HARIANHALMAHERA.COM – Gubernur Abdul Ghani Kasuba (AGK) tetap berupaya menjaga hubungan baik antara dirinya dengan sang wakil M Al Yasin Ali pasca insiden kegaduhan yang terjadi di acara pelantikan pejabat esalon II Pemprov Malut kemarin (26/3).
Ini terlihat dari respons Gubernur menyikapi reaksi dan ancaman yang diutaarakan Wagub. Kepada wartawan, AGK mengatakan, meski terjadi perselisihan, dia tidak menginginkan jangan sampai keduanya saling meninggalkan.
Sebab, pelantikan kemarin berdasarkan hasil assesment. ” mungkin jangan sampai saya Lantik pak Wagub tidak suka lantas jangan saling meninggalkan” akunya.
Sebagai orang yang pernah menjabat Wagub, AGK semua wakil di setiap kabupaten/kota sama, karena itu mungkin ada hal-hal yang menjadi kekurangannya. “Di tempat ini saya mohon ma’aaf karena saya yang mempertanggungjawabkan,” pintahnya.
Baca Juga: Ini Yang Bikin Wagub Berontak di Pelantikan Pejabat
Dalam sambutannya kemarin, AGK menegaskan pelantikan pejabat esalon II telah berdasarkan hasil assssment pansel, bukan atas kemauan dirinya “Kalau saya pe mau mungkin setengah saya tidak pakai, tapi ini hasil daripada asesment,” katanya.
AGK mengakui, memang ada juga pejabat yang sebelumnya sudah ditunjuknya untuk menduduki kursi pimpinan OPD, namun karena mereka tidak lulus dalam assesment, maka mau tidak mau, dia pun tidak mengakomodir. “Saya tidak dipengaruhi oleh siapa-siapa, termasuk istri, anak – anak . Banyak masukan tapi saya berpegang pada hasil saudara – saudara karena itu saya berharap disiplin pegang amanah karena kedepan saya yang tanggung jawab. ” terang gubernur.
Dia berharap pejabat yang dilantik ini bekerja dan menjaga disiplin terutama berkantor di Sofifi. “Jangan di Ternate terus kantor kosong dan kedua sebagai orang Islam ibadah karena pertama sekali yang ditanya seorang pemimpin itu ibadah. Tentunya itu penting untuk perjalanan kedepan,” ujar AGK. (lfa/pur)
Iko Hasil Assessment yang Mana ?? Jang talu Kase biasa bafoya lagi, Jang panyake dia bage pe ngana kasiang
Gubernur putar Bale hasil Assessment yg mana ?? Ustad satu kong bisa tu ngana biking bagitu ??? Eh Allah Tara buta kasiang
Di paragraf akhir ada kata menjanda. Itu terlihat lucu
Redaksi mengucapkan terima kasih atas koreksinya..sudah kami betulkan penulisannya.