Tak Sempat Selamatkan Diri, Penghuni Ikut Terbakar

0
417
TRAGIS: Kebakaran rumah yang terjadi di Desa Gosoma, kemarin, selain menyisakan puing juga menyebabkan penghuninya menjadi korban.(foto: Faisal/Harian Halmahera)

HARIANHALMAERA.COM–Peristiwa kebakaran rumah yang terjadi di Desa Gosoma, Kecamatan Tobelo, pada Minggu (20/6) subuh kemarin, meninggalkan duka yang cukup mendalam. Pasalnya, musibah kebakaran itu mengakibatkan korban jiwa yang tidak lain sang pemilik.

Dari informasi yang diperoleh, kebakaran terjadi sekira pukul 05.30 WIT. Belum diketahui penyebab pasti kebakaran tersebut. Hanya saja, pemilik rumah Dian Berti Tonoro (44) menjadi korban. Karena pada saat kebakaran korban berada di dalam rumah dan tak bisa menyelamatkan diri hingga tewas terpanggang oleh kobaran api.

Menurut saksi yang juga tetangga korban Adris Katemung, sekira pukul  05.30 WIT, dirinya hanya melihat api yang sudah membesar di semua bagian rumah milik korban. Dia tidak mengetahui ada korban di dalam rumah tersebut. “Tindakan awal saya yakni saya langsung bergegas memberitahu istri korban yang berada di Desa Gamsungi. Setelah itu saya kembali dan melihat rumah tersebut setelah kobaran api sudah padam. Saya bersama masyarakat melakukan pembongkaran hingga melihat ada 1 unit motor yang telah terbakar. Motor itu biasa dipakai korban,” terangnya.

“Baru dari situ (keberadaan motor) kami ketahui bahwa korban berada di dalam rumah dengan keadaan meninggal dunia karena  terbakar. Atas kejadian tersebut saya sudah tidak menghubungi pihak pemadam kebakaran karena nomor pemadam tidak ada. Api tersebut cepat membakar dan padam dengan sendirinya,” ungkapnya.

Terpisah, istri korban Meiti Batfeni, pada saat kejadian itu mengaku dirinya tidak berada di rumah dan masih di tempat kerja yang berada di Desa Gamsungi. Dia baru mengetahui kejadian itu setelah diinformasikan tetangga.

“Awalnya pada Pukul 22.00 WIT, suami saya meminta izin untuk keluar mau menyaksikan pertandingan bola. Namun sekira Pukul 00.00 WIT, suami saya kembali ke rumah untuk meminta uang mau membeli rokok. Setelah itu saya tidak mengetahui apa yang terjadi, hingga akhirnya saya mengetahui kejadian tersebut dari tetangga saya Adris,” ujar Meiti yang tak bisa menyembunyikan kesedihannya.

Sementara, Kabag OPS Polres Halut Kompol Ranto Eko Mardatanto saat dikonfirmasi media ini menjelaskan, pihaknya belum mengetahui sebab pasti terjadinya kebakaran. “Personil sudah Polsek Tobelo dan Polres Halut yang lansung menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) saat menerima laporan sudah melakukan pemeriksaan TKP,” ujarnya.

Meski demikian, lanjut Ranto, dari informasi istrinya, suaminya pada tahun 2016 lalu sudah melakukan percobaan bunuh diri, tetapi tidak berhasil. “Informasi itu tentunya akan menjadi bahan penyelidikan atas peristiwa kebakaran tersebut,” pungkasnya.(cw/fir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here