April, Nilai Ekspor Turun, Impor Naik

0
196
Ilustrasi (Foto : Net)

HARIANHALMAHERA.COM–Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku Utara (Malut) mencatat neraca ekspor impor di Maluku Utara (Malut) pada bulan April 2022 mengalami tren penurunan.

Kepala BPD Malut Aidil Adha menyebut, pada April 2022, nilai ekspor Malut turun sebesar 24,6 persen dari bulan Maret. “Nilai ekspor Provinsi Malut pada April sebesar USD 683,32 juta, turun 24,06 persen dibanding Maret 2022 USD 899,77 juta,” katanya dalam jumpa pers.

Berbeda dengan impor. Pada April 2022 nilai Impor Malut mengalami peningkatan sevesar 25,28 persen dari bulan Maret. Dimana, impor Malut pada April tercatat USD 341,33 juta, sedangkan Maret 2022 tercatat  USD 272,46 juta.

Meski begitu, neraca perdagangan Luar Negeri Malut pada April surplus sebesar USD 341,99 juta. Atau USD 1.874,52 juta (Januari-April 2022)

Menurunnya nilai ekspor Malut juga diipcu penurunan Volume ekspor yang pada April 2022 tercatat 295,09 ribu ton turun 20,04 persen dibanding Maret sebanyak 2022 369,05 ribu ton.

“Secara kumulatif, ekspor Provinsi Maluku Utara Januari–April 2022 sebesar USD 2.818,70 juta, mengalami peningkatan 226,99 persen dibandingkan periode Januari–April 2021 yang sebesar USD 862,02 juta,” katanya.

Kemudian volume ekspor Provinsi Maluku Utara Januari–April 2022 sebesar 1.095,16 ribu ton, meningkat 72,35 persen dibanding Januari– April 2021 yang sebesar 635,41 ribu ton.

“Ekspor Provinsi Maluku Utara pada April 2022 berupa golongan barang Besi dan Baja (HS

72) ke Tiongkok, Korea Selatan, golongan barang Nikel (HS 75) ke Korea Selatan, dan

golongan Bijih, Kerak, dan Abu Logam (HS 26) ke Vietnam,”sebutnya.

Sementara barang dari Provinsi Maluku Utara yang diekspor melalui provinsi lain yaitu DKI Jakarta dan Jawa Timur pada April tercatat sebesar USD 1,63 juta 0,24 persen dari total ekspor barang asal Provinsi Maluku Utara yang sebesar USD 684,94 juta.(lfa/pur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here