AdvertorialHaltengMaluku Utara

HUT Kabupaten Halteng ke-32, Bupati Elang: Junjung Tinggi Dedikasi ‘Pahlawan’ Negeri Fagogoru

×

HUT Kabupaten Halteng ke-32, Bupati Elang: Junjung Tinggi Dedikasi ‘Pahlawan’ Negeri Fagogoru

Sebarkan artikel ini
Bupati Halteng, Edi Langkara saat menjadi pimpinan upacara HUT Halteng ke-32 yang berlangsung di lapangan Falcino, Weda

HARIANHALMAHERA.COM– Pemkab Halmahera Tengah (Halteng) senin (31/10) menggelar upacara untuk memperingati puncak hari ulang tahun (HUT) Kabupaten Halteng ke-32. Momentum hari jadi Negeri Fogogoru itu juga menjadi kado special bagi Bupati Edi Langkara dan Wakil Bupati Abdul Rahim Odeyani. Pasalnya, hari bersejarah tersebut merupakan penghujung masa kepemimpinan mereka di Pemerintahan Halteng Elang-Rahim.

Dalam upacara puncak HUT HUT Kabupaten Halteng yang berlangsung di Pondopo Falcino tersebut juga menjadi saksi berdirinya Bupati Elang untuk bertindak sebagai pimpinan upacara terakhirnya.

“Kehadiran Kabupaten Halteng ini tidak terlepas dari do’a dan perjuangan masyarakat Halteng, semoga dengan momen HUT yang 32 tahun ini, sebagai anak bangsa Fagogoru dalam melangkah dan aktivitas kita dipersembahkan untuk negeri yang kita cintai ini, terutama menghormati dedikasi para pejuangan pemekaran Halteng,”kata Bupati Edi Langkara dalam sambutannya.

Upacara peringati HUT Kabupaten Halteng ini lanjut Bupati Elang, sedianya menjadi refleksi kesadaran untuk benahi negeri kedepan, tetap pilihara, jaga dan tanamkan jiwa falsafa Fagogoru dalam lubuk hati sehingga harkat martabat anak negeri Fagogoru yang mendiami mulai dari ujung Kluting Jaya semenajung Sakam sampai pulau Yoi terangkat.

“Ini juga merupakan momen terakhir kepemimpinan Elang-rahim, yang akan berakhir pada 23 Desember 2022 nanti. Memang pertama mempimpinan, kita dihadapkan dengan berbagai permasalahan pembangunan. Namun, dengan perumusan program-program strategi yang terarah dan sistematis yang dituangkan dalam dokumen pembangunan daerah, benar-benar dapat memenuhi hajat hidup manusia,”ungkapnya.

Selama 4 tahun 10 bulan Pemerintahan Elang-Rahim lanjutnya, sudah menyajikan apa yang dibutuhkan meski kapasitas fiskal yang belum memadai, setidaknya sejumlah program strategis yang telah ditetapkan dalam 5 misi tertuang dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah, yakni membangun birokrasi yang bersih profesional dan melayani, membangun infrastruktur dasar dan konektivitas wilayah, mengembangkan potensi sumber daya alam dan menciptakan iklim investasi, mewujudkan pelayanan pendidikan dan kesehatan yang merata dan bermutu, serta mengembangkan budaya hukum dan HAM dalam kehidupan masyarakat yang Berlandaskan Falsafah Fagogoru telah dijalankan.

“Seluruhnya dapat kami penuhi dan tuntaskan, walaupun belum sepenuhnya dapat memenuhi harapan sebagaimana yang dicita-citakan. Namun, kami berkeyakinan bahwa hingga akhir periode pemerintahan kami nanti, hajat hidup dan kebutuhan dasar masyarakat Halmahera Tengah benar-benar terpenuhi,”ujarnya.

Elang menambahkan bahwa konektivitas antar wilayah pemenuhan kebutuhan infrastruktur dasar di daerah ini benar-benar telah dituntaskan sebagaimana berdasarkan data progres pembangunan, hanya tersisa 10 persen infrastruktur jalan yang masih dalam tahap penyelesaian.

“Inshaa Allah hingga akhir periode pemerintahan ini penyelesaian pembangunan sisa infrastruktur, yang belum terbangun dapat dituntaskan. Semuanya kami lakukan dengan keyakinan, bahwa menuntaskan kebutuhan infrastruktur dasar tentu pasti memberikan multiplayer effect terhadap pertumbuhan ekonomi dan peningkatan investasi di daerah. Selain itu, infrastruktur dasar ini juga menjadi penopang utama peningkatan kesejahteraan masyarakat karena semakin mudah pemenuhan kebutuhan pelayanan dasar bagi masyarakat,”tandasnya.(tr-01/Adve)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *