Pelaku Pembunuhan Jarang Terungkap

0
111
Ilustrasi Penyerangan (Foto ; net)

HARIANHALMAHERA.COM–Pengusutan Kasus pembunuhan sadis di hutan Halmahera yang menewaskan tiga warga Patani, bakal menjadi tugas berat bagi pihak Polres Halteng.

Sebab, berkaca dari persitiwa serupa yang pernah terjadi sebelumnya, baik yang menimpa warga Halteng maupun warga Halmahera Timur (Haltim), para pelaku dibalik aksi brutal ini, sebagian besar sulit terungkap.

Karena itu, penyelidikan tragedi bedarah di hutan Halmahera Sabtu pekan kemarin ini diminta harus benar-benar tuntas dan diungkap pelakunya. “Kami berharap aparat keamanan bisa menyelesaikan kasus ini dengan tuntas agar tidak berbuntut panjang,” tegas Ketua Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC-PP) Halteng Juardi.

Pengungkapan kasus ini bagi Juradi sangat penting. Selain untuk memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban, juga meredam keresahan warga. Sebab, hampir setiap tahun, penyerangan dan pemhunuhan warga di kebun dan hutan selalu terjadi, namun pelakunya tidak pernah kunjung terungkap.

Juardi pun mengulas rentetan kasus pembunuhan warga di Halteng yang hingga kini tidak pernah tuntas. Mulai dari penemuan mayat laki-laki di seputaran SMAN 1 Weda, kemudian misteri hilangnya warga satu body pada tahun 2012. “Dan kali ini pembunuhan kembali menimpa warga Patani,” ujarnya.

Bagi dia, dengan rentetan kasus ini, seyogyanya pihak kepolisian sudah harus mempunyai langkah taktis untuk menemalisir kejadian serupa tidak terjadi. “Kami minta Polres Halteng agar segera berkoordinasi dengan TNI untuk membentuk tim khusus agar dapat memecahkan persoalan-persoalan yang terjadi,” tukasnya

Terpisah, Hayun Maneke Anggota DPRD Halteng sekaligus kerabat salah satu korban, mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan anggota TNI/Polri, yang sudah ikut membantu proses pencarian maupun evakuasi korban yang meninggal.

Wakil Ketua II DPRD Halteng yang berasal dari daerah pemilihan (Dapil) Patani-Gebe ini berharap kepada warga maupun keluarga korban tidak berfikir yang mengarah pada informasi yang tidak benar. “Kita serahkan kepada pihak yang berwewenang, untuk menyelesaikan tugas dan tanggung jawab mereka,”tuturnya.

Ia menambahkan, pihak DPRD juga berharap pemerintah daerah bisa berkoordinasi dengan TNI-Polri, untuk secepatnya dituntaskan kasus ini. “Mengantisipasi tidak ada informasi yang beredar, soal Orang Tidak Kenal (OTK) tersebut, bisa terungkap,” imbuhnya. (tr1/pur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here