79 Calon Perawat Stikes Makariwo Siap Terjun ke Masyarakat

0
478
PEJUANG KEMANUSIAAN: Foto bersama para calon perawat bersama Asisten 3 Pemkab Halut Yudihart Noya, Ketua Stikmah Makariwo Tobelo Dr dr Arend Mapanawang, dan Kepala bagian Akademik Kemahasiswaan dan Sumber Daya L2Dikti wilayah XII Maluku Utara Cornelly Matakena, serta Forkopimda. (foto: Muhrid/Harian Halmahera)

HARIANHALMAHERA.COM–Sekolah Tinggi Kesehatan (Stikes) Makariwo, kembali bersiap menerjunkan 79 calon perawat ke masyarakat untuk mempraktekkan ilmunya. Kesiapan itu ditunjukkan secara simbolis melalui pemasangan topi perawat (cap) yang berlangsung kemarin.

Acara capping day yang berlangsung di Gedung Marahai Tobelo, turut dihadiri Asisten 3 Pemkab Halut Yudihart Noya. Dia memberikan apresiasi kepada mahasiswa calon perawat. “Merekah inilah para pejuang-pejuang kita. Saya berharap kita belajar untuk menciptakan SDM yang ada di Halut. Sebagaimana tujuan dari kegiatan ini bagaimana meningkatkan kapasitas tenaga perawat,” ujarnya.

“Karena sangat tidak muda menjalankan tugas sebagai seorang perawat. Adik–adik harus tetap siaga dalam menjalankan tugas dan kewajiban,” sambungnya.

Pemerintah daerah, lanjut Yudihart, juga memberikan aspresiasi kusus terhadap Stikes Makariwo. Apalagi punya tujuan mulia yang ingin menjadikan kabupaten ini sebagai kabupaten herbal. “Pemerintah daerah sangat memberikan apresiasi bagi Stikmah, khususnya dr Arend,” terangnya.

Sebelumnya, Ketua Stikmah Makariwo Tobelo Dr dr Arend Mapanawang mengatakan, semenjak kampus ini berdiri pada 2006, kampus selalu membuat kegiatan ini sebagai pembentukan karakter dan sebagai perawat-perawat yang mampu bekerja dalam dunia kesehatan dan menghormati sesame manusia.

“Sejak 2006 hingga 2020, kami telah berhasil menciptakan 1000 sarjana. Ini adalah langkah awal untuk menyiapkan tenaga kerja yang masih kurang,” sebutnya.

dr Arend juga berharap, selama dua tahun ke depan Stikmah Makariwo Tobelo bisa meningkatkan akereditasnya untuk naik ke tingkat A. Sekaligus meningkatkan akreditasi internasional ke tingkat B.

Tidak hanya itu, dr Arend juga turut menyosialisasikan visi dan misinya terkait program unggulan herbal. Termasuk berbagai langkah terobosan yang sudah dilakukan Stikmah Makariwo Tobelo, tidak hanya di tingkat nasional saja, tapi sudah internasional. “Saya berharap ada dukungan dari pemerintah daerah. Karena ini semua untuk kemajuan daerah. Kalau tidak, yang kita harus cari jalan untuk menjalin kemitraan dengan negara lain,” sentilnya.

Sementara itu, Cornelly Matakena selaku Kepala bagian Akademik Kemahasiswaan dan Sumber Daya, L2Dikti wilayah XII Maluku Utara, mengucapkan selamat dan sukses kepada calon perawat.

“Ini merupakan langkah awal. Jadi harus ada tekad dan komitmen yang tinggi bagi masarakat yang memerlukan pertolongan,” pintanya.

Menurutnya, setiap mahasiswa harus belajar yang giat dan bekerja keras, penuh ketekunan, serta belajar pengendalian diri. Alasannya, perawat merupakan pejuang kemanusiaan. Jadi bekerja harus dengan hati.

“Melayani pasien harus dengan senyum. Rasa Lelah merupakan bagian dari pekerjaan. Karena itu, perawat harus punya mental yang kuat. Dan ingat, jangan kita segala sesuatu menilai pelayanan dengan uang, akan tetapi kita harus tunjukan skill,” pungkasnya.(pn/tr-05/fir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here