Oleh : Jamal Dodego
(Ketua Dewan Masjid Indonesia Halmahera Utara)
Tulisan ini akan mengemukakan Sosok Haji Robert sebagai Tokoh Inspirastif dalam momentum Natal tahun 2025. Pandangan agama Islam sebagai agama yang memperhatikan sisi kemanusiaan dalam kehidupan, dan pandangan Kristiani tentang ajaran Cinta Kasih dan saling menolong.
Islam sebagai agama memiliki tiga asas yaitu, Aqidah (kepercayaan) Syari’ah (hukum) dan Akhlak. (Moralitas). Ketiga asas tersebut bertujuan untuk membentuk perilaku yang positif dan menjadi dasar bagi pembentukan jati diri individu. Islam menjadi agama yang mengkondisikan dalam mengelolah masalah Kemanusiaan, seperti Kebodohan, Kemiskinan, Keterbelakangan, Korupsi, Ketidak adilan, Penganiayaan, Moralitas, Diskriminatif dan Kekerasan.
Menumbuhkan kepedulian sosial adalah aspek penting dalam ajaran Islam yang menekankan nilai Kemanusiaan. Dalam Islam, Kemanusiaan dipahami sebagai penghormatan terhadap martabat manusia dan pemenuhan hak asasi manusia Universal. Dengan memahami konsep itu, umat Islam diajak untuk aktif menerapkan nilai nilai tersebut dalam kegiatan sehari hari.
Berikut ini beberapa kutipan ayat ayat Suci Al-qur’an tentang pentingnya ajaran kemanusiaan untuk dijadikan sebagai bahan referensi dalam opini ini.
Pertama QS Al-Maidah Ayat 2 Artinya : “ Dan tolong menolonglah kamu dalam kebajikan dan taqwah, dan jangan tolong menolong dalam dosa dan permusuhan, Bertaqwalah kepada Allah, sungguh Allah sangat berat siksaan-Nya”
Ayat ini menekankan pentingnya saling membantu dalam kehidupan. Dalam konteks ini “Kebajikan” merujuk pada perbuatan baik dan amal sholeh sedangkan “Taqwah” merujuk pada keta’atan dan kesholehan. Ayat ini mengingatkan manusia selalu bertqwah tidak melanggar perintah-Nya karean siksa Allah yang sangat berat menanti mereka yang melanggar.
Kedua Qs Al-Baqarah ayat 195 Artinya : “ Dan infakanlah hartamu di jalan Allah, dan janganlah kamu jatuhkan diri sendiri kedalam kebinasaan dengan tangan sendiri, dan berbuat baiklah, sungguh Allah menyukai orang orang yang berbuat baik”
Ayat ini mengingatkan manusia untuk berbuat baik yaitu mereka yang berinfak dengan hartanya untuk kepentingan agama dan kebaikan umat manusia, maka Allah melarang manusia menjerumuskan diri dalam keburukan. Dalam konteks ini kata “Infakanlah” berarti membelanjakan hartanya untuk kepentingan agama dan kebaikan manusia dimuka bumi. Sedangkan kalimat “Dan janganlah menjatuhkan diri ke dalam kebinasaan “ berarti janganlah manusia menjadi orang orang yang kikir dan tidak berinfak karena perbuatan tersebut dapat membawa manusia dalam kekufuran
Ketiga. QS Al-Isra ayat 70: Artinya : “ Dan sesungguhnya kami telah memuliakan anak anak Adam, kami angkut mereka didaratan dan dilautan, kami beri mereka rizki dari yang baik baik, dan kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan mahluk yang telah Kami ciptakan”
Keempat. QS Al-Hujurat ayat 13 : Artinya : “ Hai manusia sesungguhnya kami menciptakan kamu dari seorang laki laki dan seorang perempuan, dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa. bersuku-suku supaya kamu saling mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia ialah orang yang paling bertaqwah diantara kamu, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha mengenal”
Kelima. QS Al-Isra ayat 7. Artinya : “ Jika kamu berbuat baik, maka kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri, dan jika kamu berbuat jahat, maka kamu berbuat jahat bagi dirimu sendiri” Dalam ayat ini Allah menekankan bahwa setiap perbuatan manusia baik atau jahat akan kembali kepada pelaku, jika perbuatan kita baik kebaikan juga yang akan kita peroleh, jika manusia berbuat buruk maka keburukan juga yang akan datang.
Keempat QS Al-Mutaffifin ayat 1-3 Artinya : “ Kecelakaan besarlah bagi orang orang yang curang, yaitu orang orang yang apabila menerima takaran dari orang lain, mereka minta dipenuhi, dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi”
Dalam ayat ini Allah SWT mengancam mereka yang berlaku curang, yaitu mereka yang tidak jujur dalam transaksi jual beli, mereka meminta dipenuhi ketika menerima takaran dari orang lain, tetapi mengurangi ketika menimbang untuk orang lain, ayat ini mengajarkan manusia agar selalu jujur dan berlaku adil kepada siapapun
Ayat ayat Al-qur’an tersebut adalah ajakan Allah SWT kepada umat manusia agar memperhatikan sisi kemanusiaan, saling menolong, saling memberi satu dengan yang lain, karena tidak ada manusia yang dapat memenuhi kebutuannya sendiri, selain pertolongan dari orang lain, yang kaya menolong yang miskin, yang kuat menolong yang lemah, yang pintar mengajari yang bodoh.
Selanjutnya penulis juga mengutip beberapa inti ajaran Kristiani, yang dapat dijadikan sebagai bahan perbandingan dan referensi dari aspek ajaran kemanusiaan, diantaranya.
Pertama. Ajaran Kasih Karunia. Kasih karunia adalah satu konsep yang paling indah dan mendalam dalam ajaran Kristiani. Konsep ini adalah anugera yang tak terhingga dari Tuhan kepada manusia yang menawarkan keselamatan dan kehidupan baru melalui iman kepada Yesus Kristus. Kasih karunia mengajarkan bahwa manusia tidak perlu melakukan apapun untuk mendapatkan kasih Tuhan, karena Tuhan telah melakukan segalanya intuk manusia. Hal ini adalah anugera yang tidak terhingga yang tidak dapat di bayar dengan apapun. Kasih karunia juga mengajarkan hidup dengan rasa syukur dan kasih kepada Tuhan dan sesama. Kasih karunia adalah kekuatan yang dapat mengubah hidup manusia dan membuat manusia lebih baik, yang dapat membawa manusia lebih bermakna dan penuh harapan.
Kedua. Ajaran Keselamatan. Ajaran keselamatan adalah, salah satu konsep ajaran Kristiani bahwa suatu proses dimana Tuhan menyeleamatkan manusia dari dosa dan kematian, dan memberikan kehidupan bekal kepada mereka yang percaya kepada Yesus Kristus. Keselamatan adalah anugerah yang tidak terhingga dari Tuhan, yang tidak dapat dibeli atau diperoleh dengan usaha manusia, karena hal itu adalah hasil dari kasih Tuhan yang telah melakukan segalanya untuk menyelamatkan manusia.
Ajaran keselamatan juga mengajarkan bahwa dalam kehidupan ada rasa tanggung jawab dan komitmen kepada Tuhan, manusia dipanggil untuk mengikuti Yesus Kristus dan hidup sesuai dengan ajaran Tuhan. Keselamatan adalah proses yang berkelanjutan, yang dimulai dari saat percaya kepada Yesus dan berkelanjutan sepanjang hidup.
Ketiga. Pengampunan Dosa. Pengampunan Dosa adalah konsep yang berbicara tentang bagaimana dosa dosa manusia bisa bertumpuk dan mempengaruhi hidup manusia. ini adalah proses dimana dosa dosa manusia baik besar maupun kecil, dapat menumpuk dan membuat kita terjebak dalam kesalahan. Dosa dosa manusia dapat menumpuk, seperti tumpukan sampah yang tidak pernah dibuang, setiap dosa yang dilakukan dapat menamba tumpukan itu, dan jika manusia tidak melakukan apapun untuk mengatasinya, maka tumpukan itu dapat menjadi lebih besar.
Namun ada harapan Tuhan menawarkan pengampunan dan pembebasan dari dosa dosa melalui Yesus Kristus. Ketika manusia percaya kepada Tuhan dosa dosa manusia dapat diampuni dan dibersihkan. Pengampunan dosa mengajarkan manusia untuk tidak mengabaikan dosa dosa yang suda dilakukan, tapi untuk mengakui dan meninggalkan perbuatan yang tidak baik.
Keempat. Kasih Pengharapan. Kasih Pengharapan adalah, konsep yang berbicara tentang bagaiamana kasih Tuhan dapat membawa harapan dan kekuatan kepada manusia ditengah tengah kesulitan dan kegelapan. ini adalah kasih yang tidak bergantung pada keadaan tapi pada karakter Tuhan yang setia dan penuh kasih. Kasih pengharapan mengajarkan manusia untuk tidak kehilangan harapan, bahkan ketika segala sesuatu tampak tidak mungkin. Ajaran ini mengajarkan manusia senantiasa mengandalkan Tuhan yang dapat melakukan hal hal yang tidak mungkin bagi manusia.
Ditengah tengah kusilitan, kasih pengharapan dapat membawa manusia kepada kekuatan untuk terus maju, untuk tidak menyerah dan menyeruh kepada yang lebih. baik, ajaran ini adalah cahaya ditengah kegelapan yang dapat menerangi jalan manusia dan memberikan harapan. Kasih pengharapan juga mengajarkan, untuk berbagi kasih dan harapan kepada orang lain, manusia bisa menjadi sumber harapan bagi manusia yang kehilangan harapan.
Selanjutnya beberapa kutipan ayat-ayat Al-Kitab yang mengkonfermasi kepada kita tentang ajaran Kristen yang berhubungan dengan sisi kemanusiaan yaitu :
Yohanes 3 : 16 “ Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga ia telah mengkaruniakan Anak-Nya yang tunggal supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal ” Yohanes 4:7 “ Dan sudara saudara yang kekasih, marilah kita saling mengasihi, karena kasih itu berasal dari Allah, dan setiap orang yang mengasihi lahir dari Allah dan mengenal Allah” Petrus 1:3 “ Terpujilah Allah dan Bapak Tuhan kita Yesus Kristus, yang karena rahma-Nya yang besar telah melahirkan kita kembali oleh kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati, kepada suatu pengharapan yang hidup ”
Dari beberapa referensi ayat ayat al-qur’an maupun al-kitab, penulis menemukan bahwa ada cara pandang yang sama baik dari ajaran Islam maupun ajaran Kristen tentang ajaran kemanusia. Yaitu saling menolong, berbuat kebaikan, dan cinta kasih terhadap sesama
Haji Robert sebagai Muslim yang ta’at telah menunjukan komitmennya untuk menjalankan ajaran agama islam dalam kehidupan sehari hari. Beliau tidak hanya menjalankan ibadah ritual secara pribadi, seperti, Sholat, tetapi beliau juga menjalankan ibadah sosial yaitu, membantu siapa saja, agama apapun dengan cara yang sesuai dengan ajaran islam. Dalam menjalankan bisnisnya, Haji Robert berusaha untuk menerapkan prinsip prinsip Islam dalam bisnisnya, seperti menjaga kejujuran, keadilan, dan kepeduliaan.
Haji Robert adalah Muslim yang gemar dan peduli dengan spiritualitas dan pengembangan diri, beliau belajar mempelajari dan mendalami Tarekat, sebuah jalur spiritual dalam Islam yang menekankan pada pengembangan diri dan pendekatan kepada Allah melalui zikir dan amalan amalan spiritual lainnya. Hal inilah yang membuat Haji Robert telah meningkatkan kesadaran spiritualnya, yaitu memperdalam hubungan dengan Allah SWT. Beliau telah menunjukan bahwa“Spiritualitas dan Bisnis“ dapat berjalan bersama, dan pengembangan diri adalah kunci untuk mencapai kesuksesan yang sebenarnya.
Haji Robert Presiden Direktur PT Nusa Halmahera Mineral (NHM) adalah contoh yang menginspirasi bagi kita, dengan komitmen yang kuat, beliau telah melakukan banyak hal, yaitu membangun rumah ibadah Masjid, Gereja, Pesantren termasuk Sekolah, membantu menyediakan layanan kesehatan, air bersih, termasuk membangun Perumahan rakyat yang kurang mampu baik di wilayah lingkar tambang maupun di luar wilayah tambang.
Salah satu contoh adalah pembangunan Pesantren “ Darul Miftah” di Desa Jarakore Kecamatan Sahu, Halmahera Barat yang diresmikan pada Januari 2023. Tidak hanya itu, Haji Robert, juga telah membangun Fasilitas Masjid dan air bersih di 6 Desa di Kecamatan Kao Barat. Bukan hanya itu, Haji Rober juga telah banyak memabantu Masjid di Desa Mamuya dan Masjid Alhabib Husein Albaar di Desa Salube, serta banyak lagi Masjid dan Gereja yang berdiri atas bantuan Haji Robert.
Menjelang momentum Natal tahun 2025 Haji Robert muncul menjadi Tokoh yang menginspirasi bagi generasi di negeri ini. Pada tanggal 22 Desember 2025 Haji Robert mempersembahkan satu KADO terbaik dan indah yaitu, RUMAH TUHAN peresmian gedung gereja pusat GMIH Jemaat Imanuel Gamsungi yang di danai oleh beliau. Peresmian gereja tersebut, merupakan komitmen nyata dari Haji Robert bahwa, berbuat baik tidak mengenal batas agama, suku ataupun golongan, berbuat baik adalah prinsip yang hidup dalam hati setiap orang yang memiliki spirit simpati dan empati sehingga tidak melihat agama, tapi melihat kebutuhan. Berbuat baik adalah bahasa universal dari setiap agama – agama. Inilah yang dipahami oleh Haji Robert, sehingga beliau tidak bertanya, itu rumah ibadah agama apa ? walaupun pribadi beliau adalah Muslim. Yang beliu tau bahwa, membantu adalah kewajiban bagi yang berkecukupan
Selain itu, Haji Robert sebagai pengusaha sukses yang hebat telah membutikan dirinya sebagai salah satu pemimpin bisnis yang paling suikses di Indonesia, dengan pengalaman dan keahliannya, beliau mampu membangun kerajaan bisnis yang luas dalam bidang pertambangan. Beliau dikenal sebagai orang yang visioner dan inovativ, selalu mencari peluang baru dan cara untuk meningkatkan bisnisnya. Dengan keberhasilan bisnisnya, belaiu telah menjadi tokoh yang menginspirasi bagi banyak orang, terutama bagi generasi muda yang ingin menjadi pengusaha sukses. Beliau menunjukan bahwa dengan kerja keras, ketekunan dan visi yang jelas kita bisa mencapai kesuksesan yang luar biasa. Beliau banyak menerima penghargaan dan pengakuan atas keberhasilan bisnisnya, termasuk penghargaan sebagai salah satu pengusaha paling suskses, dan masuk dalam 9 orang Haji Pengusaha Muslim yang sukses di Indonesia.
Idealnya manusi harus berbuat baik karena berbuat baik adalah bagian dari fitra kita sebagai manusia, kita diciptakan dengan kemampuan untuk memilih dalam bertindak, dan berbuat baik adalah salah satu pilihan yang paling mulia. Berbuat baik membuat kita menjadi puas, karena kita telah melakukan sesuatu yang positif untuk orang banyak. Selain itu berbuat baik dapat meningkatkan hubungan positif baik secara indivu maupun komunitas kelompok tertentu, menciptakan ikatan sosial yang kuat dan harmonis. Berbuat baik bukan hanya tentang membantu tapi juga meningkatkan diri sendiri dan menciptakan kebahagiaan yang lebih besar.
Penulis sebagai orang yang mengenal Haji Robert degan baik, Maka tidak berlebihan, kalau penulis menilai bahwa ajaran “Hablum Minallah dan Hambulum Minannas “ inilah yang telah di praktekkan oleh Haji Roberta dalam kehidupan bersama Kerajaan Bisnisnya. Ajaran Tauhid dan ajaran Kemanusiaan yang dipahaminya menyatu dalam satu ucapan dan perbuatan dalam aktivitasnya.
Muncul pertanyaan buat kita adalah, Akankah muncul pengusaha Muslim berhati mulia seperti Haji Robert di masa yang akan datang ? Semoga!!!!!!
Islam sebagai agama yang sempurna, memberikan pedoman dan arah yang jelas dalam menumbuhkan kepedulian sosial melalui nilai nilai kemanusiaan. Dengan memahami ajaran tersebut, diharapkan umat Islam menjadi agen dan lokomotif perubahan yang membawa kebaikan bagi masyarakat, menciptakan lingkungan yang penuh kasih sayang. Melalui pemahaman ajaran Islam yang mendalam tentang Kemanusiaan, diharapkan dapat terwujud masyarakat yang lebih peduli, inklusif dan berkeadilan bagi semua.(**)













