Wagub Berontak, Pelantikan Pejabat Pemprov pun Gaduh

4
21006
GADUH: Sejumlah pejabat Pemprov dan pihak keprotokoleran berusaha melerai Wagub M Al Yasin Ali FOTO ELFA/HARIAN HALMAHERA

HARIANHALMAHERA.COM – Belum genap dua tahun memimpin Maluku Utara (Malut), hubungan Gubernur Abdul Ghani Kasuba (AGK) dengan wakilnya, M Al Yasin Ali sudah diambang keretakan.

Puncak dari disharmonisasi kedua pucuk pimpinan itu terjadi di acara pelantikan pejabat esalon II Pemprov Malut di kediaman dinas Gubernur di Kelurahan Kalumpang, Ternate siang kemarin.

Dari pantauan harianhalmahera.com, pelantikan yang dipimpin langsung AGK di lantai II itu, awalnya berjalan lancar dan khidmat.  Para pejabat yang dilantik pun serentak diambil sumpahnya.

Namun, saat giliran AGK memberikan sambutan, tiba-tiba Wagub yang dalam keadaan emosi, muncul dari lantai satu. Dengan langkahnya yang cepat, mantan Bupati Halteng dua periode itu langsung menghampiri Gubernur yang tengah membaca sambutan.

Baca Juga: Bukan Corona Bikin Agenda Pelantikan Pejabat Pemprov Dipindah

Di hadapan AGK, dengan nada yang tinggi, Yasin pun menyampaikan keberatan dengan penuh luapan amarah. “Pak Gub jangan bikin begini, torang ini paket tau,” protes Wagub.

Suasana seketika langsung berubah menjadi gaduh. Beberapa pejabat yang baru dilantik bersama pihak keprotokoleran kediaman gubernur langsung melerai keduanya. AGK sendiri langsung diungksikan ke sebuah ruangan meninggalkan Wagub yang tengah meronta-ronta sambil terus meluapkan amarahnya ke orang nomor satu di Malut itu.

Suasana gaduh mulai mereda setelah Wagub yang ditemani beberapa pejabat langsung turun ke lantai satu. “Biarkan semua wartawan liput, biar masyarakat tau kondisi pelantikan seperti ini,” tegas Yasin.

Hingga berita ini dimuat, belum ada pernyataan resmi yang disampaikan pihak humas dan keprotokoleran Pemprov Malut. Namun, kegaduhan yang dilakukan Wagub ini ditengarai kuat dipicu tidak dilibatkanya orang nomor dua di Malut itu dalam reshuffle kabinet Pemprov Malut ini.

AGK sendiri rupanya sudah mengetahui bakal adanya kegaduhan yang akan terjadi pada saat pelantikan. Buktinya, lokasi pelantikan yang sedianya dipusatkan di lantai IV Kantor Gubernur Sofifi pagi kemarin, mendadak dipindahkan ke kediaman dinasnya di Ternate.

Padahal, sejak pagi seluruh pejabat yang akan dilantik tepa menunggu di lantai IV Kantor Gubernur Malut di Gosale Puncak, Sofifi. Setelah mendengar pemindahan tempat pelantikan, mereka pun berbondong-bondong menuju Ternate.

Namun begitu, Kepala Biro KKP Mulyadi Tutupoho membantah rumor itu. Dia mengatakan pemindahan lokasi karena menyesuaikan agenda Gubernur di Ternate.(lfa/pur)

4 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here