Rencana Pinjaman PEN Mandek

Pemprov Pertimbangkan Kelangsungan APBD

0
85
Ilustrasi: Uang

HARIANHALMAHERA.COM–Kepastian Pemprov Malut mengajukan pinjaman ke pusat dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) ternyata sampai sekarang belum ada ititk terang.

Kepala Bappeda Malut, Salmin Janidi mengakui belum ada perkembangan terkait rencana pinjaman PEN ini. Sebab Pemprov masih mempertimbangkan  kondisi  APBD tahun berikutnya.

“Pemerintah daerah akan menyusun kegiatan prioritas supaya bisa menghemat anggaran agar kegiatan yang kita buat tepat sasaran,” terang Salim pekan kemarin

Pemprov kata dia menghindari beban utang yang begitu besar yang bisa berpengaruh terhadap APBD. Apalagi, saat ini Pemprov tengah memiliki beban utang sebesar setengah tiliun kepada PT SMI.

Apalagi, PEN yang sebelumnya oleh Pemprov diasumsikan tidak memiliki bunga, ternyata justeru dibebani bunga. “Maka harus kita duduk bersama untuk membahasnya baru bisa diputuskan,” terang Salmin.

Menurutnya, jikalau diasumsinya ada bunga, dengan nilai pinjaman sebelumnya yang belum dikembalikan, baik pokok maupun bunga, maka beban hutang akan membengkak sehingga mengganggu APBD.

“Apalagi dengan kondisi keuangan daerah seperti ini. Jadi untuk mau pinjam lagi sementara masih belum ditetapkan. Pinjaman itu kan kapan saja bisa kita lakukan sepanjang perhitungan fiskal memadai untuk membiayai pengembalian pinjaman, jangan sampai menguras belanja-belanja penting yang dirancang Pemda,”terangnya

Kareannya Salmin menegaskan rencana pinjaman tetap diproses, hanya saja untuk saat ini belum ada progres. “Pinjaman itu tidak dibatalkan, hanya saja progresnya belum mengalami kemajuan signifikan. Sampai saat ini masih dalam tahap pembahasan internal,” katanya.(lfa/pur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here