HARIANHALMAHERA.COM– bantuan peduli korban bencana banjir dan longsor di Kabupaten Halmahera Utara (Halut) masih terus mengalir. Kali ini, tepatnya pada Rabu (21/1) siang tadi, uluran tangan kemanusian tersebut datang dari Gabungan Jalasenastri Koarmada III RI bersama TNI AL.
Bantuan kemanusiaan tersebut dipasok dari Kota Ambon, Provinsi Maluku, dengan menggunakan KRI Gulamah, yang akan didistrubusikan bagi warga di sejumlah Kecamatan yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di wilayah Halut.
Kedatangan bantuan di pelabuhan Tobelo itu, disambut langsung oleh Bupati Halut, Dr. Piet Hein Babua didampingi Wabup Halut, Dr. Kasman Hi. Ahmad dan sejumlah pimpinan Forkopimda Halut.
Bupati Halut, Dr. Piet Hein Babua, pun menyampaikan apresiasi pada Gabungan Jalasenastri Koarmada III RI dan TNI AL, atas kepedulian dan dukungan yang diberikan terhadap masyarakat Halut.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara tentu mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya pada Gabungan Jalasenastri Koarmada III RI serta TNI AL atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat kami yang terdampak bencana,”katanya.
Pemda Halut lanjutnya, tentu menerima bantuan tersebut secara resmi dan akan pastikan penyalurannya nanti dilakukan tepat sasaran.
“Bantuan ini kami terima dengan terbuka dan akan kami distribusikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, khususnya di wilayah yang terdampak paling parah,” ujarnya.
Sementara, pimpinan tim bantuan kemanusiaan TNI AL, Laksamana Pertama TNI AL, Andri Kristianto, mengungkapkan bahwa bantuan yang disalurkan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI AL terhadap upaya penanganan bencana di daerah.
“Melalui bantuan ini, kami berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat dan mendukung proses pemulihan pascabencana di Halmahera Utara,”ungkapnya.
Diakhir kegiatan, Pemkab Halut Utara menyerahkan cenderamata pada TNI AL sebagai bentuk apresiasi. Penyerahan dilakukan langsung oleh Bupati Halut, Dr. Piet Hein Babua, bersama Wakil Bupati, Dr. Kasman Hi Ahmad, terhadap Laksamana Pertama TNI AL, Andri Kristianto.(red)













