Halut

Laskar Pomalila Selamatkan Penderita Kusta yang Mengasingkan Diri 1,2 tahun di Hutan

×

Laskar Pomalila Selamatkan Penderita Kusta yang Mengasingkan Diri 1,2 tahun di Hutan

Sebarkan artikel ini
MIRIS: Nari mendapat pertolongan pertama petugas medis Puskesmas Galela sebelum dirujuk ke RSUD Tobelo. (foto: ist/harian Halmahera)

HARIANHALMAHERA.COM– Salah satu warga asal Desa Toweka, Kecamaran Galela Tengah, Sunaryo Musa, baru diketahui hidup sendirian di hutan sudah satu tahun lamanya. Bukan tanpa alasan, Sunaryo memilih hidup berpindah-pindah di hutan karena mengidap penyakit kusta.

Nari, sapaan Sunaryo Musa, ditemukan Laskar Pomalila Galela berdasarkan informasi warga. Pria kelahiran Toweka 1 Januari 1986 itu, ditemukan di sebuah gubuk di perkebunan warga. Kondisi Nari cukup memiriskan. Tidur hanya beralaskan para-para dengan luka kusta yang mulai menggerogoti hampir seluruh tubuhnya.

Dari petugas laskar, alasan Nari mengasingkan diri karena merasa malu dengan penyakitnya. Selain itu, makin membuatnya terpukul tidak ada yang mengurusnya. “Mendengar itu, kami bersama petugas medis Galela, langsung menjemput Nari dan membawanya ke Puskesmas. Saat itu diketahui alasan dirinya tinggal di hutan,” kata Penasehat Laskar Pomalila Rahman Saha, Jumat pekan kemarin.

Rahman mengaku prihatin, lantaran penyakit yang Nari derita, membuat ia harus hidup berkelana selama 1,2 tahun di hutan tanpa seorang pun yang menemaninya. “Karena itu kami berharap, agar masyarakat bisa memberikan support, jangan mengucilkannya. Semoga penyakit yang dideritanya bisa segera sembuh,” pintanya.

“Alhamdulillah saat ini sudah dirujuk dan diatasi serta di rawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tobelo. Semoga Nari bisa sembuh dan kembali menjalankan kehidupan seperti biasanya,” sambung Rahman.(fik/fir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *