Terancam Abrasi, Warga Lalonga Minta Pemda Perbaiki Talud

0
157
Tampak talud penahan ombak di pesisir pantai Desa Lalonga yang patah hingga tertimbun, namun belum ada perhatian dari pemerintan meski warga setempat merasa terancam abrasi

HARIANHALMAHERA.COM— masyarakat pesisir di Desa Lalonga Kecamatan Galela Utara mengeluh ancaman abrasi pasca ambruknya talud penahan ombak. Sebab, talud tersebut sudah cukup lama patah, namun hingga saat ini belum ada tanda-tanda dilakukan perbaikan kembali oleh pemerintah baik Pemkab Halut maupun Provinsi Maluku Utara.

Saiful Sakokah, warga setempat mengatakan, talud penahan ombak tersebut sebenarnya proyek dari pemprov Malut, namun rusak akibat dihantam ombak dan sampai sekarang belum ada perbaikan padahal pemerintah Desa dan masyarakat berulang kali suarakan masalah ini.

“warga yang rumahnya dekat bibir pantai sangat ketakutan kalau musim ombak, soalnya swering (talud penahan ombak) sudah ambruk, termasuk rumah saya pun terancam abrasi kalau datang ombak,”katanya, sabtu (22/1)

Selain talud lanjutnya, pemprov Malut juga pada tahun 2021 sempat bangun jalan stapak di pesisir pantai, namun sampai saat ini jalan tersebut belum kunjung tuntas dikerjakan dan parahnya lagi jalan itu terancam terkikir abrasi.

“Seharusnya jangan dibuat badan jalan, buat dulu talud demi keselamatan masyarakat pesisir. Kalau dipaksakan bangun jalan sama halnya sengaja membuat kerusakan secara perlahan, karena tidak ada penahan ombak otomasti dihantam ombak lagi, jadi kami minta pemerintah segera atasi masalah ini,”tandasnya.(tr-05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here