Kejari Halut Diminta Seriusi Dana Covid 2020

0
191
ILUSTRASI Kajari Halut Agus Wirawan Eko Saputro (depan tengah) saat mengikuti kunjungan kerja vistual Jaksa Agung dalam rangka evaluasi kerja, Maret lalu.(foto: dok Kejari Halut)

HARIANHALMAHERA.COM–Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Halmahera Utara (Halut) meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Halut untuk menyeriusi pengunaan dana Covid-19 tahun 2020. Organisasi yang paling aktif di Halut ini berharap Kejari tidak sekadar membuat pencitraan.

Ketua Cabang GMNI Halut, Recky Forno, memberikan apresiasi langkah Kejari Halut yang dinilai berani untuk mengusut dana covid-19 Halut tahun 2020. Karena itu dia meminta agar Kejari benar-benar seriusi untuk membuka kejelasan pengunaan anggaran puluhan miliar itu.

BACA JUGA : Anggaran Covid Halut Kemana?

“Kami memberikan dukungan atas langka Kejari Halut. Kami berharap benar-benar diseriusi hingga benar-benar terbuka soal pengunaan dana Covid-19. Kami berharap ini bukan sekadar wacana semata,” tegas Recky.

Dia pun menuruturkan, jika dalam proses sudah memilki cukup bukti terhadap dugaan penyalagunaan dana covid-19, maka GMNI meminta Kejari jangan main-main dan harus diproses hukum hingga tuntas. “Kami (DPC GMNI Halut) akan siap mengawal proses ini hingga selesai,” tegas Recky.

BACA JUGA : Satgas Covid Klaim Anggaran Jelas dan Sudah Diperiksa BPK

Selain GMNI, Feri Patiasina, salah satu tokoh masyarakat Halut, juga memberikan apresiasi atas sikap kejari Halut. Dia juga berharap bisa dituntaskan agar tidak menjadi polemik di masyarakat. “Sudah pasti kami sangat memberikan dukungan. Kami berharap komitmen untuk bisa selesaikan, agar masyarakat bisa mengetahui kebenaran persoalan pengunaan dana Covid-19,” ucap Feri.

BACA JUGA : ‘Kuliti’ Dana Covid-19: Kejari Mulai Pelajari, Polres Tunggu Inspektorat

Terpisah, Kepala Kejari Halut Agus Wirawan Eko Saputro, saat menyampaikan pihaknya masih dalam proses pengumpulan dan pengkajian data yang didapat saat ini. “Saat ini kami masih menyelidiki kebenaran dari data-data yang kami dapat, dan terus mengumpul keterangan penggunaan dana refocusing (dana Covid-19 Halut) dari berbagai sumber. Jadi mohon dukungan dari berbagai pihak, sebab sejauh ini pertangungjawaban dana Covid-19 secara resmi juga belum diberikan ke kami,” pungkas Agus.(san/fir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here