Makin Ramai, Pendukung Yulius Tolak Lazarus

0
144
KOMITMEN : Pendukung Yulius Dagilaha melakukan aksi unjuk rasa di depan DPC PD Halut (Foto : Sandros Didide/Harian Halmahera)

HARIANHALMAHERA.COM–Sempat tenang setelah sebelumnya saling ‘balas pantun’ tentang kepengurusan partai Demokrat yang sah, ternyata Rabu (17/3) kemarin, sejumlah pengurus DPC Partai Demokrat (PD) Halut kembali bergejolak. Belasan orang yang mengatasnamakan solidaritas masyarakat pendukung Yulius Dagilaha telah melakukan aksi unjuk rasa di depan sekretariat Demokrat, Desa Gosoma Kecamatan Tobelo.

Michael Kayjeli, koodinator aksi dalam surat pernyataan menyampaikan bahwa atas nama solidaritas masyarakat pendukung Yulius Dagilaha, menyatakan dengan tegas tidak mengenal dan menolak Lazarus Simon Ishak atau siapapun yang mengatasnamakan pimpinan DPC Partai Demokrat Kabupaten Halut, sebab bagi mereka hanya Yulius Dagilaha yang sah. ”Bagi kami ketua DPC Partai Demokrat Halut yang sah adalah Yulius bukan Lazarus atau siapapun selain Yulius,” katanya.

Kedudukan Sekretariat DPC Partai Demokrat di Desa Gosoma, lanjutnya milik kader Partai Demokrat di bawah kepemimpinan Yulius Dagilaha. “Jika ada oknum-oknum yang tidak menyetujui dengan kepemimpinan Yulius Dagilaha, maka kami mintakan untuk segera keluar dan meninggalkan Sekretariat DPC Partai Demokrat,” tandasnya.

Menurut pendukung Yulius, DPP partai Demokrat tidak berhak untuk memberhentikan Yulius Dagilaha sebagai perwakilan mereka di DPRD, karena yang memilih dan memberikan hak adalah mereka bukan partai Demokrat. ”Memilih Yulius Dagilaha sebagai perwakilan kami di DPRD adalah kami sebagai pendukungnya. Bagi kami partai Demokrat hanyalah jembatan Yulius dalam percaturan politik di Kabupaten Halmahera Utara,” ujarnya.

Para pendukung Yulius pun meminta Kapolres Halut secepatnya melakukan langkah-langkah prefentif yang prosedural jika ada oknum-oknum yang membuat keresahan. ”Kami minta kepolisan bertindak sehingga tercipta suasana yang kondusif,”pinta Michael.(dit/fir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here