HARIANHALMAHERA.COM– setelah menuntaskan tugas kemanusiaan dalam penanganan banjir di Desa Doitia, Kecamatan Loloda Utara, akhirnya Jumat, (23/1) pagi tadi, personel Satuan Tugas (Satgas) Bencana Alam Kabupaten Halmahera Utara (Halut) resmi kembali ke Tobelo.
Pergeseran personel pun diawali dengan apel pengecekan yang dipimpin langsung oleh Danramil 1508-02/Galela di Desa Doitia. Apel tersebut menjadi penanda berakhirnya operasi kemanusiaan Satgas Bencana Alam di wilayah terdampak banjir.
Kepala BPBD Halut, Hentje Hetaria, pun menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi seluruh personel lintas instansi yang terlibat dalam penanganan bencana.
“Penanganan banjir di Desa Doitia berjalan berkat kerja sama semua pihak. TNI, Polri, BPBD, Satpol PP, dan seluruh unsur terkait telah bekerja maksimal demi keselamatan dan pemulihan masyarakat,”katanya.
Dalam apel tersebut, Danramil 1508-02/Galela juga menyampaikan pesan emosional kepada seluruh personel sebelum pergeseran pasukan dilakukan.
“Hari ini kita akan melaksanakan pergeseran pasukan menuju Tobelo. Secara pribadi, saya menyampaikan permohonan maaf jika selama ini ada kata-kata saya yang kurang berkenan,”ucapnya di hadapan seluruh personel.
Ia juga menyampaikan kebanggaan Pemkab Halut terhadap kerja kemanusiaan yang telah dilakukan Satgas di Desa Doitia.
“Pemerintah daerah sangat bangga dengan kerja sama kita semua dalam membantu masyarakat terdampak banjir. Saya berharap selama perjalanan menuju Pelabuhan Tobelo, seluruh personel tetap menjaga faktor keamanan masing-masing,”tuturnya.
Apel pergeseran personel Satgas Bencana Alam tersebut turut dihadiri, KBO Sabhara Polres Halu, Ipda Anton, KBO Binmas Polres Halut, Ipda Hopni Saribu, Kasiops Satpol PP Jidon Bahabu, serta sejumlah perwakilan instansi terkait dan personel Satgas Bencana Alam.
Sekitar pukul 08.00 WIT, proses pengangkutan personel dan materiil dilakukan melalui jalur laut menggunakan K.M. Rajawali, dibantu motor laut dan bodi fiber, dari Pantai Desa Doitia menuju Pelabuhan Tobelo.
Seluruh proses pergeseran berlangsung aman, tertib, dan lengkap tanpa kendala berarti. Dengan selesainya pergeseran tersebut, pelaksanaan tugas Satgas Bencana Alam di Desa Doitia resmi dinyatakan berakhir dalam kondisi aman dan lancar.(red)













