Dari Limbah Plastik Menjadi Bahan Bakar Minyak

0
516

HARIANHALMAHERA.COM–Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Program Studi (Prodi) Matematika, Fakultas Ilmu Alam dan Teknologi, Universitas Halmahera (Uniera), mengadakan kegiatan yang mengusung tema, “Pengelolaan Limbah Plastik Menjadi Bahan Bakar Minyak (BBM).”

Kegiatan yang difokuskan di Desa Wari Ino, Kecamatan Tobelo, Jumat (16/10) lalu itu, diprakrasai oleh beberapa dosen Prodi Matematika Uniera.

Mereka di antaranya, Masitah Yusniar, Meidy Kasesida, Samsul B. Loklomin, Trifena P. Lesnussa, Yunius M. Samalukang, dan Mario N. Dalengkade.

Tujuan dari kegiatan ini untuk memperkenalkan prototipe teknologi pengolahan limbah plastik. Prototipe ini terdiri dari kompor pemanas dan wadah besi berbentuk kotak, yang bagian atasnya dipasang pipa besi untuk mengalirkan minyak mentah dari limbah plastik.

Awalnya, selama proses pemanasan berlangsung, gas terlebih dahulu keluar melalui pipa menuju wadah penampung BBM. Dan kurang lebih 20 menit kemudian, diikuti oleh minyak.

Walaupun kegiatan pengabdian berhasil menghasilkan minyak mentah dari palstik, namun menurut tim, lantaran alatnya bersifat prototipe, maka perlu pengembangan dengan memperhatikan aspek manusia dan lingkungan.

Kepala Desa Wari Ino, Melson Taju, mengatakan kegiatan PKM ini merupakan wahana penyaluran informasi, terkait pengolahan plastik yang lebih berbeda dari biasanya.

Dia pun berharap ke depan apabila rancang bangun alat pengolahan limbah plastik telah dikembangkan oleh tim, maka dapat dipertontonkan ke masyarakat secara optimal, dengan melibatkan Prodi Matematika dalam memerangi masalah limbah plastik di Desa Wari Ino. (kho)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here