BPKAD Malut Sudah Siap Cairkan TTP

Minta OPD Segera Ajukan Permintaan

0
117
Achmad Purbaya

HARIANHALMAHERA.COM–Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Aset Daerah (BPKPAD) Setda Malut menyebutkan keterlambatan pembayaran Tunjangan Tambahan Penghasilan (TTP) PNS di Pemprov Malut, saat ini bukan lagi disebabkan karena adanya perubahan dari SIMDA ke SIPD.

Namun ini justeru disebabkan lambanya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengajukan permintaan ke BPKAD. Kepala BPKAD Malut Ahmad Purbaya menegaskan, BPKAD saat ini sudah siap melakukan pencairan anggaran. “Pada intinya kami siap melakukan pembayaran TTP jika sudah ada permintaan yang diajukan OPD. Cuma kadang dinas sering lambat melakukan permintaan,” tegas Purbaya.

Apalagi, TPP merupakan suatu hak pegawai dan yang harus segera ditunaikan dengan tujuan meningkatkan disiplin kinerja, motivasi serta kesejahteraan pegawai ASN agar lebih giat untuk bekerja.  “Pemberian TPP pada pegawai ini merupakan suatu amanat yang mau tidak mau harus kita berikan,” tegas Purbaya

Diakui saat ini  baru tiga dinas yang mengajukan permintaan pembayaran TTP. Untuk dinas yang belum mengajukan permintaan pembayaran, maka segera melakukan permintaan. “Jika ada OPD mengajukan permintaan, BPKPAD siap membayar,” terangnya

Selain TTP, BPKD juga mulai mempersilahkan 15 OPD untuk mengajukan permintaan pencairan pembayaran utang pihak ketiga. Kesiapan pencairan ini menyusul perubahan Dokumen Pelaksanaan Perubahan Anggaran (DPPA) utang dari 15 OPD sudah selesaikan.  “Jika perubahan DPPA utang 15 OPD sudah diserahkan ke TPAD untuk di tandatangani, maka segera ajukan permintaan pembayaran utang.” terang Purbaya

Sejauh ini disebutkan baru Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)  yang telah mengajukan permintan. Permintaan itu siap dibayar apabila sudah selesai dilakukan penyesuan oleh bidang perbendahraan. “Intinya kita sudah siap membayar utang pihak ketiga, setelah penyesuaian dilalukan”ujarnya.

Dirinya berharap, setelah penyesuain bagian perbendaharaan, 15 OPD segera buat permintaan ke BPKAD untuk di proses pencairan tahap pertama.”Intinya kami siap membayar untuk tahap satu,” tukasnya (lfa/pur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here