{"id":7899,"date":"2020-01-29T17:30:14","date_gmt":"2020-01-29T09:30:14","guid":{"rendered":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=7899"},"modified":"2020-01-29T17:30:14","modified_gmt":"2020-01-29T09:30:14","slug":"sehari-korban-virus-korona-melonjak-dua-kali-lipat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=7899","title":{"rendered":"Sehari, Korban Virus Korona Melonjak Dua Kali Lipat"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">HARIANHALMAHERA.COM &#8211; Rencana pemerintah mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Tiongkok masih buntu. Hingga kemarin (28\/1) pemerintah Tiongkok belum merestui rencana itu. Yang bisa dilakukan pemerintah Indonesia hanya mengirim bantuan logistik dan masker.<br \/>\nMenteri Luar Negeri Retno Marsudi menyatakan, logistik dan masker tersebut akan diberikan kepada WNI yang berada di Wuhan. Dia mengungkapkan, komunikasi dengan 243 WNI di Wuhan terus terjalin. Pemerintah Tiongkok sendiri, menurut Retno, menyiapkan hotline 24 jam bagi warga negara asing (WNA) di wilayah yang dikarantina.<br \/>\nRetno mengakui, para WNI itu mengeluhkan ketersediaan bahan pokok yang makin sedikit. Bahkan diperkirakan hanya cukup untuk empat hari ke depan. Memang beberapa toko masih buka. Namun, harga barang-barang naik berlipat. Karena itu, pemerintah berusaha memenuhi kebutuhan logistik para WNI. \u201dSetiap waktu dicek. Apakah ada kebutuhan yang bisa dibantu,\u201d ucapnya.<br \/>\nMeski demikian, Retno mengakui bahwa pengiriman logistik tidak mudah. Sebab, kondisi Kota Wuhan masih di-lockdown atau dikarantina. Status karantina itu pula yang menyulitkan pemerintah mengeluarkan WNI dari Wuhan. Diperlukan pembahasan dengan otoritas Tiongkok. Kemenlu juga berkomunikasi dengan negara-negara lain yang warganya juga berada di daerah karantina. Contohnya dengan Australia. \u201dSaya kemarin bicara dengan menteri luar negeri Australia,\u201d ungkapnya.<br \/>\nOpsi evakuasi, menurut Retno, harus menunggu Tiongkok menetapkan status darurat satu untuk Provinsi Hubei. \u201dPerlu data lengkap dan saat ini masih berstatus darurat dua. Jadi, belum diperlukan evakuasi,\u201d ujarnya. Menurut dia, pemerintah Tiongkok sendiri telah memiliki standar untuk evakuasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/harianhalmahera.com\/health\/82-orang-meninggal-43-ribu-tertular\/\">82 Orang Meninggal, 43 Ribu Tertular<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mengenai pengiriman masker, menurut Retno, akan dilakukan kerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). \u201dPengiriman masker menggunakan Garuda Indonesia ke Beijing. Dari Beijing ada layanan yang diizinkan masuk ke wilayah yang dikarantina,\u201d ungkapnya.<br \/>\nSementara itu, Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Tiongkok Cabang Wuhan Nur Musyafak menceritakan bahwa Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beijing berusaha memenuhi stok logistik WNI yang berada di daerah karantina. KBRI memberikan bantuan dana melalui WechatPay. \u201dLangkah nyata dan cepat. Dana dikirim ke akun ketua ranting (PPI Tiongkok, Red) masing-masing,\u201d terangnya melalui pesan singkat kemarin.<br \/>\nMusyafak mengakui, tidak mudah melakukan evakuasi. Banyak prosedur yang harus dilakukan pemerintah Indonesia. Sebab, proses evakuasi mempunyai risiko tinggi. Baik untuk petugas maupun WNI yang akan dievakuasi. Kesiapan fasilitas kesehatan juga menjadi pertimbangan. \u201dDari Kemenkes pastinya butuh menyiapkan rumah sakit di tanah air untuk pemeriksaan temanteman yang dievakuasi,\u201d bebernya.<br \/>\nPada bagian lain, BNPB akan mengirimkan bantuan berupa 10 ribu masker N95 untuk WNI di Wuhan. \u201dBesok (hari ini, Red) dikirim,\u201d ujar Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB Prasinta Dewi.<br \/>\nMenkes Terawan Agus Putranto menjelaskan, bila Kemenlu akan mengevakuasi WNI di Wuhan, pihaknya akan ikut ambil bagian. Kemenkes akan menyiapkan segala sesuatu untuk menyambut WNI di tanah air. Mulai pemeriksaan hingga antisipasi kemungkinan suspect virus korona. Begitu mendarat di tanah air, para WNI akan menjalani pemeriksaan medis. \u201dSemua akan kita jalani. Itu adalah SOP <em>(standard operating procedure)<\/em> dan semua SOP sudah kami buat,\u201d terangnya seusai rapat kabinet terbatas di Kantor Presiden kemarin.<br \/>\nDari sisi peralatan, pihaknya menyiapkan semua sarana yang diperlukan. Misalnya sarana isolasi di rumah sakit (RS). \u201dKapsul evakuasi juga sudah ada semua,\u201d lanjut mantan kepala RSPAD Gatot Soebroto itu. Ada sedikitnya 21 kapsul evakuasi untuk membawa suspect korona ke RS yang ditempatkan di berbagai daerah. Khususnya di pintu-pintu masuk tanah air.<br \/>\nDi sisi lain, Menparekraf Wishnutama menerangkan, pihaknya belum tahu persis seberapa jauh dampak virus korona pada sektor pariwisata Indonesia. Dia hanya memastikan, bakal ada pengaruh, tapi seberapa besar pengaruh tersebut belum bisa dipastikan. \u201dKalau dari kota tersebut (Wuhan), ini kan tahun lalu cuma 50 ribuan wisatawan (yang datang, Red),\u201d terangnya di kompleks istana kepresidenan kemarin.<br \/>\nSaat ini penerbangan dari dan ke kota yang warganya banyak terjangkit korona sudah dihentikan. Di Indonesia, secara umum statusnya masih kuning atau hati-hati untuk kedatangan wisatawan, khususnya dari Negeri Panda. \u201dKalau merah, itu no travel. Khusus di Provinsi Hubei itu no travel,\u201d lanjutnya.<\/p>\n<p>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/harianhalmahera.com\/pemprov\/pulang-kampung-tka-asal-china-dilarang-masuk-malut\/\">Pulang Kampung, TKA Asal China Dilarang Masuk Malut<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Respons Berbagai Negara<\/strong><br \/>\nBukan hanya WNI yang ingin dievakuasi dari Wuhan, Tiongkok. Mahasiswa dari negara lain juga sama. \u2019\u2019Kami ingin dievakuasi secepatnya karena entah itu virus, kelaparan, atau ketakutan salah satunya akan membunuh kami,\u2019\u2019 ujar mahasiswa ilmu politik di Central China Normal University (CCNU) Mashal Jamalzai. Pemuda asal Afghanistan itu mengungkapkan, selama sepekan terakhir dirinyatidakbisakeluaruntukmembeli bahan makanan.<br \/>\nMereka pantas panik. Sebab, saat ini sudah ada 106 orang yang meninggal akibat virus tersebut. Di Tiongkok saja, jumlah penderita yang positif mencapai 4.607 orang. Jumlah itu melonjak dua kali lipat jika dibandingkan dengan sehari sebelumnya. Saat ini usaha menekan persebaran digalakkan. Hongkong menyatakan akan menutup perbatasan yang menghubungkan wilayahnya dengan pulau utama Tiongkok.<br \/>\nBeberapa negara sudah menyiapkan skenario evakuasi. Departemen Luar Negeri AS mengirimkan pesawat untuk membawa staf konsulat di Wuhan ke San Francisco. Diperkirakan, ada seribu warga AS di Wuhan. Mereka mungkin tidak bisa dikeluarkan seluruhnya. \u2019\u2019Prioritas diberikan pada individu yang berisiko lebih besar terkena virus korona,\u2019\u2019 bunyi pernyataan Departemen Luar Negeri AS.<br \/>\nTidak semua warga AS mau pulang. Diana Adama, misalnya. Guru yang tinggal di Wuhan itu tidak mau kembali ke tanah airnya jika nanti dirinya hanya menularkan virus ke penduduk AS. Adama tidak ingin membahayakan orang lain.<br \/>\nPrancis akan mengevakuasi penduduknya ke area di luar Wuhan dan dikarantina lebih dulu. Sementara itu, Sri Lanka memastikan akan mengeluarkan 150 mahasiswa mereka yang terjebak di Wuhan. Korea Selatan (Korsel) saat ini sudah mendata jumlah penduduk yang ingin pulang. Mereka akan menyewa pesawat ke Seoul. Hal serupa dilakukan Jepang.<br \/>\n\u2019\u2019Kami akan menerbangkan siapa saja yang mau pulang,\u2019\u2019 tegas Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe sebagaimana dikutip <em>Agence France-Presse.<\/em><br \/>\nJika dibandingkan dengan kebanyakan wabah virus lainnya, 2019-NovelCoronavirus (2019-nCov) memang tidak terlalu mematikan. Ia cepat menular, tapi angka mortalitasnya hanya 3,4 persen. <strong>(jpc\/pur)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>HARIANHALMAHERA.COM &#8211; Rencana pemerintah mengevakuasi warga negara Indonesia&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":7900,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[53,2679,30],"tags":[2661,228,2678],"newstopic":[],"class_list":["post-7899","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kesehatan","category-mancanegara","category-nasional","tag-korona","tag-tiongkok","tag-virus-korona"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Sehari, Korban Virus Korona Melonjak Dua Kali Lipat | Harian Halmahera<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=7899\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Sehari, Korban Virus Korona Melonjak Dua Kali Lipat | Harian Halmahera\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"HARIANHALMAHERA.COM &#8211; Rencana pemerintah mengevakuasi warga negara Indonesia...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=7899\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Harian Halmahera\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/hhredaksi\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-01-29T09:30:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/harianhalmahera.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Jawa-Pos-Grafis.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"268\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1730\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi01\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@harh4lmahera\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@harh4lmahera\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi01\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=7899#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=7899\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi01\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/6abf682b839f068ac5e36c0001282d7c\"},\"headline\":\"Sehari, Korban Virus Korona Melonjak Dua Kali Lipat\",\"datePublished\":\"2020-01-29T09:30:14+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=7899\"},\"wordCount\":922,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=7899#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/01\\\/Jawa-Pos-Grafis.jpg\",\"keywords\":[\"Korona\",\"Tiongkok\",\"Virus Korona\"],\"articleSection\":[\"Kesehatan\",\"Mancanegara\",\"Nasional\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=7899#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=7899\",\"url\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=7899\",\"name\":\"Sehari, Korban Virus Korona Melonjak Dua Kali Lipat | Harian Halmahera\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=7899#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=7899#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/01\\\/Jawa-Pos-Grafis.jpg\",\"datePublished\":\"2020-01-29T09:30:14+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=7899#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=7899\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=7899#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/01\\\/Jawa-Pos-Grafis.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/01\\\/Jawa-Pos-Grafis.jpg\",\"width\":268,\"height\":1730,\"caption\":\"Grafis Jawa Pos\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?p=7899#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Sehari, Korban Virus Korona Melonjak Dua Kali Lipat\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/\",\"name\":\"Harian Halmahera\",\"description\":\"Terdepan dan Terbesar di Halmahera\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/#organization\",\"name\":\"PT Halmahera Cemerlang Press\",\"url\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/02\\\/cropped-halmahera.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/02\\\/cropped-halmahera.png\",\"width\":480,\"height\":81,\"caption\":\"PT Halmahera Cemerlang Press\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/hhredaksi\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/harh4lmahera\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/harianhalmahera\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/6abf682b839f068ac5e36c0001282d7c\",\"name\":\"Redaksi01\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1c3fd031fa8f21858e12308ff2ca6b8bc94d3088861836306df616ab34753bac?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1c3fd031fa8f21858e12308ff2ca6b8bc94d3088861836306df616ab34753bac?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1c3fd031fa8f21858e12308ff2ca6b8bc94d3088861836306df616ab34753bac?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi01\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/harianhalmahera.com\\\/?author=3\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Sehari, Korban Virus Korona Melonjak Dua Kali Lipat | Harian Halmahera","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=7899","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Sehari, Korban Virus Korona Melonjak Dua Kali Lipat | Harian Halmahera","og_description":"HARIANHALMAHERA.COM &#8211; Rencana pemerintah mengevakuasi warga negara Indonesia...","og_url":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=7899","og_site_name":"Harian Halmahera","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/hhredaksi\/","article_published_time":"2020-01-29T09:30:14+00:00","og_image":[{"width":268,"height":1730,"url":"https:\/\/harianhalmahera.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Jawa-Pos-Grafis.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redaksi01","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@harh4lmahera","twitter_site":"@harh4lmahera","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Redaksi01","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=7899#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=7899"},"author":{"name":"Redaksi01","@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/#\/schema\/person\/6abf682b839f068ac5e36c0001282d7c"},"headline":"Sehari, Korban Virus Korona Melonjak Dua Kali Lipat","datePublished":"2020-01-29T09:30:14+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=7899"},"wordCount":922,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=7899#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/harianhalmahera.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Jawa-Pos-Grafis.jpg","keywords":["Korona","Tiongkok","Virus Korona"],"articleSection":["Kesehatan","Mancanegara","Nasional"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=7899#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=7899","url":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=7899","name":"Sehari, Korban Virus Korona Melonjak Dua Kali Lipat | Harian Halmahera","isPartOf":{"@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=7899#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=7899#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/harianhalmahera.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Jawa-Pos-Grafis.jpg","datePublished":"2020-01-29T09:30:14+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=7899#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=7899"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=7899#primaryimage","url":"https:\/\/harianhalmahera.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Jawa-Pos-Grafis.jpg","contentUrl":"https:\/\/harianhalmahera.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Jawa-Pos-Grafis.jpg","width":268,"height":1730,"caption":"Grafis Jawa Pos"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?p=7899#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/harianhalmahera.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Sehari, Korban Virus Korona Melonjak Dua Kali Lipat"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/#website","url":"https:\/\/harianhalmahera.com\/","name":"Harian Halmahera","description":"Terdepan dan Terbesar di Halmahera","publisher":{"@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/#organization","name":"PT Halmahera Cemerlang Press","url":"https:\/\/harianhalmahera.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/harianhalmahera.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/cropped-halmahera.png","contentUrl":"https:\/\/harianhalmahera.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/cropped-halmahera.png","width":480,"height":81,"caption":"PT Halmahera Cemerlang Press"},"image":{"@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/hhredaksi\/","https:\/\/x.com\/harh4lmahera","https:\/\/www.instagram.com\/harianhalmahera\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/harianhalmahera.com\/#\/schema\/person\/6abf682b839f068ac5e36c0001282d7c","name":"Redaksi01","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1c3fd031fa8f21858e12308ff2ca6b8bc94d3088861836306df616ab34753bac?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1c3fd031fa8f21858e12308ff2ca6b8bc94d3088861836306df616ab34753bac?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1c3fd031fa8f21858e12308ff2ca6b8bc94d3088861836306df616ab34753bac?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi01"},"sameAs":["https:\/\/harianhalmahera.com"],"url":"https:\/\/harianhalmahera.com\/?author=3"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7899","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=7899"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7899\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7901,"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7899\/revisions\/7901"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/7900"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=7899"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=7899"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=7899"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/harianhalmahera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=7899"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}