Gas Elpiji Menghilang di Pasaran

Imbasnya Harga Gas Melonjak

0
49
Ilustrasi : Gas Elpiji (Foto : net)

HARIANHALMAHERA.COM–Kelangkaan gas Elpiji kini tengah terjadi di Kota Ternate dan sekitaranya. Alhasil ibu rumah tangga pengguna kompos gas sementara terpaksa harus beralih ke kompor minyak tanah.

Kabag Ekonomi Setda Kota Ternate Nursanah Soemadayo mengakui, stok elpiji yang kosong saat ini adalah tabung jenis 12 kg dan 5,5 kg. Terlepas dari itu, dia menilai kelangkaan gas elpiji menandakan daya beli masyarakat cukup tinggi. “Stok memang ada sebagian di Sumber Gamalama hanya saja mereka juga menjaga ketahanan stok agar tidak kosong,” katanya Selasa (11/1).

Kelangkaan gas Espiji ini pun turut menyebabkan lonjakan harga. Untuk tabung 12 kg misalnya dari harga biasanya Rp 250 ribu kini naik menjadi Rp 300 ribu. Untuk tabung 5,5 Kg naik hingga Rp 150 ribu. “Kenaikan harga langsung melakui pihak Pertamina bukan Agen,” katanya

Nurhasanah menutukan, kelangkaan gas elpiji ini tidak akan berlangsung lama, sebab hari ini sudah ada kapal yang masuk untuk melakukan pembongkaran.

Jika gas elpiji mengalami kelangkaan, tidak dengan minyak tanah. Dia menegaskan stok mita tetap aman dengan harga enceren tertinggi (HET) Rp 3500/ liter.

Dia berharap penyaluran minyak tanah ini juga ada peranan pengawasan melalui kelurahan agar penyaluran dari setiap pangkalan juga tidak ke tempat lain. “Kalau ada temuan yang demikian segera laporkan ke kami,pihak pangkalan akan kita panggil, jika dilakukan pembinaan kemudian masih saja menyalahi aturan,akan kita tindak tegas,bisa saja izinya juga dicabut,” pintanya.(par/pur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here