23d927298240?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5724db8b3d5b65325fdcb6e9aafd212420c2949f0356fa32675e23d927298240?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi 02"},"sameAs":["https:\/\/harianhalmahera.com"],"url":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?author=4"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22460","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=22460"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22460\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22467,"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22460\/revisions\/22467"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/22466"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=22460"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=22460"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=22460"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=22460"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}