HARIANHALMAHERA.COM–Keputusan PDIP Malut menarik dukungan politik dari pemerintahan Abdul Gani Kasuba-M Al Yasin Ali (AGK-YA) dan memilih menjadi oposisi, tidak membuat AGK gentar.
Bagi AGK, sikap yang diambil partai berlambang moncong putih itu tidak akan mempengaruhi jalannya roda pemerintahan. “Saya tidak ada masalah. Kecuali ada salah. Apa mau yang mau diinterplasi tapi kan tidak. Menarik dukungan itu tong (kami red) salah sapa,’ ujar AGK.
Dia menduga, langkah PDIP menarik dukungan dari pemerintahan AGK-YA mungkin karena ada rasa kecewa dan segala macam seperti itu saja
AGK juga menyinggung pernyataan Wagub M Ali Yasin yang sebelumnya menyampaikan bahwa mantan Bupati Halteng dia periode itu adalah kader PDIP yang cukup dikenal di DPP. “Dia dikenal, atau saya lebih dikenal di DPP,” tandas gubernur.
Wagub juga pun mengaku tidak menjadi masalah jika PDI-P memilih menjadi oposisi. “Karena di DPP masih mengenal saya. Kalau pak Gubernur saya kurang tau,” ujarnya.
Bahkan Wagub yang juga kader PDIP ini mengaku, sudah melaporkan bahwa selama ini, gubernur memang tidak lagi memperhatikan PDI-P di Malut malah lebih memperhatikan partai lain bahkan rencana membangun kantor partai tersebut.(lfa/pur)