FootballOlahraga

Wales vs Denmark: Beban Dua Komandan

×

Wales vs Denmark: Beban Dua Komandan

Sebarkan artikel ini
Gareth Bale dan Simon Kjaer

HARIANHALMAHERA.COM – Wales dan Denmark memang ’’hanya’’ kuda hitam di Euro kali ini. Tetapi, beban dua komandan alias kapten di lapangan sama beratnya.

Beban itu dipikul kapten Wales Gareth Bale dan Simon Kjaer (Denmark) saat kedua tim bentrok di babak 16 besar malam nanti (siaran langsung di RCTI/Mola TV Pukul 01.00 WIT).

The Dragons –julukan Wales– untuk kali ini bakal ’’menikmati’’ situasi yang tidak biasa. Mereka sedikit diunggulkan. Padahal, sebelumnya mereka lebih akrab dengan predikat kuda hitam atau underdog sehingga bisa tampil all-out.

Nah, tugas Bale yang merupakan top scorer sepanjang masa Wales dengan 33 gol adalah merepetisi laju di Euro 2016. Meski merupakan debutan di ajang antarnegara Eropa, Wales kala itu melesat dan tampil hingga semifinal. Bedanya, ban kapten kala itu masih dipegang bek tengah Ashley Williams.

Penyihir Wales –julukan Bale– baru menjabat kapten tiga tahun lalu. Uniknya, laga debut pemain Real Madrid itu sebagai kapten adalah menghadapi Denmark di UEFA Nations League A (10/9/2018).

Apesnya, debut kapten Bale kontra Denmark saat itu berakhir buruk karena Wales keok 0-2. Kala itu, Kjaer juga tampil. Sebulan berselang di ajang yang sama, dua tim kembali bertemu dan Wales kembali kalah 1-2. Bedanya, Kjaer absen karena cedera otot.

Baca Juga: Dapat Dukungan dari Eriksen

Total, Bale hanya dua kali melawan Kjaer. Tetapi, semua berujung kekalahan. Selain di UEFA Nations League, Bale kalah ketika menghadapi Kjaer di level klub. Yakni, ketika Real dikalahkan Sevilla FC pada jornada keenam La Liga. Lagi-lagi, Kjaer sukses membuat timnya clean sheet menghadapi tim Bale dengan kemenangan tiga gol tanpa balas.

Pemain 31 tahun itu juga tengah dibayangi teror fase knockout. Pada Euro 2016, Bale mendadak melempem tanpa gol dan assist sejak 16 besar hingga semifinal. Padahal, pada fase grup, dia mencetak tiga gol.

Untuk Euro kali ini, Bale memang belum mencetak gol. Tetapi, dia sudah menghasilkan dua assist selama tiga matchday fase grup.
’’Tidak. Dia (Bale, Red) tidak harus mencetak gol untuk menilai kontribusinya. Dua assist melawan Turki punya peran krusial membawa kami ada di sini sekarang (16 besar, Red). Bale lebih dari sekadar gol bagi kami,’’ ucap karteker pelatih Wales Robert Page kepada Sky.

Meski menjabat kapten sejak 2016, Euro kali ini juga merupakan debut bagi The Viking –julukan Kjaer. Dia juga dibayangi trauma ketika gagal membawa Denmark melewati 16 besar Piala Dunia tiga tahun lalu.

Untuk Euro 2016, Denmark gagal lolos dan Kjaer baru jadi kapten beberapa bulan setelah ajang yang digelar di Prancis itu usai.

Namun, kondisi Denmark saat ini berbeda. Barometer utama ada pada ketika mereka lolos sebagai runner-up grup A secara heroik. Itu karena tiket lolos baru dipastikan pada matchday pemungkas fase grup ketika menang 4-1 kontra Rusia (22/6).

Padahal, mereka selalu kalah dalam dua matchday sebelumnya melawan Finlandia (12/6) dan Belgia (17/6). Sepanjang sejarah Euro, baru Denmark yang bisa melakukannya. Hal itu jadi salah satu bukti kapasitas Kjaer memimpin rekan-rekannya.(jpc/pur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *