Mentega dan Telur Hilang di Pasaran

TPID Sebut Ada Permainan Harga Bapok

0
88
Ilustrasi Mentega ( Foto : net)

HARIANHALMAHERA.COM–Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Ternate menyebutkan kenaikan harga sejumlah bahan pokok (bapok) di Ternate, lebih disebabkan adanya permainan harga di level bawah.

Hal ini diungkapkan langsung Ketua TPID Kota Ternate Yusuf Sunya usai rapat bersama jajaran Forkopimda, distributor dan Asoasi pedagang Selasa (4/5).

Karena itu, hal ini akan ditindak lanjuti oleh TPID dengan menggelar operasi pasar hari ini guna menjaga kesinambungan harga di level pedagang. “Jika dalam operasi pasar ini ada temuan permainan harga, maka akan diambil langkah tegas,” terang Yusuf.

Sebab, berdasarkan laporan yang diterima TPID dari agen distributor dan asosiasi pedagang, stok kebutuhan bapok terutama beras dan gula yang harganya sempat melonjak itu, dipastikan aman hinggga penghujung tahun.

Terkait stok mentega merk blue band dan telur yang kini tengah langka hingga memicu kenaikan harga, diakui tidak lama lagi akan stabil

Sebab, saat ini tengah dalam proses pembongkaran di kapal. “Ada beberapa yang juga dalam perjalanan. Yang pasti kita jamin kebutuhan bapok jelang perayaan idul Fitri hingga akhir tahun tetap aman,” tambahnya.

Pantauan Harian Halmahera di beberapa pasar di Kota Ternate, harga mentega kaleng ukuran 260 gram hingga 2 kg yang kerap digunakan sebagai bahan untuk membuat kue nyaris tidak ditemukan. Yang ada hanya dalam bentuk sachet.(tr4/pur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here