RSU Sofifi belum Penuhi Syarat Layani BPJS

Tahun Ini Pemprov Anggarkan Subsidi BPJS Rp 20 Miliar

0
78
Persemian gedung baru RSU Sofifi oleh Gubernur Abdul Ghani Kasuba (AGK) beberapa waktu lalu

HARIANHALMAHERA.COM–Kendati sudah lama beroperasi, namun pihak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan belum membuka kerjasama dengan pihak RSUD Sofifi .

Ini disebabkan RSUD milik Pemprov Malut itu belum memenuhi syarat  standar keikutsertaan dalam BPJS Kesehatan lantaran masih terdapat kekurangan fasilitas pendukung. Termasuk belum tersedia tenaga dokter ahli.

Hal ini terungkap lewat rapat Pemprov Malut bersama BPJS  Kesehatan belum lama ini. Sekprov Malut Samsuddin A Kadir mengatakan rapat ini untuk melihat apa saja di RSU Sofifi yang perlu ditingkatkan.

“Jadi syarat-syarat itu kita bicarakan. Tinggal beberapa fasilitas  yang kurang tahun ini kita siapkan. Kemudian tenaga dokter ahli juga kita kontrak setelah dilakukan evaluasi. Itu kan yang ikut pelayanan BPJS harus ada akreditasinya. Kan di lihat kelas karena rumah sakit masih ada fasilitas dan tenaga kesehatan dan peralatan medis yang harus kita siapkan”,ungkapnya.

Diakui, kurangnya dokter ahli karena di Malut sendiri memang skeberadaan dokter ahli masih minim. “Kita atur juga tentang mekanisme rujukan. Jadi tidak selalu pasien yang kita bawa atau dirujuk tapi dokter juga yang kita tugaskan itu bagian dari upaya yang kita maksimalkan,” katanya.

Samsuddin menyampaikan, anggaran subsidi BPJS yang dianggarkan di APBD tahun ini sebesar Rp 20 miliar lebih.

Disamping itu Pemprov juga menanggung kewajiban Kabupaten/Kota 15 persen. “Jadi disamping kewajiban Provinsi Rp.2 ribu per orang yang rasional 30 persen dari 1 juta orang sehingga Rp.2000 Provinsi jadi tahun ini kita anggarkan 20 milyar,” jelasnya.(lfa/pur).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here