Bumdes Makomote Presentasi Pendapatan

0
55
Presentasi secara terbuka Pengelolah BUMDes ditengah masyarakat dan pemerintah Desa Ngidiho (Foto : Faisal/Harian Halmahera)

HARIANHALMAHERA.COM–Sikap transparan soal anggaran yang ditunjukan oleh Badan Usaha Milik Desa (BumDes) Makomote Desa Ngidiho Kecamatan Galela Barat terhadap masyarakat setempat patut dicontohkan BumDes lain di Kabupaten Halut. Betapa tidak, setiap pundi-pundi pendapatan yang dihimpun telah di presentasi secara terbuka ditengah masyarakat dan pemerintah Desa setempat.

Publikasi pendapatan oleh BumDes Makomote Desa Ngidiho ini ternyata baru pertama kali dilakukan setelah kepengurusannya dibawa pimpinan Stefenson Sania. Padahal Stefeson sendiri baru menjabat Direktur BumDes tersebut baru berjalan tiga bulan sejak diangkat pada oktober 2021.

Hasil pendapatan tersebut, rabu (12/1) telah dipresentasikan BumDes Makomote pada warga melalui rapat evaluasi yang dipusatkan di kantor Desa Ngidiho, dimana pertemuan itu turut dihadiri Camat Galela Barat, Kades Ngidiho, Anggota BPD, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan pelaku usaha yang beroperasi di wilayah Desa Ngidiho

Direktur Bumdes Makomote, Stefenson Sania mengatakan publikasi sekaligus evaluasi pendapatan itu dilakukan agar masyarakat tahu sehingga tidak ada kecurigaan yang berujung pada sesuatu yang tidak diinginkan terjadi, sekalipun pendapatan tersebut baru berjalan satu bulan.

“Evaluasi ini kami lakukan agar seluruh masyarakat Desa Ngidiho bisa mengetahui pendapatan BumDes selama satu bulan, ini adalah bentuk transparansi yang kami lakukan,”katanya.

Stefen sapaan akrab Direktur BumDes Makomote ini menuturkan bahwa sejak dirinya diangkat mejadi Direktur BumDes pada bulan Oktober 2021 lalu, pihaknya tetap melakukan evaluasi, dimana pada bulan November 2021 kemarin anggaran yang didapatkan dari berbagai sumber seperti galian C, pajak atau retribusi setiap pedagang maupun sumbangan dari perusahan telah disampaikan secara terbuka.

“Jadi perlu diketahui bahwa pemasukan yang didapatkan dari Galian C itu sebesar Rp. 5.730 ribu, sedangkan untuk sumbangan PT sebesar Rp. 8.375 ribu dan untuk iuran di setiap pengusaha sebesar Rp. 3.40 ribu, maka total anggaran sebesar Rp. 14.445 juta, Untuk sisa saldo sebesar Rp. 16.648 total anggaran selama tiga bulan sebesar Rp. 31.093 juta,”terangnya.

Kedepan menurutnya, BumDes Makomote akan menargetkan pendapatan tahun 2022 sebesar Rp.200 juta dengan harapan untuk kemajuan pembangunan Desa yang lebih baik.”tentu butuh kerja samua semua pihak agar target yang diharapankan tercapai,”ujarnya.

Semetara Kades Ngidiho juga Ketua APDESI Galela Barat, Kamal Abdullah dalam sambutannya mengatakan, pihaknya apresiasi terhadap BumDes Makomote, karena sudah bekerja keras untuk mendongkrat pendapatan Desa, walaupun direkturnya belum lama memimpin BumDes tetapi kerjanya sangat memuaskan.  “Kegiatan seperti ini belum dilakukan oleh Desa-desa yang ada di Kecamatan Galela Barat, baru Bumdes Ngidiho melaksanakan, masyarakat harus terus mendukung kerja-kerja Bumdes kedepannya”tuturnya

Kamal bilang, jika pendapat Desa ini meningkat maka pihaknya akan membangun pagar dan pembangunan yang menjadi prioritas di Desa, karena anggaran yang di dapatkan BumDes itu dari hasil PADes,”kedepan jika apa yang sudah di sampaikan oleh Direktur Bumdes terkait dengan target di tahun, jika itu berhasil maka kami akan membangun pagar keliling di Desa,”tutupnya (pn/cw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here