HARIANHALMAHERA.COM– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Utara dan Pemkab Halmahera Timur (Halut-Haltim) resmi mengikat kerja sama dibidang kesehatan. Hal itu ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama (MoU) tentang pelayanan kesehatan dan pengembangan RSUD Maba, yang berlangsung di Ruang Meeting VIP Bupati Halut, pada Selasa (13/1) siang tadi.
MoU tersebut pun diteken oleh pimpinan kedua daerah dengan disaksikan Wakil Bupati Halut Dr. Kasman Hi. Ahmad, jajaran Sekretariat Daerah Halut, Kepala Dinas Kesehatan Haltim Abdullah Yakub, Direktur RSUD Maba dr. Calice Jackeline, Direktur RSUD Tobelo dr. Janta Bony, serta unsur teknis dari kedua pemerintah daerah.
Kesepakatan itu tertuang dalam MoU Nomor 400.7.1/044 dan Nomor 490/09/01/2026 tentang kerja sama pelayanan kesehatan antara Pemda Halut dan Pemda Haltim.
Bupati Halut, Dr. Piet Hein Babua, mengatakan bahwa MoU tersebut bukan sekadar seremoni, tetapi titik awal implementasi nyata dari sinergi lintas daerah di sektor kesehatan.
“Ini adalah langkah strategis. Kami tidak berhenti di kesehatan saja. Ke depan, kami kembangkan konsep TOMABA – Tobelo, Morotai, dan Maba sebagai kawasan kerja sama segitiga untuk mempercepat pembangunan kawasan Halmahera secara terintegrasi,”katanya.
Sementara itu, Bupati Haltim, Ubaid Yakub, menyampaikan apresiasi atas respons cepat Pemda Halut dan RSUD Tobelo yang langsung mengawal penguatan RSUD Maba.
Bupati Haltim pun menekankan bahwa MoU ini membuka jalan bagi pendampingan langsung, konsultasi teknis, hingga peningkatan kapasitas SDM RSUD Maba oleh tenaga ahli RSUD Tobelo.
“Ini bukan kerja sama di atas kertas. Ini kerja sama untuk rakyat. Tujuannya satu: agar masyarakat Halmahera Timur mendapatkan layanan kesehatan yang layak dan bermutu,”tandasnya.
penandatangan MoU tersebut, RSUD Maba kini resmi berada dalam orbit pembinaan RSUD Tobelo, membuka babak baru peningkatan layanan kesehatan yang lebih profesional, merata, dan berkelanjutan bagi masyarakat di wilayah Haltim dan sekitarnya.(cal)













