Manajemen PT NHM Ambil Tindakan Cepat Atasi Wabah Covid di Tambang Gosowong

0
181
GERAK CEPAT: Prokes PT NHM dengan memeriksa rutin karyawan yang terkonfirmasi positif covid dalam masa karantina. (Foto : NHM For Harian Halmahera)

HARIANHALMAHERA.COM–Setelah sekira 8 bulan sejak Oktober 2020 hingga Mei 2021, PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) dapat dikatakan sukses mengontrol penyebaran Covid-19 di Tambang Emas Gosowong. Bahkan, protokol kesehatan yang diterapkan disebut terbaik dan bisa menjadi contoh penerapan protokol perusahaan lainnya di Maluku Utara.

Namun, di tengah peningkatan kasus infeksi Covid-19 secara nasional, PT NHM kembali harus bekerja sangat keras untuk mengatasi penyebaran virus ini yang kembali terjadi di Juni 2021 ini. Manajemen PT NHM bahkan langsung menginstruksikan pengetatan protokol kesehatan dan pengambilan keputusan ekstra cepat dalam pencegahan maupun penanganan karyawan yang terinfeksi virus.

Manajer Komunikasi PT NHM, Ramdani Sirait melalui siaran pers yang yang diterima Minggu (27/6), menyampaikan bahwa seluruh jajaran Direksi PT NHM dan manajemen di Tambang Gosowong bekerja ekstra untuk memastikan seluruh karyawan yang positif Covid-19 selama berada di Tambang Gosowong tertangani dengan baik sesuai protokol kesehatan penanganannya dan juga agar tidak menyebarkan ke masyarakat umum.

Tindakan cepat yang dilakukan PT NHM adalah mengkomunikasikan situasi yang terjadi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Utara, lokasi dimana Tambang Emas Gosowong berada, dan memohon izin untuk melakukan karantina seluruh karyawan yang positif Covid-19 di hotel-hotel yang ada di Halmahera Utara. Komunikasi yang sama juga dilakukan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate untuk izin penyewaan hotel-hotel di Kota Ternate untuk program karantina ini.

“Ada banyak hotel yang disewa oleh PT NHM untuk program karantina ini dan hal tersebut memerlukan biaya yang sangat besar, termasuk untuk penanganan medis dan kenyamanan karyawan yang dikarantina. Tetapi hal tersebut merupakan komitmen seluruh jajaran Direksi PT NHM dan manajemen di Tambang Gosowong untuk penanganan yang komprehensif untuk kesehatan karyawan dan mencegah virus ini menyebar ke masyarakat umum,” kata Ramdani.

Ramdani juga menjelaskan, evakuasi karyawan yang positif Covid-19 ke hotel-hotel yang disewa dilakukan dengan sangat ketat mengikuti prosedur evakuasi yang seharusnya oleh Tim Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 PT NHM dibantu pihak TNI dan Polri.

Selain itu, lanjut Ramdani, PT NHM sendiri sudah sejak tahun lalu membentuk Tim Medis sendiri di Tobelo, Kuabang, dan Ternate serta membantu menyiapkan fasilitas terbaik bagi karyawan dan masyarakat. Seperti dua laboratorium RT-PCR yang satunya ada di dalam kawasan tambang Gosowong khusus karyawan dan satu lagi laboratorium RT-PCR di RSUD Tobelo untuk seluruh masyarakat Halut.

Laboratorium RT-PCR mobile yang disediakan bagi masyarakat lingkar tambang yang ingin memeriksakan diri.(foto: dok Harian Halmahera)

Selain itu, PT NHM sambung Ramdani, juga menyiapkan mobile PCR atau laboratorium PCR mini yang mobile dan difungsikan untuk membantu masyarakat di wilayah lingkar tambang yang kesulitan akses memeriksakan diri ke rumah sakit atau laboratorium RT-PCR di Tobelo.

“Prosedur penanganan dan evaluasi karyawan positif Covid-19 kami lakukan dengan baik. Termasuk menciptakan rasa nyaman bagi karyawan yang dievakuasi agar tetap tenang dan berpikir positif. Juga keselamatan dan kesehatan tim yang melakukan evakuasi dan pengelolaan karantina,” Ramdani menambahkan.

PT NHM akan melaporkan secara berkala kepada Pemerintah mengenai penanganan secara menyeluruh ini. PT NHM berharap wabah ini segera teratasi dan Tambang Emas Gosowong dapat berproduksi maksimal, agar dapat terus berkontribusi kepada karyawan dan keluarga, masyarakat lingkar tambang, maupun masyarakat lainnya di Kabupaten Halmahera Utara serta Provinsi Maluku Utara.(dit/fir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here