Melanggar, Siap-Siap Dibekukan

0
138
TINGGAL DI LONDON: Para pemain Arsenal seperti David Luiz tidak bisa pulang ke negaranya, Brasil, seiring mengikuti kebijakan lockdown pemerintah Inggris. GETTY IMAGES

HARIANHALMAHERA.COM – Keputusan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson untuk me-lockdown seluruh negeri pada Senin waktu setempat (23/3) berimbas pada kebijakan sejumlah klub di Premier League. Arsenal, misalnya.

Tidak hanya memperpanjang agenda libur latihan seiring dengan dihentikannya kompetisi karena pandemi Covid-19, klub berjuluk The Gunners itu juga menerbitkan peraturan yang melarang semua pemain, tanpa terkecuali, meninggalkan London selama masa lockdown.

Tindakan tersebut dilakukan Arsenal dengan tujuan mencegah pemainnya pulang ke negara masing-masing. Klub asal London Utara itu berkaca pada pengalaman Paris Saint Germain (PSG) yang kecolongan lantaran superstar mereka, Neymar Jr, dan kapten tim Thiago Silva kabur ke Brasil beberapa saat sebelum pemerintah Prancis memberlakukan lockdown pekan lalu.

Apalagi, Arsenal memiliki lumayan banyak pemain asal Amerika Selatan. Di antaranya, bek tengah David Luiz yang berasal dari Brasil, gelandang Lucas Torreira (Uruguay), wide attacker Gabriel Martinelli (Brasil), dan kiper Emiliano Martinez (Argentina).

Jika masih ada pemain yang nekat kabur, Arsenal tidak segan memberikan sanksi tegas. Meski tidak disebutkan, sebagaimana diklaim The Sun, sanksi yang diterima bisa meliputi denda untuk yang paling ringan. Hukuman yang paling berat adalah dibekukan dari skuad untuk pertandingan Premier League seandainya kembali bergulir pada Mei nanti.

Seiring latihan belum aktif, Arsenal mengharuskan semua pemain berlatih secara mandiri di rumah masing-masing. ’’Saat ada keharusan untuk bekerja dari rumah, kami harus menjadi pionir (dengan melarang pemain meninggalkan klub, Red). Apalagi, ini bukan saat yang tepat para pemain tergabung dalam latihan bersamasama,’’ ujar salah seorang sumber di internal Arsenal kepada The Sun. (jpc/pur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here