Pemprov Pastikan Harga Cengkeh Naik

0
1701
SIAP PANEN: Ilustrasi proses pemetikan cengkeh saat panen. (foto: jitunews.com)

HARIANHALMAHERA.COM– Pemerintah provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) meminta para petani cengkeh agar tidak perlu cemas soal harga.

Kadisperindag Malut Arsul Gailea, memastikan harga cengkeh akan segera naik. “Saya bisa
pastikan harga cengkeh bisa naik, tergantung permintaan pasar, tidak semua di wilayah Malut panen cengkeh,” katanya. Minggu (7/7).

Menurut dia, fluktuatifnya harga cengkeh disaat musim panen, tidak hanya terjadi di Malut,
melainkan di seluruh indonesia. Harga komoditi andalan ini bisa kembali normal tergantung
permintaan pasar. Apalagi sementara ini, banyak investor yang bermain harga di lapangan.

Lanjut dia, untuk harga sendiri perbedaan 10 ribu hingga 15 ribu, sementara di Ternate 1 kilo Rp 65 ribu di Bitung Sulawesi Utara (Sulut) harga satu kilo cengkeh kering rata-rata Rp 70-80 ribu.

Sedanghkan harga cengkeh di Surabaya, Jawa Timur lebih tinggi yakni Rp 90 -100 ribu, “Harga cengkeh dia tidak anjlok, kalau anjlok secara otomatis para petani tidak bersemangat. Bila perlu, tunggu sampai harga naik baru dijual,” pintanya. (tr3/pur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here