HARIANHALMAHERA.COM– Bupati Halmahera Utara (Halut), Dr. Piet Hein Babua, bersama pejabat Forkopimda setempat, Jumat (23/1) sore tadi telah menyambut penuh haru dan bangga terhadap kepulangan Tim Satuan Tugas (Satgas) Bencana Alam, yang telah menuntaskan misi kemanusiaan pascabencana banjir di Desa Doitia, Kecamatan Loloda Utara.
Momen tersebut menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengorbanan tim Satgas yang selama 14 hari berjibaku di lokasi bencana, membersihkan lumpur hingga sisa-sisa banjir demi memulihkan kehidupan warga terdampak bencana.
Sebagai bentuk apresiasi nyata, Pemda Halut pun secara resmi memberikan penghargaan pada Tim Satgas Banjir yang dinilai berhasil menuntaskan tugas kemanusiaan di Desa Doitia yang sebelumnya lumpuh akibat terjangan banjir.
Bupati Halut, Dr. Piet Hein Babua, menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya pada seluruh unsur yang tergabung dalam Satgas, mulai dari TNI-Polri, BPBD Halut, Satpol PP, hingga Palang Merah Indonesia (PMI).
“Ini adalah keberhasilan besar tim Satgas Bencana. Selama dua pekan berada di Desa Doitia, mereka mampu menyelesaikan misi kemanusiaan dengan penuh tanggung jawab. Mereka meninggalkan anak dan istri, keluarga di rumah, demi membantu masyarakat yang terdampak bencana. Pengorbanan ini patut kita hargai setinggi-tingginya,”ujarnya.
Kerja keras dan solidaritas lintas sektor tersebut lanjutnya, tentu menjadi bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat saat bencana melanda, yang mana tidak hanya membersihkan rumah warga, tetapi juga mengembalikan harapan dan rasa aman bagi masyarakat Doitia.
“Mereka layak mendapat penghargaan. Berkat kerja keras mereka, Desa Doitia kini kembali normal dan masyarakat sudah dapat menjalani aktivitas sehari-hari seperti biasa,”ujarnya.
Penghargaan pada Tim Satgas Banjir diserahkan langsung oleh Bupati Halut dan disaksikan unsur Forkopimda, sebagai simbol terima kasih dan pengakuan atas jasa kemanusiaan yang telah diberikan.(cal)













