HARIANHALMAHERA.COM– Polsek Mangoli Timur terpaksa turun himbau warga berdomisili di desa pesisir pantai hingga pinggiran sungai, yang tersebar di Kabupaten Kepulauan Sula, terutama Desa Pastina, Fatce, Waitina dan Kabau, agar waspada saat beraktivitas di laut maupun sungai. Hal itu menyusul hewan buas berupa buaya belakangan telah muncul hingga mengancam nyawa warga setempat.
Selain himbauan waspada bahaya buaya, personel Polsek Mangoli Timur pun turun sosialisasi terkait peristiwa tersebut terhadap warga pesisir Kecamatan Mangoli Tengah dan Mangoli Timur sekaligus dilakukan pemasangan papan peringatan adanya buaya.
Kapolsek Mangoli Timur, Iptu. Ibrahim Yusup, mengatakan bahwa himbau waspada bahaya terhadap masyarakat tersebut sebagai gerakan cepat untuk mencegah timbulnya korban, terutama bagi warga di bibir pantai dan pinggiran sungai diminta agar lebih berhati-hati saat beraktivitas.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kecamatan Mangoli Timur untuk selalu menjaga anak-anak, serta tidak mandi di laut maupun sungai guna menghindari risiko serangan buaya,”katanya, Rabu (15/4).
Ia juga mengajak masyarakat untuk saling menjaga dan meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan bersama.“Mari sama-sama kita menjaga keluarga. Sayangi diri sendiri, orang tua, dan anak-anak. Semoga kejadian serupa tidak terulang kembali,”ujarnya.
Kapolsek Iptu. Ibrahim pun berharap melalui kegiatan ini, masyarakat dapat lebih waspada serta memahami langkah-langkah pencegahan guna menghindari potensi serangan buaya di wilayah tersebut.(red)












