3 KABUPATEN ZONA HIJAU

Sepekan, 6 Daerah Nol Kasus Covid

0
120
Ilustrasi

HARIANHALMAHERA.COM–Kendati capaian vaksinasi di Maluku Utara (Malut) masih tergolong rendah, namun begitu tren kasus Covid-19 semakin menurun. Bahkan, tercatat ada enam daerah dalam sepekan ini, tercatat nol kasus aktif.

Keenam daerah tersebut yaini Kepulauan Sula (Kepsul), Halmahera Timur (Haltim), Pulau Morotai, Pulau Taliabu, Kota Ternate dan Kota Tidore Kepulauan (Tikep).

Sedangkan empat kabupaten lainnya masih terdapat pasien aktif yakni Halmahera Barat dengan 8 kasus aktif yang semuanya menjalani perawatan di RSU, Halmahera Tengah dengan 5 kasus aktif.

“Empat orang menjalani isolasi mandiri dan satu orang pasien menjalani perawatan di RSU setempat,” terang anggota Bidang Data dan Informasi Teknologi Satgas Penanganan Covid-19 Malut, dr Rosita Alkatiri, Minggu (28/11).

Kemudian Halmahera Selatan masih terdapat kasus aktif 10 orang menjalani isolasi mandiri. Halmahera Utara, 21 orang kasus aktif covid-19 dengan 5 orang jalani perawatan di RSU Tobelo dan 15 orang menjalani isolasi mandiri.

“Sehingga, secara keseluruhan kasus aktif covid-19 di Malut berjumlah 44 orang, 15 orang menjalani perawatan di RSU dan 29 orang menjalani isolasi mandiri,” lanjutnya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Malut itu pun menyebutkan saat ini tiga kabupaten sudah berstatu zona hijau yakni Kabupaten Pulau Taliabu, Kepulauan Sula, dan Halmahera Timur.

“Sedangkan, untuk zona kuning tujuh kabupaten/kota di antaranya Halmahera Barat, Halmahera Tengah, Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Pulau Morotai, Halmahera Selatan dan Halmahera Utara,” katanya

Rosita menyatakan, berdasarkan laporan harian Dinas Kesehatan Malut untuk jumlah keseluruhan untuk jumlah pasien terkonfirmasi positif covid-19 per 27 November 2021 sebanyak 12.099 orang, kasus sembuh 11.752 orang, meninggal dunia 303 orang. Sedangkan kasus aktif saat ini alami penurunan dan kini mencapai 44 orang tersebar empat kabupaten di wilayah Malut.

Sementara untuk pelaksanaan vaksinasi yang berlangsung di 182 fasilitas kesehatan, untuk tenaga kesehatan tahap I sebanyak 12.843 orang, lansia 14.684 orang dan pelayanan public sebanyak 100.673 orang, masyarakat umum dan rentan 238.111 orang atau 39,1 persen serta sasaran remaja usia 12 hingga 17 tahun telah mencapai 53.425 orang atau 36,6 persen.(lfa/pur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here