Bisa Pensiun Bersama Klub Impian

0
478
LATIHAN LAGI: Gelandang Juventus Miralem Pjanic tiba di Juventus Continassa Training ground di Turin (5/5) dengan mengendarai Ferrari. GETTY IMAGES

HARIANHALMAHERA.COM – Seharunya Miralem Pjanic datang ke Barca bersama Ivan Rakitic pada musim panas 2014. Itulah musim panas pertama Josep Maria Bartomeu menduduki kursi presiden Barca sebagai pengganti Sandro Rosell.

Namun, tidak ada Mire –sapaan Miralem Pjanic– dalam tujuh pemain yang direkrut Bartomeu dengan total nilai transfer EUR 166,72 juta (Rp 2,7 triliun). Padahal, Pjanic santer disebut bereuni lagi dengan Luis Enrique, entrenador Barca musim 2014–2015. Lucho –sapaan akrab Enrique– adalah pelatih Pjanic ketika bermain di AS Roma musim 2011–2012.

’’Saat itu ayah Pjanic (Fahrudin Pjanic, Red) meminta Mire meneken ekstensi kontrak dengan AS Roma. Sekarang Fali Ramadani (agen Pjanic saat ini, Red) bakal merealisasikan apa yang tertunda enam tahun lalu,’’ tutur Bekim Dino Pasalic, mantan agen Pjanic, dalam wawancara dengan surat kabar Dnevniavaz.

Pasalic menambahkan, Pjanic mengagumi Barca sejak masih meniti karir profesionalnya bersama klub Ligue 1, FC Metz. ’’Ketika itu dia masih berusia 18 tahun dan kini sudah 30 tahun. Aku selalu percaya dia akan ke sana (Barca),’’ ujarnya.

Baca Juga: Pangeran Kecil untuk Blaugrana

Media-media Italia seperti Tuttosport kemarin (12/5) menyebutkan, Pjanic sepakat dengan tawaran untuk mewujudkan impiannya bermain dengan mengenakan jersey Blaugrana. Pemain Terbaik Bosnia 2014 itu disebut sudah sepakat untuk meneken proposal kontrak yang berdurasi empat musim.

Hanya, dalam laporan tersebut tidak disebutkan pemain Barca yang bakal ’’dikorbankan’’ dalam kepindahan Pjanic. Nama gelandang Arthur Melo santer disebut, tetapi Rakitic atau bek Jean-Clair Todibo bisa masuk dalam paket pertukaran dengan Pjanic.

Meski usianya sudah menapak kepala tiga, kedatangan Pjanic ke Barca bukan hal yang terlambat. Sebagaimana yang ditulis Everything Barca, Pjanic bisa memikirkan satu impian besar lain dalam karirnya. Yakni, gantung sepatu bersama Barca. Pjanic bisa menjadi pemain Bosnia pertama yang gantung sepatu di Camp Nou. ’’Mire pasti akan cocok di Barca, bahkan bisa menghabiskan karirnya di sana,’’ klaim penyerang Barca asal Bosnia pada musim 1995–1996, Meho Kodro, kepada Mundo Deportivo.

Kodro adalah pemain Bosnia pertama yang membela Barca. Sayangnya, dia hanya semusim membela Barca. ’’Permainan Barca bakal menguntungkan Mire karena dia adalah pemain yang mampu membuat operan sepanjang 40 meter dan itulah yang akan membuatnya cocok dengan gaya main di Barca,’’ jelas Kodro.(jpc/pur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here